Capsaicin VS Kegemukan

Salah satu komponen pada cabe, capsaicin ternyata dapat menyebabkan penurunan berat badan dan melawan penumpukan lemak dengan memicu perubahan protein tertentu yang menguntungkan tubuh. Sebuah studi baru yang dilakukan pada tikus, capsaicin dapat membantu menghasilkan pengobatan untuk obesitas manusia.

Capsaina (http://en.wikipedia.org/wiki/File:Kapsaicyna.svg)


Jong Won Yun dan rekan-rekannya, para peneliti dari Universitas Daegu di Korea menunjukkan bahwa obesitas merupakan ancaman dunia kesehatan masyarakat yang utama dan berkaitan erat dengan diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya. Laboratorium penelitian telah mengindikasikan bahwa capsaicin dapat membantu melawan obesitas dengan mengurangi asupan kalori, penyusutan jaringan lemak, dan menurunkan kadar lemak dalam darah. Bagaimana capsaicin dapat memicu efek yang menguntungkan tersebut ?

Dalam upaya untuk mencari tahu, para ilmuwan memberikan diet tinggi lemak dengan atau tanpa capsaicin ke tikus laboratorium yang digunakan untuk mempelajari obesitas. Tikus-tikus diperlakukan dengan capsaicin telah kehilangan 8 persen dari berat badan mereka dan menunjukkan perubahan paling sedikit 20 protein kunci yang ditemukan di lemak. Protein yang diubah bekerja untuk memecah lemak.

Temuan ini secara rinci dapat dibaca dalam jurnal American Chemical Society of Proteome Research

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s