Mau Hilangkan Kencing Batu? Pakai Sabun Colek

Cerita ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi sekitar 10 tahun lalu. Saat itu keluarga saya jatuh bangkrut karena terkenal imbas Tsunami Ekonomi tahun 1997. Komplit semuanya, sudah bangkrut, tidak punya uang dan dikejar-kejar hutang lagi. Ironisnya kami tinggal di sebuah kompleks perumahan dengan bangunan 2 lantai dan luas tanah hampir 500 meter persegi tapi sudah jadi jaminan bank. Jadi orang selalu menganggap bahwa kami ini orang kaya dan tidak mungkin tidak punya uang.

Karena kondisi yang sudah kepepet dan tidak punya uang, akhirnya saya memutuskan menemui Uyut saya di Sumedang untuk meminta saran beliau. Apa yang seharusnya kami lakukan. Setelah berbincang-bincang lama, dengan entengnya Uyut menyarankan saya untuk menjadi DUKUN. Dukun ???? Ya dukun jawab beliau. Bagaimana caranya ? Tidak usah pusing dan amalan yang macam-macam tetap saja yakin kepada Allah SWT, yakin kepada diri sendiri dan selalu ingat pesan orang tua. Begitu aja Yut, jawab saya pada waktu itu. Dengan mantapnya dijawab ya.

Pulang dari Sumedang, saya menganggap apa yang dikatakan Uyut hanya sekedar humor supaya saya tidak terlalu memikirkan masalah ekonomi keluarga. Lagipula siapa lagi yang mau jadi dukun. Sudah terbayang dech penampulannya sosok dukun dengan baju hitamnya, cincin dengan batu akik besar-besar, bau kemenyan, sesajen dan lebih tidak kuat lagi bahasa komat kamitnya. Ihhhh tidak ah dalam pikiran saya saat itu. Saya menganggap semuanya angin lalu.

Setelah beberapa minggu dari tempat Uyut, tiba-tiba saya kedatangan tamu. Ternyata seorang teman yang sudah lama tidak bertemu. Dia bekerja sebagai supir di sebuah rumah sakit Islam dibilangan Jakarta Barat. Tetapi dari penampilan dan wajah yang ditunjukkan oleh teman saya, tampak sekali kalau dia sedang sakit. Sebentar-sebentar merintih kesakitan. Oh ya namanya Cecep (orang Sunda tapi bukan nama sebenarnya).

Saya menanyakan kondisi dia yang kurang sehat tersebut. Ternyata memang benar kalau dia sedang menderita penyakit kencing batu dan sebelumnya habis dari rumah sakit tempat dia bekerja, Penyakit kencing batu membuat dia sukar untuk buang air kecil dan sering kesakitan (suka kembung perutnya). Kata dokter rumah sakit, dia harus dioperasi dan biayanya mencapai Rp 6 juta (itu sudah dipotong biayanya karena dia masih karyawan di rumah sakit tersebut). Tapi dia tidak mempunyai uang sebesar itu dan keluarga sudah pasrah. Berapa sich gaji seorang sopir, jawab isterinya saat itu.

Waduh kasihan juga pikir saya saat itu. Terus saya tanya apakah dia telah mencoba pengobatan alternatif menggunakan tanaman obat. Dia bilang belum. Akhirnya saya tawarkan dia untuk minum air seduhan daun kumis kucing. Kebetulan saat itu saya banyak mengumpulkan tanaman obat yang sudah dikeringkan. Selain hobi juga untuk membantu ibu saya yang menderita diabetes dan mengurangi pemakaian obat kimia serta sekalian hemat.

Saya memberikan satu kantung plastik ukuran sedang daun kumis kucing supaya tiap pagi dan malam diminum oleh teman saya tersebut. Siapa tahu bisa sembuh penyakit kencing batunya. Setelah itu teman dan isterinya undur diri.

Saya cukup senang dan bangga karena setelah 3 hari tidak kabar lagi dari teman yang sakit kencing batu tersebut. Tidak tahunya pas siang hari, teman saya datang ke rumah sambil membawa kantung plastik yang isinya daun kumis kucing pemberian saya tersebut. Sambil menahan sakit dan tertatih-tatih, dia banting kantung plastik tersebut ke meja di ruang tamu.

” Cech kumis kucingnya tidak mempan……. aduh arghhhhh ”

” Sudah dicoba minum seduhannya ”

” Sudah Cech tapi tetap tidak mempan malah sudah 3 hari ini saya tidak buang air kecil ……aduh aduh….. (sambil pegang pinggangnya dan bergerak kesana kemari) “

” Tenang…tenang (kalut juga nich pikiran mmelihat rintihan teman) Bagaimana kalau dibawa ke rumah sakit dan langsung dioperasi. Masalah biaya nanti saya bantu cari jalannya “

” Jangan cech jangan…aduh sakit cech…tolongin saya Cech…. aduh ga kuat lagi ”

” Sabar Cep sabar doa ama Allah (waduh gimana ya) ”

” Tolongin Cech….aduh ga kuat lagi ”

” Ehhh Cep jangan pingsan disini dong…… ”

Tepat saat itu terdengan suara azan Ashar.

” Cep masih kuat ga Cep…Cep kok elo diam aja (suara rintihan menghilang dan tampak Cecep terdiam )

Langsung saja saya goyang-goyangkan tubuhnya.

” Iya ya ya Cech ada apa ? ”

” Nah gitu dong jangan nakutin gue. Elo tahan dulu ya ”

” Emang mau kemana Cech ”

” Mau shalat Ashar dulu nanti setelah itu elo harus ke rimah sakit ”

” Ya sudah gw tunggu ”

Kemudian saya menjalankan shalat Ashar. Setelah itu saya lanjutkan shalat Hajat meminta petunjuk kepada Allah supaya menunjukkan jalan yang terbaik buat menyembuhkan penyakit Cecep sesuai dengan Qudrat dan Iradat-NYa. Kemudian dilanjutkan dengan doa selepas Shalat.

Pada saat itu saya tidak merasakan apa-apa apalagi petunjuk. Tetapi sewaktu menemui Cecep di ruang tamu, tiba-tiba terdengar suara bisikan yang cukup jelas sekali di telinga. Oh rupanya itu toh caranya supaya Cecep bisa membantu menghilangkan penyakit kencing batunya. Apakah itu ? hehehehe

” Cep…Cep masih sadarkan ”

” Masih ”

” Bisa tunggu sebentar ga ? Gue mau ke warung depan dulu ”

” kemana lagi cech aduhhhh…. aduh argggh kawan lagi sakit pergi melulu ”

” Sabar….. ga usah tanya-tanya ”

Beberapa menit kemudian saya sudah menemui Cecep lagi.

” Nah ini Cep yang bisa menyembuhkan penyakit elo ”

” Apaan Cech ? aduhhhhh ”

” Ini (sambil menunjukkan ke Cecep ) Mudah dan murah ”

” Apa ?????? Sabun colek ….aduh…..aduh becanda aja elo ”

” Ini beneran Cep ga bercanda. Mau sembuh ga elo ”

” Ah gila loe ye argh terserah elo dech. Gue udah ga tahan ”

” Sebentar ya gue ambil air putih dulu di dapur ”

Kemudian saya ambil ke dapur dan membawa ke ruang tamu. Langsung saja saya masukkan beberapa bagian sabun colek (dalam sachet) ke dalam gelas yang berisi air putih. Terus saya kocok sampai gelas penuh dengan air busa yang berbuih.

” Ini Cep elo minum ”

” Ahh gila benar elo kirain gue loe bercanda ”

” Gue ga bercanda. Serius. Sudah minum nich tapi baca bismillah dulu ”

” Ya udah tapi kalau ada apa-apa elo yang nanggung ”

” Bismillahi rahmanir rahiim, Allah akan mengijabahi ”

Tanpa banyak tanya lagi Cecep langsung minum air sabun colek tersebut sampai habis. Sempat sich terpikir kalau sampai Cecep tewas bisa masuk penjara nich.

Setelah beberapa lama (mungkin 30 menit), tiba-tiba Cecep lari ke kamar mandi sambil pegang perutnya. Waduh habis dech riwayat hidup saya dalam hati. Baru saja berpikiran macam-macam. Terdengar suara erangan yang keras sekali dari dalam kamar mandi sampai semua orang dalam rumah terkaget-kaget.

” Arrrrggggghh aaaahhh arghhhhhh Alhamdulillah ”

” Ada apa Cep….ada apa Cep (sambil gedor-gedor pintu) ” (kuatir juga kalau ada apa-apa)

Kemudian keluarlah Cecep dari pintu kabar mandi dengan wajah tersenyum dan saya lihat ada genangan darah yang masih mengalir di kamar mandi. Langsung saja saya bersihkan kamar mandi dari banyaknya percik darah.

” Ahhhhh puas Cech puas, emang elo teman yang yahud hehehehe ”

” Senang gue lihat elo sekarang tapi elo sadar khan ? Ga kesambet khan ? ”

” Gila elu ye, Alhamdulillah sudah sehat dan badan sudah agak ringanan. Nich penyakitnya ? ”

” Apaan nich ? Kok batu sich 2 buah lagi ”

” Iya memang batu, ini nich yang bikin gue ga bisa kencing hampir sebulan. Hampir aja duit gue ludes gara-gara 2 batu sialan ini “

” Maksud loe batu yang ada di ginjal loe ”

” Iya kali, capek gue pikirin mau di ginjal kek, di saluran kecing kek yang penting sudah keluar ”

” Ya syukur dech ”

Saya perhatikan dengan seksama 2 buah batu tersebut dan pas saya pencet langsung menjadi serbuk lumayan sich besarnya sebesar satu ruas jari kelingking (kalau dijadikan satu).

” Eh Cech omong-omong manjur juga tuh sabun colek ”

” Sudah jangan ngomong, gara-gara sabun colek hati gue deg-degan takut ada apa-apa sama elo ”

” Oke dech kalau begitu gue pulang dulu, Mau kabarin bini gue tentang kondisi gue sekarang. Assalamualaikum “

” Wa alaikumussalam ”

Beberapa hari kemudian banyak orang yang datang ke rumah menanyakan kebenaran kesembuhan kencing batunya Cecep dengan menggunakan sabun colek. Banyak orang yang datang (tidak tahu darimana asalnya) minta berobat dan bukan hanya penyakit ginjal tapi penyakit-penyakit lain. Bahkan ada yang menganggap saya duku atau paranormal. Wah ini rupanya si Cecep bikin gosip baru. Hampir setiap hari orang datang ke rumah sampai dini hari. Kegiatan ini berlangsung hampir 1 tahun sebelum saya pindah ke Cempaka Putih. Ada keuntungannya sich yaitu warung di depan rumah jadi laku barang dagangannya terutama minuman, makanan dan rokok. Kalau secara pribadi, saya mendapatkan banyak teman, banyak rejeki, rokok selalu ada, kopi, gula pasir selalu tersedia dan semuanya pemberian orang-orang yang datang minta tolong. Kerugiannya adalah orang tua saya terganggu kehidupannya terutama waktu istirahatnya terganggu oleh suara-suara para tamu.

Banyak teman-teman termasuk Uyut yang menanyakan kepada saya bagaimana cara kerjanya sabun colek sehingga dapat mengeluarkan batu di ginjalnya Cecep. Karena saya bukan dokter dan itu lebih mengarah kepada hal-hal sugesti yang datangnya dari Allah maka susah untuk dijelaskan. Akhirnya sambil bercanda saya katakan batu di dalam ginjal keluar diakibatkan oleh licinnya air sabun sehingga batu tersebut tergelincir keluar tapi saya tekankan bahwa cara ini hanya khusus untuk kasusnya Cecep dan tidak bertanggungjawab apabila cara ini digunakan untuk orang lain. Mendengar penjelasan saya, khususnya Uyut tertawa terbahak-bahak whuahahahahahahaha gud…gud…gud. Sementara teman-teman hanya bisa terbengong-bengong.

Ilustrasi - baltyra.com

Kesimpulannya adalah tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah SWT, apa yang ada di dunia sebetulnya bermanfaat selama dipakai untuk kebaikan. Allah Maha Besar Rahman Rahimnya nyata tergantung bagaimana kehati-hatian, ketelitian dan kejelian kita membaca (Iqra) segala ciptaan Allah SWT.

NB: Sekedar informasi, setelah peristiwa keluarnya 2 buah batu, tahu ga ? Selama satu bulan Cecep selalu kehausan dan selalu minum air putih sampai 10 botol aqua ukuran besar setiap harinya. Mungkin ini dampak dari sabun colek yang mengandung soda api. Alhamdulillah sampai saat ini masih hidup dan sehat. hahahahahaha

4 thoughts on “Mau Hilangkan Kencing Batu? Pakai Sabun Colek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s