“Suamiku Sembilan Orang”

sobatpenghibur.wordpress.com

” Apakah benar ini rumahnya mas Tjiploek ? “

” Benar, Pak. Bapak ini siapa ya ? “

” Saya Pak Rahmat. Mas nya ?! “

” Saya yang bapak cari “

” Ohh mas Tjiploek sendiri “

” Iya hehehehe Ada yang bisa saya bantu “

” Begini… oh ya sampai lupa perkenalkan dulu ini teman saya Bu Rukmini ‘

” Assalamualaikum Bu “

” Wa alaikussalam Mas Tjiploek “

Kemudian mereka saling bersalaman. Tjiploek langsung mempersilahkan duduk di bangku beranda rumahnya,

” Mas Tjiploek, maksud kedatangan saya ke sini karena ada keperluan dengan Mas Tjiploek. Saya tahu Mas Tjiploek dari Pak Dedi. “

” Ohhh Mas Dedi ya ya ya dia teman saya. Terus… “

” Pak Dedi banyak cerita tentang Mas Tjiploek maka itu saya datang ke sini “

” Memangnya Mas Dedi cerita apa saja tentang saya “

” Hmm dia bilang kalau Mas Tjiploek bisa membantu permasalahan Bu Rukmini ini “

Memang sejak awal Tjiploek tidak henti-hentinya memperhatikan kondisi Bu Rukmini. Ada hal aneh dari penampilannya. kepalanya selalu miring ke kiri dan tidak bisa bergerak lurus layaknya orang normal.

” Masalahnya apa Bu ? terus terang saya tidak bisa apa-apa “

” Mas Tjiploek pasti sudah tahu. ” ujar Pak Rahmat.

” Apa ya ? “

” Bu Rukmini, silakan bicara langsung “

Dengan kepala miring Bu Rukmini berusaha untuk bicara walaupun kadang-kadang meringis menahan sakit.

” Mas Tjiploek bisakah bantu saya untuk menyembuhkan penyakit di kepala saya ini ? “

” Lho memangnya ada apa dengan kepala ibu “

” Sudah 3 hari ini kepala saya tidak bisa normal “

” Salah tidur ya Bu “

” Tidak, Mas. Saya sudah periksa ke dokter tidak ada yang salah urat atau salah tidur. Kepala saya sudah begini pas bangun tidur tepat 3 hari yang lalu “

” Nah lho, hehehe saya ini bukan dokter atau tabib Bu. Jadi… “

” Pak Dedi pernah cerita kalo Mas Tjiploek bisa menyembuhkan penyakit-penyakit yang kasat mata “

” Maksudnya ?! “

” Itu lho Mas kayak kena santet, pelet, guna-guna tau penyakit gaib lainnya. Saya yakin kalo Mas Tjiploek bisa menyembuhkan saya “

Tjiploek hanya bisa terdiam sambil merasa heran kok ada penyakit seperti ini.

” Terus terang ya Bu, saya tidak bisa apa-apa dan masih bingung bagaimana caranya menyembuhkan penyakit yang ibu alami “

” Tapi Mas… saya minta tolong sekali “

Tjiploek segera beranjak dari tempat duduknya dan masuk ke dalam. Bu Rukmini dan Pak Rahmat saling berpandang dan tak tahu apa yang harus dilakukan. Apalagi melihat Tjiploek yang langsung masuk ke dalam. Beberapa menit kemudian Tjiploek keluar dari dalam rumah dan duduk kembali di bangkunya.

” Bagaimana Mas Tjiploek ? “

” Hmmmm boleh ibu mendekat saya “

” Sini mas “

” Ke sini lagi… kurang… kurang bu… ke sini lagi “

Ibu Rukmi bergerak mendekat Tjiploek dan duduk di bawah dekat sekali dengan Tjiploek. Tiba-tiba PLAK…PLAK…PLAK… Terdengar suara keras sekali sehingga Ibu Tjiploek dan pembantunya keluar dari dalam rumah.

” Ada apa Ploekkkkkk “

” Tidak ada apa kok Buuu “

” Tadi ada suara keras sekali. Lah ibu ini kamu apakan kok pingsan di depan kamu “

Semua orang yang ada di beranda kelihatan panik dan kaget apa sebenarnya yang dilakukan Tjiploek.

” Aduhhh bagaimana nich Mas. Bu Rukmini tidak sadarkan diri. kenapa Mas Tjiploek menampar leher Bu Rukmini dengan kerasnya sampai tiga kali lagi. “

” Tenang Pak Rahmat…tenang dan jangan panik. Bu Rukmini tidak apa-apa kok. Bi, ambil air putih “

Beberapa saat kemudian membawa air putih dan membasuhkan airnya ke wajah Bu Rukmini, Tidak lama berselang Bu Rukmini sadar diri.

” Alhamdulillah ” ucap semua orang.

” Ada apa sebenarnya ini. Tadi saya kenapa Pak Rahmat. Hah kepala saya… kepala saya bisa bergerak normal lagi. Mengapa bisa begini ? “

” Bu Rukmini… Bu Rukmini tenang saja . Ibu tidak apa-apa. bagaimana dengan kepala ibu ? “

” Alhamdulillah kembali normal Mas Tjiploek. Terima kasih terima kasih Mas …” Bu Rukmini bersimbah di hadapan Tjiploek.

” Eit Bu jangan begitu. jangan bu jangan. Ayo Bu berdiri. “

” Terima kasih mas ” Bu Rukmini berdiri kembali dan balik ke tempat duduknya.

” Sama-sama Bu. “

” Sebenarnya apa yang terjadi dengan saya, mas “

” Ehemmm begini tapi ibu harus jujur ya “

” ya Mas saya akan berkata jujur “

” Apakah ibu memakai susuk ??? “

Tampak Ibu Rukmini kaget mendengar pertanyaan Tjiploek.

” Jujur saja Bu “

” Hmm ya mas tapi tahunya darimana Mas “

” Nich susuknya ” Tjiploek menunjukan tiga jarum emas di telapak tangannya.

Betapa kagetnya Bu Rukmini dan Pak Rahmat setelah Tjiploek menunjukkan 3 benda susuk tersebut.

” Boleh saya tahu, ibu pasang susuk ini dimana ? Untuk apa ibu memakai susuk ini ? Sekali lagi saya minta ibu jujur “

Bu Rukmini diam sejenak kemudian dia berkata.

” Memang benar saya memakai susuk emas tersebut. Saya pasang untuk keperluan bisnis saya dan saya sudah memakainya hampir 8 tahun. “

” Masya Allah !!! Saya baru tahu Ibu pasang ini ” ujar Pak Rahmat.

” Iya Pak Rakmat. saya memakainya agar dagangan saya laku. “

” Memangnya ibu jualan apa ? “

” Saya jualan ayam goreng/bakar. Memang sejak memakai susuk ini dagangan saya laku keras dan berkembang pesat sampai saya mempunya beberapa outlet di Jakarta ini “

” Hebat sekali Bu “

” Ya begitulah Mas Tjiploek. tapi ada syarat yang lain Mas “

” Apa itu Buuuu “

” Saya harus memiliki 9 orang suami “

” Hah 9 orang Bu !!! ” semua yang hadir kaget.

” Lah yang kemarin saya ketemu itu siapa Bu ? ” tanya Pak Rahmat.

” Itu suami saya yang ke-7. “

” Berarti ada suami yang lain dong “

” Ya Pak “

” Apa diantara mereka tahu kalau ibu punya banyak suami ? “

” Tidak ada yang tahu kecuali yang ke-7 ini. Terus terang suami yang ke-7 inilah saya mendapatkan keturunan, seorang anak laki-laki, “

” Dari yang lainnya ibu tidak mempunyai keturunan ??? “

” Benar Mas Tjiploek “

” Edannnn ehhh maaf Bu hehehehe “

” Jadi malu saya Mas. Ini saya lakukan atas perintah mbah Slamet, orang yang memasang susuk tersebut “

” Sekarang Mbah Slamet masih ada ? “

” Sudah meninggal dunia Mas sejak 2 tahun yang lalu. nah ini yang saya takutkan selama ini karena takut kalau saya meninggal dunia nanti maka siapa yang akan mencabut susuk saya. Kata orang, manusia akan susah meninggal kalau masih menggunakan susuknya pada saat menjelang ajalnya. benar atau tidak Mas ? “

” Wah saya tidak tahu tentang hal itu. Yang saya tahu kalau memang Allah SWT berkehendak dengan kekuasaanNya maka tidak ada yang bisa menghalangi. “

” Ya Mas Tjiploek. Saya tahu itu. Terus terang lagi beberapa hari sebelum kepala ini sakit, saya sering dimimpikan dengan penampakan di hadapan saya yaitu wujud makhluk dengan kepala berbentuk kepala ayam dengan badan manusia. Setiap bangun dari mimpi, saya merasa takut sekali apakah saya telah berdosa karena menghalalkan segala cara agar dagangan saya laku keras sehingga dipertunjukkan dengan penampilan orang berkepala ayam ? “

” Hahahaha itu bisa saja benar adanya dan Allah SWT menunjukkannya supaya Ibu sadar , bertobat kepadaNya dan kembali ke jalan yang lurus “

” Ya Mas Tjiploek. Saya telah melakukan banyak perbuatan dosa kepada Allah SWT. Saya berjanji mulai saat ini saya tidak akan memakai susuk atau pergi ke pesugihan lagi. “

” Alhandulillah. Bagus sekali tapi omong-omong bagaimana dengan suami-suami ibu ? “

” saya akan menceraikan semuanya kecuali yang nomor 7 Mas. Alasannya adalah saya melihat yang ke-7 ini orangnya baik, sayang kepada saya dan mau bekerja keras. “

” nah begitu dong Bu rukmini. Saya yakin kalau ibu mau bertobat dan benar-benar menjalankan kehidupan berdasarkan norma-norma agama, usaha ibu akan maju juga dengan pesatnya. “

” Amin. Terus Mas, susuknya bagaimana ? “

” ya sudah ditinggal saja biar saya yang pegang. Siapa tahu bisa saya pakai hahahahaha “

” Ahhh Mas Tjiploek bercanda saja “

” Hehehhe tidakkok Bu hehehehe Sususk ini akan saya buang jauh-jauh di sebuah tempat “

” Oke dech kalau begitu saya mohon pamit dulu “

” Mau pamit Bu “

” Ya Mas. Terima kasih ya. Assalamualaikum “

” Wa alaikumussalam “

Kemudian Tjiploek mengantar Bu Rukmini dan Pak Rahmat sampai pagar rumah. Setelah itu Tjiploek memandangi terus benda susuk yang masih digenggamnya. Aya aya wae manusia di dunia ini. Demi harta orang mau melakukan apapun termasuk melakukan poliandri sampai 9 orang lagi dalam hati Tjiploek.

4 thoughts on ““Suamiku Sembilan Orang”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s