Friday the 13th: Percaya Tidak Percaya?

Ilustrasi (poststar.com)

Seringkali kita mendengar ada sebagian orang yang menganggap Friday the 13th (hari Jum’at tanggal 13) sebagai hari yang penuh dengan nilai mistik dan banyak sekali rumor menyeramkan yang terjadi pada hari itu. Bagi sebagian orang Barat, Friday the 13th dianggap hari sial dan harus dihindari/diwaspadai. Bahkan tema Friday the 13th sudah banyak diangkat dalam bentuk film atau mini seri di TV.

Pertanyaannya adalah apakah benar hari tersebut telah membawa kesialan ? Sebagai informasi, selama tahun 2009 telah 3 kali kita mengalami dan melewati hari Jumat tanggal 13 yaitu pada bulan Februari, Maret dan Nopember. Uniknya pada bulan Maret dan Nopember tahun 2009 tersebut bertepatan dengan Jumat Kliwon (berdasarkan weton). Wao makin berat saja urusannya hehehehehe. Kalau bagi saya pribadi menjelang masuknya Tahun Baru Islam 1431 Hijriah, itu hanya sekedar mitos dan sampai saat ini Alhamdulillah masih dilindungi oleh Allah SWT. Saya kurang tahu dengan nasib orang-orang mempercayai mitos tersebut pada tahun ini.

Asal usul dan hubungan antara nasib sial dengan Friday the 13th masih belum jelas dan simpang siur. Ada sebagian orang di Barat yang menghubungkannya dengan peristiwa yang ada di Injil tentang 13 orang tamu yang hadir dalam Perjamuan Terakhir melakukan pengkhianatan terhadap Yesus Kritus. Peristiwa inilah yang menyebabkan hari jum’at tanggal 13 sangat dipercayai sebagai hari pembawa sial oleh masyarakat Barat pada abad pertengahan.

Berikut ini adalah lima fakta unik tentang hari Jumat tanggal 13:

1. Takut Friday the 13th – salah satu mitos yang paling populer di bidang ilmu pengetahuan yang disebut paraskavedekatriaphobia serta friggatriskaidekaphobia. Triskaidekaphobia adalah ketakutan nomor 13.

2. Banyak rumah sakit tidak memiliki kamar 13, sementara beberapa gedung tinggi melewatkan angka 13 pada lantai gedungnya dan beberapa maskapai penerbangan menghilangkan terminal Gate 13.

3. Presiden Franklin D. Roosevelt tidak akan bepergian pada hari ke-13 setiap bulannya dan tidak akan pernah menjadi tuan rumah bagi 13 orang tamu yang diundang pada saat makan. Napoleon dan Presiden Herbert Hoover juga triskaidekaphobic, dengan ketakutan yang tidak normal terhadap nomor 13.

4. Mark Twain pernah termasuk 13 orang tamu di pesta makan malam. Seorang teman memperingatkannya untuk tidak pergi. “Itu nasib buruk,” Kemudian Twain menjawab, “Mereka hanya punya makanan untuk 12 orang” Dan mudah saja, para tamu yang percaya takhayul di jamuan makan tersebut tinggal menyewa seorang profesional lagi sehingga jumlah tamu menjadi 14 orang (quatorzieme: tamu ke 14)

5. Nomor 13 merupakan posisi yang serba salah dimana posisinya setelah nomor 12 ( menurut numerologists yang menganggap nomor 12 sebagai nomor terakhir untuk melengkapi keseluruhan nomor). Ini dibuktikan dengan fakta bahwa ada 12 bulan dalam setahun, 12 lambang zodiak, 12 dewa Olympus, 12 buruh Hercules, 12 suku Israel, 12 rasul Yesus, 12 hari Natal dan 12 telur dalam satu lusin.

Percaya atau tidak percaya tentang hari Jumat tanggal 13 diserahkan kepada setiap orang untuk menilai dan meyakininya.

Mudah-mudahan bermanfaat dan dapat menjadi bahan perenungan

2 thoughts on “Friday the 13th: Percaya Tidak Percaya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s