Optimisme Kebangsaan

Optimism (bighollywood.breitbart.com)

Tulisan ini terinspirasi oleh tulisan Mas Arief Budiman yang berjudul Jelang Indonesia Menjadi Negara Super Power ! . Setelah membaca tulisan tersebut, saya langsung teringat dengan kisah Kabayan. Kok Kabayan ? Ada kisah Kabayan yang menjadi inspirasi hidup saya. Ceritanya sebagai berikut :

Suatu hari Kabayan dan temannya Fulan pergi naik gunung. Awalnya tidak ada sesuatu yang aneh tapi setiap mereka menuruni bukit maka Kabayan selalu saja menangis dan selalu gembira ketika menaiki bukit. Sikap Kabayan tersebut menjadi pertanyaan Fulan. Ada apakah gerangan yang menyebabkan Kabayan bersikap demikian.

Dengan santainya Kabayan menjelaskan kepada Fulan.

” Tahukah mengapa saya selalu menangis pada setiap menuruni bukit “

” Ya, sungguh aneh. Mengapa kau menangis, Kabayan ? “

” Saya menangis karena saat kita turun maka nantinya akan bertemu jalan yang menaik. Sebaliknya saya gembira sekali saat jalan menaik karena akan bertemu jalan yang menurun “

” Jadi apa maksudnya ? “

” Roda kehidupan selalu berputar. Ada siang maka pasti ada malam. Ada susah maka pasti ada senang. Ada miskin  maka ada saatnya kita menjadi kaya. “

” Mengapa kau yakin sekali, Kabayan ? “

” Kuncinya adalah optimis dan terus melakukan perubahan untuk menjadi lebih baik “

Bagaimana dengan Indonesia yang kita cintai ini ? Memang setiap mendengar nama Indonesia, ada beberapa komentar yang bernada negatif. Mulai dari masalah korupsi, TKI, ekonomi, sosial budaya (kerusuhan), pendidikan (contohnya Ujian Nasional) dan sebagainya. Kayaknya multi kompleks sekali permasalahan yang dihadapi negeri ini dan susah sekali untuk melakukan perubahan.  Mungkin hal ini banyak dipengaruhi oleh berita-berita yang beredar baik media cetak, elektronik maupun dunia maya (internet).  Berita-berita yang mempunyai nilai jual di blow up besar-besaran. Jarang sekali berita-berita tentang keberhasilan negeri ini diberikan ruang yang lebih besar.  Saya maklumi karena kembali lagi hukum ekonomi yang berbicara.

Tapi kapan negeri ini akan menjadi negara maju dan super power ? Seperti kata Kabayan harus ada optimisme kebangsaan yang dimiliki oleh setiap rakyat Indonesia dan terus menerus secara konsisten melakukan perubahan yang lebih baik. Bahasa agamanya adalah terus berikhtiar  dengan disertai tawaddu.

Saya jadi teringat dengan perjuangan para pendiri bangsa Indonesia. Kalau melihat situasi dan kondisi saat itu sepertinya susah sekali untuk bisa merdeka. Apalagi selama 350 tahun bangsa ini mengalami proses pembodohan yang dilakukan oleh VOC (mewakili kerajaan Belanda). Tapi para pendiri bangsa tidak berpangku tangan, mereka terus berjuang dan optimis dengan keyakinan kalau bangsa Indonesia akan merdeka. Apa yang mereka lakukan semata-mata untuk anak cucu (generasi peneru) mereka di masa yang akan datang. Sekarang inilah kita sebagai penerus mereka bisa menikmati perjuangan para pendiri bangsa.

Sudah seharusnya kita mengikuti apa yang dilakukan para pendiri bangsa dan jangan berpikir kapan tapi buatlah sejarah baru demi anak cucu kita pada masa yang akan datang. Entah kapan tapi saya optimis bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang besar bahkan super power dan menjadi pengambil kebijakan utama (decision maker) bagi perkembangan dunia layaknya negara-negara maju saat ini.

Bangsa ini mempunyai banyak keunggulan mulai dari penduduk, sumber daya alam sampai budayanya yang luhur dan tinggi filosofinya. Lihat saja tulisan Mbak Gendis Pembanyun yang berjudul Ke Tegal Yukkk… . Dari satu kabupaten saja terdapat banyak dialek. Apalagi kalau kita bicara secara nasional maka akan banyak ribuan dialek yang dimiliki. Belum lagi tariannya, seni lukisnya, bangunannya, dan masih banyak lagi. Sudah seharusnya kita memiliki kebanggaan dan menunjukkannya kepada dunia. Jadi tidak salah kalau kita mempunyai optimisme kebangsaan yang tinggi untuk menjadi negara besar yang berpengaruh di dunia.

NB : Tulisan ini hanyalah curahan hati anak bangsa yang merasa optimis kalau bangsanya tidak sejelek apa yang diberitakan selama ini. Ingat banyaklah baca Alhamdulillah pada saat kita susah karena akan datang kesenangan dan banyaknya baca istighfar pada saat kita senang karena akan datang kesusahan. Jayalah Indonesiaku.

One thought on “Optimisme Kebangsaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s