SBY, Boediono, Dan Sri Mulyani dalam Penanggalan Jawa

Beberapa minggu ini, Kasus Bank Century menjadi pusat berita dan perhatian hampir di seluruh media cetak, elektronik, sampai dunia maya. Kasus ini selalu menjadi berita utama, topik utama dalam berbagai diskusi dan bahkan dijadikan gosip oleh beberapa kalangan. Tetapi saya ingin melihat dari perspektif yang lain yaitu melihat karakter tokoh-tokoh dalam kasus Bank Century berdasarkan penanggalan Jawa. Tokoh sentral yang ingin diulas, saya batasi hanya 3 orang yaitu Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono dan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani. Kenapa hanya tiga orang ini dan bukan yang lain. Kebetulan saja ketiga orang ini yang sering disebut-sebut dalam kasus ini. Saya berharap perspektif penanggalan Jawa ini mudah-mudahan dapat mengurangi kepenatan, sak waksangka, kecurigaan dan kemarahan.

Satu hal, saya bukan dukun, peramal, paranormal atau apapun namanya. Ini hanya sekedar mencari suasana lain yang mungkin dapat menyegarkan pikiran dan hati serta sekalian menyambut Hari Anti Korupsi Sedunia. Masalah penilaian diserahkan kepada masing-masing pembaca dan jangan terlalu serius menanggapi (bersikap santai saja) karena sudah banyak energi kita dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan hidup kita dan keluarga sehari-hari. Setidaknya kita masih mau mengetahui adanya warisan nenek moyang yang diterapkan dalam perhitungan penanggalan Jawa ini.

Bapak Susilo Bambang Yudhoyono

Weton : Jêmuwah Kliwon – 9 September 1949
Tanggal Jawa : 16 Dulkangidah 1880 – Be
Tanggal Hijriah : 16 Dzul Qaidah 1368 (H)
Windu-Lambang : Windu : Sengårå, Lambang : Kulawu

Perwatakan Weton : Jêmuwah Kliwon

1. Dino : Jêmuwah (Enerjik mengagumkan)

2. Pasaran : Kliwon (Pandai bicara dan bergaul, periang, ambisius, urakan, kurang bisa membalas budi, setia pada janji, ceroboh memilih makanan, banyak selamat dan doanya)

3. Padewan : Umå

4. Sadwara : Mawulu ( Benih ) Was – was dan curiga.

5. Padangon : Wogan ( Ulat )Sabar menerima, mantap.

6. Pancasuda : Wasésa Sêgara (Pemaaf, suka menolong, berhati mulia)

7. Rakam : Dêmang Kadhuruwan (Sering mendapat perkara, suka membantah)

8. Paarasan : Lakuning Rêmbulan (Mempesona dan membuat tenteram hati orang)

9. Perwatakan Wuku : Bålå

Bapak Boediono

Weton : Kêmis Pahing – 25 Pebruari 1943
Tanggal Jawa : 19 Sapar 1874 – Jimakir
Tanggal Hijriah : 20 Shafar 1362 (H)
Windu-Lambang : Windu : Kuntårå, Lambang : Langkir

Perwatakan Weton : Kêmis Pahing

1. Dino : Kêmis (Sangar menakutkan)

2. Pasaran : Pahing (Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan, sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali)

3. Padewan : Yåmå

4. Sadwara : Mawulu ( Benih ) (Was-was dan curiga)

5. Padangon : Gigis ( Tanah – Bumi ) (Berhati longgar, pamomong, sabar)

6. Pancasuda : Lêbu Katiyub Angin (Cita-citanya sering tidak kesampaian, hartanya sering habis.

7. Rakam : Mantri Sinaroja (Memperoleh kemuliaan, mampu menjalankan tugas, angkuh)

8. Paarasan : Lakuning Bumi (Melindungi, mengasuh, sabar, mengalah)

9. Perwatakan Wuku : Måndhåsiyå

Ibu Sri Mulyani Indrawati

Weton : Minggu Wagé – 26 Agustus 1962
Tanggal Jawa : 25 Mulud 1894 – Je
Tanggal Hijriah : 25 Rabiul Awal 1382 (H)
Windu-Lambang : Windu : Sancaya, Lambang : Langkir

Perwatakan Weton : Minggu Wagé

1. Dino : Minggu (Tekun mandiri, berwibawa)

2. Pasaran : Wagé (Menarik tetapi angkuh, setia dan penurut, malas mencari nafkah perlu dibantu orang lain, kaku hati, tidak bisa berpikir panjang, sering gelap pikiran dan mendapat fitnah)

3. Padewan : Bråmå

4. Sadwara : Mawulu ( Benih ) (Was – was dan curiga)

5. Padangon : Wogan( Ulat ) (Sabar menerima, mantap)

6. Pancasuda : Sumur Sinaba (Luas wawasan, bisa menjadi sumber orang mencari ilmu)

7. Rakam : Dêmang Kadhuruwan (Sering mendapat perkara, suka membantah)

8. Paarasan : Lakuning Angin (Pandai membuat orang senang, menakutkan kalau marah)

9. Perwatakan Wuku : Kuningan

Perhitungan dengan menggunakan penanggalan jawa ini bisa klik DISINI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s