Catatan Unik Akhir Tahun: 7,6 SR, 6,7 T dan JIN 76

Ilustrasi - 2.bp.blogspot.com

Kita baru saja merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1431 Hijriyah, seluruh umat Islam merayakan Hari Raya tersebut dengan hikmat. Kemudian tinggal beberapa hari lagi, seluruh umat manusia akan merayakan tahun Masehi 1 Januari 2010. Selamat Datang 2010, Selamat Tinggal 2009. Tahun 2009 memang akan berakhir tetapi kita tidak begitu saja melewatkan tahun 2009. Banyak peristiwa besar yang terjadi di tahun 2009 tersebut. Tetapi bagi saya, tahun 2009 mempunyai catatan unik yang menjadi fokus tulisan ini.

Catatan unik yang ingin saya sampaikan berkaitan dengan angka 6 dan 7. Mengapa harus angka 6 dan 7 dan apa yang membuat angka-angka tersebut menjadu suatu yang unik ? Masijh ingatkah kita dengan 7,6 SR; 6,7 T dan Jin 76.

Yang pertama adalah 7,6 SR (Skala Richter). Gempa 7,6 skala richter (SR) mengguncang Pariaman, Sumatera Barat. Gempa berkekuatan yang cukup besar itu terjadi di kedalaman 71 kilometer.
Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, gempa 7,6 SR itu terjadi pada pukul 17.16.09 WIB, Rabu, 30 September 2009. Gempa terjadi di lokasi 0.84 Lintang Selatan dan 99.65 Bujur Timur . Pusat gempa berada di arah 57 kilometer barat daya Pariaman, Sumatera Barat. Gempa bumi di sebagian besar daerah di Sumatera Barat tercatat sebagai bencana nasional. Dampak bencana gempa Sumatera Barat dapat dilihat DISINI

Yang kedua adalah 6,7 T (triliun), dana talangan (bail out) sebesar Rp 6,7 Triliun diberikan oleh pemerintah lewat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kepada Bank Century dalam rangka menyehatkan kembali Bank Century. Keputusan bail out Bank Century oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang saat itu diketuai Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani menimbulkan silang pendapat diantara kalangan pengamat ekonomi. Masing-masing mempunyai argumen dan berkembang menjadi isu politik sehingga dalam perkembangannya DPR merasa perlu membentuk Panitia Khusus Hak Angket Bank Century untuk menyelidiki apakah ada penyelewengan jabatan, unsur korupsi, pemanfaatan dana tersebut sebagai dana kampanye partai tertentu dan sebagainya. Sampai detik ini, kasus BC masih mendominasi berita di media massa dan Pansus DPR masih terus bekerja untuk mengungkap kasus ini walaupun banyak yang meragukan keberhasilan pansus DPR ini. Ini merupakan salah satu kasus besar yang sangat banyak menyedot energi pemerintah dan masyarakat menjelang akhir tahun 2009.

Yang ketiga adalah Jin 76. Sepanjang tahun 2009 ini, layar televisi nasional dihiasi oleh salah satu iklan menarik dan unik yaitu iklan rokok kretek Djarum 76 yang ceritanya mengadaptasi dari kisah Ali Baba dan Lampu Ajaibnya. Ada 3 versi cerita yang diiklankan oleh produk 76 tersebut. Yang pertama versi 3 pemuda yang terdampar di sebuah pulau dan tanpa sengaja menemukan lampu ajaib. Sewaktu disentuh tiba-tiba dari dalam lampu ajaib itu keluarlah jin yang meminta setiap pemuda tersebut untuk mengajukan 1 permintaan saja. Kedua pemuda pertama meminta untuk dikembalikan ke rumahnya dan diijinkan. Tetapi 1 pemuda yang tersisa merasa bingung mau minta apa dan akhirnya hanya meminta kepada jin agar kedua orang temannya tadi agar dikembalikan lagi ke pulau tersebut untuk menemaninya di pulau tersebut agar tidak sendirian. Akhirnya permintaan tersebut dipenuhi oleh jin sehingga kesallah kedua temannya yang sdh merasa gembira kembali di rumahnya. Versi kedua adalah permintaan pemuda desa untuk dapat menikah dengan bunga desa. Permintaan tersebut dipenuhi oleh Jin. Tetapi apa yang terjadi, bunga desa yang diidam-idamkan bukanlah wanita idamannya tetapi sesosok manusia berkepala bunga desa. Versi ketiga adalah kesalnya jin menunggu lama seorang pemuda tani yang terlalu lama mempertimbangkan permintaan yang cocok buatnya. Akhirnya jin kesal dan mendorong pemuda tani tersebut mengajukan permintaannya. Tanpa sengaja, pemuda tani tersebut kelepasan omongan dan keluarlah kata Jangkrik maka berubah wujudlah pemuda tani tersebut menjadi jangkrik berpostur manusia. Hehehehe iklan yang unik dan menarik.

Kalau kita memperhatikan ketiga kasus atau peristiwa diatas maka angka 6 dan angka 7 tampak bersinggungan dengan ketiganya. Apakah makna angka-angka tersebut dengan ketiga kasus tersebut ? Hanya Allah yang tahu. Walaupun demikian, tidak adalahnya kalau saya yang telah diberikan Iqra oleh Allah SWT untuk mencari tahu makna yang terkandung dari angka-angka tersebut.

Perlu diingat, pengamatan saya tentang angka-angka tersebut adalah pengamatan pribadi yang tidak bersifat mengikat dan pembaca dipersilahkan untuk mengungkapkan pendapatnya masing-masing.

Berdasarkan NUMEROLOGI, angka 6 mengandung arti reaksi dari suatu tanggung jawab dan angka 7 mengandung arti pikiran atau kesadaran. Karena angka 6 dan 7 tersebut tidak berdiri sendiri maka apabila angka 6 dan angka 7 dijumlahkan menghasilkan angka 13 (6+7) yang oleh sebagian orang dianggap angka sial ( lebih jelasnya tentang angka 13 dapat dilihat DISINI ). Selanjutnya bila angka 1 dan 3 pada angka 13 dijumlah menghasilkan angka 4 (四(si)) yang mana dalam bahasa Tionghoa atau China – angka 4 itu jika diucapkan, pelafalannya bisa berbunyi “kematian”.

Kalau kita mengikuti analisa dari numerologi, ketiga kasus diatas mendekati maknamya dengan kesialan atau kematian. Apakah ini benar adanya atau suatu kebetulan yang digathuk-gathukan? Kembali lagi hanya Allah Maha Tahu. Tetapi saya menyikapinya dengan pikiran positif bahwa kita dapat menghindari kesialan apabila kita bertanggung jawab atas diri pribadi, keluarga, lingkungan sekitar dan lebih besar lagi negara Indonesia sehingga menjadi manusia yang selalu berusaha lebih baik dari waktu sebelumnya. Dan menurut NUMEROLOGI lagi seharusnya tahun 2009 ini berarti tahun keseimbangan/kebersamaan/pasrah atau Yin (energi positif ) yaitu diperolehnya angka 2 dari penjumlahan lanjutan angka 2 dan angka 9 (2+9=11 => 1+1= 2).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s