PESAN TUHAN KEPADA RAKYAT INDONESIA

1. Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA)
2. Partai Kebangkitan Peduli Bangsa (PKPB)
3. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (P-PPI)
4. Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)
5. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
6. Partai Barisan Nasional
7. Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI)
8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
9. Partai Amanat Nasional (PAN)
10. Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB)
11. Partai Kedaulatan
12. Partai Persatuan Daerah (PPD)
13. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
14. Partai Pemuda Indonesia
15. Partai Nasionalisme Indonesia-Marhaenisme (PNI-Marhaenisme)
16. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP)
17. Partai Karya Perjuangan (PKP)
18. Partai Matahari Bangsa (PMB)
19. Partai Penegak Demokrasi Indonesia
20. Partai Demokrasi Kebangsaan
21. Partai Republika Nusantara (RepublikaN)
22. Partai Pelopor
23. Partai Golongan Karya (Golkar)
24. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
25. Partai Damai Sejahtera (PDS)
26. Partai Nasional Benteng Kemerdekaan Indonesia (PNBKI)
27. Partai Bulan Bintang (PBB)
28. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
29. Partai Bintang Reformasi (PBR)
30. Partai Patriot
31. Partai Demokrat (PD)
32. Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI)
33. Partai Indonesia Sejahtera (PIS)
34. Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)
41. Partai Merdeka
42. Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia
43. Partai Sarikat Indonesia
44. Partai Buruh

Tolong perhatikan satu per satu nama-nama partai peserta pemilu 2009. Mudah-mudahan anda dapat mendapatkan sesuatu dengan nama-nama tersebut.

Terus terang, saya kurang tertarik untuk membicarakan tentang pemilu 2009 baik pemilihan legislatif maupun presiden republik Indonesia. Tetapi tanpa sengaja, saya mendapatkan suatu makna dari nama-nama tersebut dan tanpa disadari apakah ini merupakan semacam pesan Tuhan kepada rakyat Indonesia. Disini saya tidak ingin mengajak siapapun untuk memilih suatu partai tetapi mohon untuk direnungkan tulisan ini karena saya yakin para pemilih mempunyai hak pilih sesuai dengan keinginan, ideologi dan fanatisme masing-masing. Dan saya bukan anti pemilu tetapi punya hak untuk memilih suatu pilihan dalam hal ini bukan golongan putih (GOLPUT) tetapi saya memilih untuk menjadi golongan hitam (GOLTAM) yaitu suatu golongan yang melihat, berjalan dan hidup di dalam kegelapan serta berusaha untuk membimbing orang-orang yang kesusahan untuk berjalan di dalam kegelapan.

Dalam hidup ini saya yakin seyakinnya, segala suatu yang terjadi di dunia khususnya Indonesia bukan merupakan suatu yang kebetulan atau ujug-ujug. Hal ini termasuk dalam hal ketika suatu kelompok/perorangan membuat suatu nama partai ataupun terjadinya nomor urut yang melalui proses semacam undian. Semua itu datangnya dari Tuhan agar manusia dapat mengambil hikmah dari suatu peristiwa,
Sesuai dengan keyakinan dan ajaran agama saya (Islam), saya diajarkan untuk setiap saat selalu “MEMBACA” (IQRA) atas apa yang terjadi di dunia apalagi yang terjadi di depan mata sendiri. Itulah mengapa saya menjadi tertarik dengan nama-nama partai peserta pemilu 2009.

Coba anda lihat nama dan nomor urutnya ada sesuatu yang menarik. Itu merupakan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia dan juga semacam arahan/pesan dari Tuhan kepada manusia Indonesia.
Pesan Tuhan untuk manusia Indonesia (suatu negara yang sedang dalam keruwetan/kebingungan/kehilangan jati diri/berjalan dalam kegelapan karena tidak tahu mau kemana sehingga sering tertatih-tatih/terjerembab/terpeleset dan lain-lain) adalah sebagai berikut :


1. Tuhan berpesan kepada manusia Indonesia agar dalam memilih caleg/capres pada pemilu 2009 ini harus berdasarkan hati nurani.



2. Apabila kita memilih berdasarkan hati nurani, maka itu menunjukkan bahwa kita sudah mempunyai rasa peduli terhadap nasib bangsa ini dan bangkit untuk membuat bangsa ini menjadi maju secara lahir maupun batin.

3. Kepedulian kita akan memberikan dampak akan tumbuhnya kepedulian setiap anggota/kelompok masyarakat seperti kaum buruh/serikat pekerja, pengusaha, para pemuka agama/ulama, pegawai negeri sipil, pemuda (yang oleh Bung Karno dipersepsikan seperti seorang pemuda yang gigih berjuang untuk diri dan keluarga lewat sosok bernama Marhaen) sehingga terasa sekali rasa peduli yang masuk ke dalam hati sanubari rakyat Indonesia.

4. Dengan adanya kepedulian berarti rakyat di seluruh Indonesia bersatu padu, bekerja keras, kuat, teguh (digambarkan dengan simbol Banteng) bersama-sama untuk membangun bangsa dan negara ini sehingga terwujud suatu gerakan Indonesia Raya.



5. Gerakan Indonesia Raya ini dapat diartikan adanya aksi merapatkan barisan oleh seluruh rakyat Indonesia baik desa-kota, pusat-daerah, kaya-miskin, pria-wanita dan sebagainya untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada sila-sila dalam Pancasila.



6. Pembukaan UUD 1945 menunjukkan adanya nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, nasionalisme atau patriotisme, kebersamaan (persatuan), demokrasi. kesejahteraan dan keadilan sehingga tampak nyata manusia Indonesia yang merdeka dari belenggu fanatisme agama, kedaerahan, primodialisme, kebodohan, kemiskinan dan manusia Indonesia yang mempunyai jiwa kebersamaan dalam satu ikatan yang kuat yaitu NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA ( Indonesia Satu/Sarikat Indonesia)

Demikianlah tulisan ini dibuat dan semoga dapat bermanfaat.

Sumber foto: http://www.warnaindonesiaexplorer.com dan cano.blogdrive.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s