Proses Pembuatan Keripik Kentang

Posted on Updated on

Tulisan ini merupakan permintaan seorang teman kepada saya lewat japri agar saya sekali-kali menulis tentang industri makanan. Alasan yang dia sampaikan sungguh membuat saya kaget dan minder. Katanya kepada saya, “Tolong dong Cech buatkan tulisan tentang segala hal yang berhubungan dengan Ilmu Pangan karena Cech khan basic ilmunya Teknologi Pangan”

Waduh, ini merupakan permintaan yang gampang-gampang susah. Karena selain sudah lama saya tidak membuka bacaan-bacaan tentang teknologi pangan, saya juga merasa kesulitan untuk membongkar-bongkar kembali literatur-literatur yang berhubungan dengan teknologi pangan. Lagipula perkembangan ilmu dan teknologi pangan sudah sangat pesat sekali. Sementara saya selama ini lebih banyak bergumul dengan industri makanan skala kecil yang hanya menggunakan teknologi sederhana.

Walaupun demikian, demi teman saya berusaha untuk menuliskan kembali sebagian kecil dari teknologi pangan yang mungkin Kompasianers sudah sangat mengerti tentang proses pengolahan sebuah produk pangan. Dalam tulisan ini saya akan mengupas tentang proses pembuatan keripik kentang atau lebih dikenal dengan Potato Chips.

Kentang Atlantic (www.potato-tissue-culture.cn)

Kalau bicara proses pembuatan keripik kentang maka secara prinsip pengolahan tidak berbeda jauh dengan proses pembuatan keripik singkong, keripik pisang, keripik buah-buahan dan lain-lain. Perlu diketahui pengembangan industri keripik kentang terhambat oleh langkanya ketersediaan bahan baku kentang prosesing. Hampir 75 % bahan baku kentang prosesing yang dibutuhkan berasal dari impor. Ada 3 jenis varietas kentang yang diintroduksi oleh beberapa perusahaan swasta lewat skema kemitraan petani yaitu Panda, Columbus dan Atlantic. Namun sampai saat ini, yang masih ditanam oleh petani adalah varietas Atlantic walaupun varietas Atlantic ini agak peka terhadap penyakit busuk daun dan hasilnya rendah yaitu sekitar 12 ton/ha.

Kentang Balsa (www.eproduk.litbang.deptan.go.id)

Tetapi Balai Penelitian Tanaman Pangan berhasil mengembangkan varietas kentang prosesing yang memenuhi syarat untuk bahan baku bagi industri keripik kentang. Varietas tersebut adalah Balsa dan Krespo. Kedua varietas ini telah diuji dan memenuhi syarat sebagai bahan baku untuk industri keripik kentang. Dibandingkan dengan Atlantic, kedua varietas ini hasilnya lebih tinggi yaitu sekitar 20 ton/ha dan lebih tahan terhadap penyakit busuk daun.

Dengan menggunakan kedua jenis varietas tersebut maka produksi benih dan umbi bahan baku industri keripik kentang dapat diproduksi di Indonesia tanpa harus membayar royalty seperti halnya menggunakan varietas Atlantic yang masih memiliki property right sehingga diharapkan kedepannya dapat mengurangi ketergantungan industri keripik kentang nasional terhadap bahan baku impor.

Untuk mengetahui lebih jelas proses pembuatan keripik kentang maka dibawah ini akan saya tunjukkan alur proses pembuatan keripik kentang :

Alur Proses Pembuatan Keripik Kentang (elibrary.dep.state.pa.us)

Alur proses pengolahan diatas merupakan penggambaran alur proses untuk industri keripik kentang skala industri besar. Dan untuk lebih jelasnya, dapat dilihat video proses pengolahan keripik kentang skala industri besar yang terdapat di Amerika Serikat. Pada prinsipnya proses pengolahan dalam video tersebut tidak berbeda jauh dengan proses pengolahan keripik kentang yang terdapat di dalam negeri.

Kalau kita melihat video diatas maka dibutuhkan investasi yang besar. Berdasarkan pengalaman saya bergaul dengan industri makanan skala rumah tangga dibutuhkan teknologi pengolahan yang sederhana dan tepat guna. Contohnya pada mesin slicer untuk memotong kentang menjadi beberapa irisan. Cuma bedanya dalam kasus saya, mesin pengiris (slicer) yang dibuat sendiri oleh pengrajin khusus dipakai untuk mengiris singkong dan banyak dipakai untuk industri pengolahan keripik singkong. Mesin pengiris ini dapat juga dipakai untuk mengiris kentang, pisang dan buah-buahan. Masalah jenis irisan dapat diakali dengan membuat berbagai macam jenis pisau irisan sehingga diperoleh irisan yang unik dan menarik diluar irisan standar.

Mesin Pengiris Singkong (Slicer) buatan sendiri (dok.pribadi)

Demikianlah tulisan tentang pengolahan makanan ini dibuat. Mudah-mudahan dapat bermanfaat.

About these ads

23 pemikiran pada “Proses Pembuatan Keripik Kentang

    Nurul berkata:
    Desember 14, 2010 pukul 8:51 pm

    wah, makasih mas/pak.. ini materi yang lagi saya cari (alur proses pembuatan keripik kentang) kayanya bisa buat ngebantu nyelesein tugas saya :-)

    look at my blog nurulh0941.student.ipb.ac.id

      ruddabby responded:
      Desember 15, 2010 pukul 1:31 pm

      oke terima kasih juga atas undangannya. Mudah2an bermanfaat.

    dedy berkata:
    Januari 28, 2011 pukul 7:03 pm

    thx,infonya sgt berguna..trs di daerah mana ya bs dpt kentang jenis balsa/krespo?sy tgl d drh surabaya. Rencana mau buat home industry kripik. Sy prnh baca ada kentang varietas chika(kentang putih),apa ada? Itu impor/lokal? Trm krh 1x lagi atas infonya.

    niena hpw berkata:
    Maret 29, 2011 pukul 6:19 pm

    mkch ya infox….

      ruddabby responded:
      April 4, 2011 pukul 1:28 pm

      sama2, terima mau berkunjung ke tempat saya

    Agus Hariyanto berkata:
    Juli 14, 2011 pukul 10:01 am

    selamat pagi pak….saya sudah melihat video tayangan proses pembuatan keripi kentang dan saya sangat berminat untuk belajar untuk mmbuat keripi kentang, apakah sy bisa di beri resep yg sederhana utk pmbuatan keripik kentang.tks
    wass. agus

      ruddabby responded:
      Juli 20, 2011 pukul 3:51 pm

      sebetulnya secara prinsip pembuatan kripik apapun sama saja, yang penting bagaimana memberikan perlakuan terhadap kripik tersebut. apakah mau dibuat rasa pedas, gurih, keju, barbeque dan lain2. untuk lebih jelasnya silahkan email ke ruddabby@yahoo.com

    keripik setan berkata:
    Juli 17, 2011 pukul 4:51 pm

    cukup rumit dan canggih juga yah prosesnya.. klo ga salah kentang harus dicuci bersih yah seteleha dipotong soalnya getahnya bikin ga enak

      ruddabby responded:
      Juli 20, 2011 pukul 3:49 pm

      setelah dipotong direndam dalam air selama 15 menit.

    bee berkata:
    Oktober 27, 2011 pukul 6:20 am

    pak. apa bapak punya dokumentasi tentang proses produksi keripik kentang?
    trimakasih sebelumnnya….

      ruddabby responded:
      Oktober 28, 2011 pukul 8:40 am

      dokumentasi seperti apa mbak bee? maaf kurang paham terima kasih

    Hery suseno berkata:
    November 21, 2011 pukul 3:04 pm

    wah makasih bgt,, tp untuk mendapatkan 1kg kripik kentang dbutuhkan brp kg kentang basah,,?

      ruddabby responded:
      November 22, 2011 pukul 4:01 pm

      Saya perkirakan sekitar 10 kg kentang basah untuk menjadi 1 kg keripik kentang. maaf kalau kurang tepat karena belum pernah mengukurnya. terima kasih atas apresiasinya

    tjekentis berkata:
    Maret 13, 2012 pukul 7:31 pm

    Pak, kami warga medayu surabaya kebetulan sekali ingin membuat kripik baik itu singkong/pisang serta kentang, bpk bisa bantu kami bagai mana caranya membuat kripik tsb dapat renyah dan tidak mudah melempem, sbb ini di gunakan warga RT kami untuk mengentaskan kemiskinan. mhon di bantu pak..kami sdh mempunyai mesin pemotong singkong manual…semoga bantuan bpk dapat semagat , warga kami untk menambah tambahan keuangan keluarga. Makasih banyak

    iyaz berkata:
    Maret 24, 2012 pukul 12:31 pm

    klo masalah pengawetan bisa dperjelaz…?????

    ruddabby responded:
    Maret 24, 2012 pukul 5:19 pm

    keripik kentang untuk skala industri kecil tidsk perlu menggunakan bahan pengawet karena garam sendiri dapat menjadi pengawet makanan.

    iyaz berkata:
    April 1, 2012 pukul 12:01 pm

    klo buat skala besar……….?

    minta bimbingan nyaa

      ruddabby responded:
      April 1, 2012 pukul 4:18 pm

      kalo skala besar yang penting itu adalah pengemasannya mas. selain garam dan minyak yang dipakai harus baru. terima kasih

    iyaz berkata:
    April 1, 2012 pukul 12:04 pm

    klo garam buat pengawetan itu bisa tahan brapa lama bang.??

      ruddabby responded:
      April 1, 2012 pukul 4:14 pm

      bisa bertahan sampai 3 bulan asalkan minyak dipakai yang baru bukan minyak bekas pakai

    quick payday loans with no credit checks berkata:
    Maret 22, 2013 pukul 6:30 pm

    Hey There. I found your blog using msn. This is
    an extremely well written article. I’ll make sure to bookmark it and come back to read more of your useful info. Thanks for the post. I’ll certainly comeback.

    andi cammunu berkata:
    April 7, 2013 pukul 11:53 pm

    Pak, kami berencana membuat keripik kentang,di palu, sulawesi Tengah dengan bahan kentang lokal dari Manado, Sulawesi Utara, tp pak kami belum tau nama jenis kentang tersebut, apkah ini cocok untuk kami jadikan bahan keripik kentang? kami sdh punya mesin pengiris kentang serta peniris minyaknya setelah kentang digoreng, mhn penjelasanx pak mksh. andi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s