Bola Api Penolakan

Bola api (kfk.kompas.com)

” Ada apa Mas menatap tajam saya “

” Akhhh maaf, Mbak. Tidak ada apa-apa kok “

” Bohong, dari tadi saya perhatikan Mas memandang saya terus menerus “

” Ada apa, Wanda ? Suaramu terdengar ke seluruh kamar kos ” jawab Anita yang datang tiba-tiba dari belakang.

” Ini lho Mbak Nita, cowok ini memandangi aku seperti memandang nafsu “

” Oooohhh cowok ini. Kenalkan Wanda, ini temanku Mas Arif dan satunya lagi Mas Darwin “

” Tidak, aku tidak akan berkenalan sebelum dia menjelaskan alasan memandangiku seperti itu “

” Ok, sebelumnya saya minta maaf tapi saya tidak bisa mengatakan alasannya karena nanti dianggap alasan saya mengada-ada “

” Dasar cowok brengsek, aku akan panggil penjaga kost untuk mengusir mereka berdua “

” Sabar dong Wanda…sabar Mas Arif dan Mas Darwin datang ke sini untuk mengambil catatan mata kuliah ekonomi pemasaran milik saya “

” Tidak bisa begitu dong Mbak Nita. Ini sudah keterlaluan…pelecehan “

” Sekali lagi saya mewakili Mas Arif memohon maaf kepada Mbak Wanda. Mungkin Mas Arif bisa menjelaskan alasannya supaya tidak terjadi salah paham ” ujar Darwin

” Sudahlah Win, kita balik saja dan saya mohon maaf kalau tatapan saya membuat tidak nyaman Mbak Wanda. Permisi Nita…. “

” Ehhh ini catatan kuliahnya, nanti sore dibalikin lagi ya…. “

” Nanti saya yang mengantarnya kembali “

Segeralah motor bebek tahun 80-an milik Arif dinyalakan dan meninggalkan tempat kos Anita dan Wanda tersebut.

” Ada apa sich Wanda, dari kemarin kamu uring-uringan terus “

” Kalau yang ini jelas saya uring-uringan. Memangnya saya wanita murahan “

” Ahhh tidak hari ini saja, kemarin kamu marahin tukang kebun juga “

” Ohhh yang itu, ga tahu dech Mbak, beberapa hari ini saya lebih mudah marah dan sensitif. Emosi saya lagi labil kayaknya. Omong-omong, mereka teman kuliah mbak Nita ya ? “

” Ya, Wanda. Mereka orang baik terutama Arif, jarang sekali bicara alias pendiam. Kalau bicara seperlunya. Memang begitu orangnya, Wanda…suka memperhatikan hal-hal yang kecil. Kadang saya merasa aneh juga melihatnya. Maafkan dia ya Wanda “

” Saya maafkan demi Mbak Nita hehehehe “

Pukul 19.00, Arif dan Darwin datang kembali ke tempat kost Anita. Dengan perasaan takut disangka macam-macam, akhirnya disuruhlah Darwin untuk mengantarkan langsung catatan kuliah Anita ke dalam kost. Arifpun menunggu di pelataran parkir kost.

” Hey, Rif. Kenapa tidak masuk ” kata Anita yang datang bersama Darwin.

” Enakkan di luar…cari angin segar hehehehe “

” Bilang saja kamu takut didamprat sama Wanda ya hahahahaha “

” Benar Nita, kelihatan Arif trauma dengan kejadian tadi siang hahahaha “

” Ahhh tidak trauma kok cuma aku merasa aneh saja “

” Aneh bagaimana ? Ada apa dengan Wanda ? “

” Katakan Win, apa yang membuat Wanda kelihatan aneh “

” Boleh nich Rif ? “

” Ada apa sich ? Kayaknya ada yang disembunyikan “

” Katakan Win biar Nita ga penasaran “

” Begini Nit, Arif melihat suatu yang aneh di dalam diri Wanda…aura negatif lah “

” Hahahahahaha… Arif…Arif, ada-ada saja. Bilang saja kau ingin berkenalan dengan Wanda. Wanda memang cantik, seksi dan aduhao kok hahahahaha “

” Saya serius Nit, bukan bercanda tetapi terserah kamu ” jawan Arif

” Dari raut wajahmu , kau serius sekali “

” Benar Nit, tadi siang Arif telah menceritakan semuanya dan kemungkinan yang akan terjadi nanti malam “

” Nanti malam ? Ada apa nich Win, kelihatannya menakutkan sekali. Tolong dong beritahu saya …. jadi takut nich “

” Tapi kalian tidak usah kuatir asal kalian mau menuruti apa yang diperintahkan oleh Arif ini “

” Waduh apaan tuh Rif “

” Nita, mungkin ini dianggap aneh dan tidak waras tapi ini nyata dan akan terjadi nanti malam. Maka itu saya minta kalian semua tinggal dalam satu kamar. Khusus kamar Wanda dikosongkan, suruh dia tinggal dengan kalian. Tapi ingat di dalam kamar jangan tidur ya tapi baca-baca asma Allah bagi yang muslim atau menyebut nama Tuhan bagi yang non muslim OK “

” Kok jadi begini sich, memangnya apa yang terjadi sebenarnya ? “

” Jalankan saja Nita dan bujuk teman-teman kost untuk tidak keluar kamar serta tetap dalam satu kamar mulai dari jam 11 malam “

” Kamar mana yang cocok Rif ? “

” Kamar mana saja asal jangan kamar Wanda ya. Oh ya bujuk Wanda biar mau ya “

” Kelihatannya ada kejadian seru nanti malam hehehehe “

” Sudahlah Nit, jangan bercanda. ” kata Darwin

” Aku dan Darwin akan memantau dari luar. Mungkin di pos jaga satpam kost, nanti saya minta ijin sama bapak penjaga. Ok Nita “

” Ok dech Rif, saya masuk dulu mau memberitahu teman-teman dan bujuk juga Wanda. Tetapi kalian tetap diluar khan “

” Ya Nit, tenang aja “

” Selamat menjaga dech “

Tanpa terasa jam mulai mendekati angka 12 malam dan herannya Pak penjaga kos tidak datang malam itu. Dengan ditemani nyamuk, Darwin dan Arif menunggu dengan sabarnya. Tempat kos mulai digelapkan lampunya dan tidak terdengar aktifitas apapun. Rupanya Anita berhasil membujuk teman-teman kostnya. Tiba-tiba datanglah bola api besar seperti komet meluncur dan menghantam kamar no 3 di lantai dua. Praaakkk praaakkkk praaaaakkkk

” Lihat Rif, bola api itu menghantam kamarnya Wanda berulang kali dan mental kembali “

” Sstt, diam Win. Aku juga memperhatikan kok. Nah ini yang dari tadi kutunggu “

” Tapi bola api itu tidak menuju kita khan ? “

” Tenang saja, tidak bakalan… paling-paling nanti berhenti dengan sendirinya “

Tampak Arif terus berdoa dan mulutnya lomat-kamit seperti membaca ayat-ayat Quran. Terus dan terus tanpa berhenti dan dalam waktu satu jam bola api tersebut menghilang. Tapi Arif beranjal dan terus membaca ayat-ayat Quran. Tepat pukul 01.30, Arif menyuruh Darwin untuk pergi ke dalam kost. Darwin tampak ketakutan untuk masuk tetapi setelah diberi penjelasan akhirnya masuk ke dalam juga.

” Rif…Rif … masuk Rif ” teriak Darwin dari lantai dua.

” Tapi … “

” Nita yang menyuruh “

Bergegaslah Arif menuju lantai dua kost-kostan wanita tersebut. Betapa kagetnya melihat dampak yang ditimbulkan oleh bola api tersebut. Semua barang-barang hancur berantakan, pintu kamar Wanda tampak gosong dengan jelaga hitamnya, dan semua penghuni berkumpul semua dengan perasaan ingin tahu apa yang yang sebenarnya terjadi.

” Ada apa ya ? “

” Mengerikan sekali… “

” Kok bisa sich… “

Masih banyak komentar yang keluar dari 18 penghuni kost yang semuanya wanita.

” Rif, tolong Rif jelaskan kenapa ini bisa terjadi… apakah ini yang kamu maksud dengan aura negatif “

” Tenang dulu Nit dan teman-teman. Tolong diam dulu, Arif ingin menjelaskan “

” Tadi itu bola api yang dikirim oleh seseorang yang merasa sakit hati dengan salah satu penghuni kost ini “

” Bola api beneran Mas Arif “

” Bola api yang sebetulnya adalah jin yang berubah wujud untuk menyakiti siapapun yang terkena panasnya bola api tersebut “

” Ohhhh begitu, mengerikan sekali. Tapi siapa penghuni kos yang ingin diincarnya “

” Nit, boleh ga saya bicara dengannya “

” Boleh saja … “

” Sebelumnya saya minta maaf dan bukan ingin membuka aib seseorang. Tapi ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua agar berhati-hati dalam berbicara “

” Benar Mas Arif, saya minta maaf. Itu memang saya yang ingin diincar karena yang dihantam bola api tersebut adalah kamar saya ” ujar Wanda tiba-tiba.

” Wandaaaaaa… Wanda ada apa sebenarnya ? “

” Mungkin ini yang menyebabkan beberapa hari ini saya sering emosional apalagi kalau lihat cowok. Tidak karuan saja perasaan ini. “

” Wanda, tolong ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dengan cowok itu ? ” tegas Arif.

” Saya pernah menolak cinta seorang cowok, anak kehutanan. Saya baik dengannya bukan berarti saya cinta sama dia. Kemudian suatu hari saya diajaknya jalan-jalan ke danau UGM. Herannya saya mau saja tapi cowok tersebut telah berbuat kurang ajar. Langsung saja saya tampar mukanya dan saya caci maki dengan kasarnya. Kemudian saya tinggalkan dia. Sejak itulah perasaan saya menjadi tidak karuan alias labil banget. “

” Ooooooh begitu ceritanya Wan. Ini namanya cinta ditolak dukun bertindak hahahaahaha “

” Sudah… sudahlah. Itulah mengapa tadi pagi saya terus memperhatikan Mbak Wanda karena ada energi negatif dalam dirinya dan akan makin besar lagi datang pada malam harinya. “

” Kok Mas Arif, tidak bilang sama saya “

” Mbak Wanda sudah marah duluan. Ya sudah “

” Omong-omong Mas Arif bisa tahu sich kalau ada energi negatif dalam diri Wanda. Mas paranormal ya ? ” tanya seorang teman kost Wanda.

” Saya bukan paranormal hanya mengamati orang normal hahahahaha “

” Bisa aja Mas Arif “

” Terus bagaimana selanjutnya. Apakah bola apai akan datang lagi ? “

” Mudah-mudahan sich tidak akan datang karena sudah saya sterilkan tempat kost ini. Oh ya Wanda habis ini kamu harus menjalani ritual pembersihan diri ya. Boleh ga ? “

” Silahkan saja Mas, yang penting saya tidak diganngu oleh hal-hal mistik seperti ini “

” Terima kasih “

Setelah Arif melakukan ritual pembersihan diri kepada Wanda maka dia dan Darwin langsung pamit pulang. Tanpa terasa azan subuh mulai terdengar dan saatnya untuk ibadah Sholat Subuh. Benar-benar malam yang melelahkan dan menegangkan.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Namaku Muhammad Arif, dan orang memanggilku Arif. Walaupun di depanku ada kata Tubagus tapi aku tidak ingin memakainya. Karena aku merasa tidak punya hak untuk memakainya. Yang berhak itu adalah Tubagus yang pertama (nenek moyangku) karena hanya dia satu yang bagus dan beliau pantas menyandang gelar tersebut berdasarkan akhlak. laku lampah, ilmu, pengalaman dan lain-lain yang memang bagus dan baik (Akhlakul Karimah).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s