Dosakah Aku ?

irmasenja.blogspot.com

Terus terang saya kurang mengikuti perkembangan musik Indonesia. Banyaknya penyanyi dan band-band baru membuat saya kurang antusias mendengarkan musik-musik mereka. Alasannya adalah hampir semuanya sama genre musiknya dan temanya juga sama yaitu tentang cinta. Ada beberapa bank musik yang saya anggap mempunyai karakter tersendiri yaitu Padi, Dewa19 dan yang terakhir adalah Nidji.

Nah yang terakhir ini menginspirasi saya untuk membuat tulisan ini. Kemarin saat saya sedang menonton film di SCTV, ditengah-tengah film ada iklan yang isinya promosi penyanyi dan grup band. Kebetulan sekali saya melihat dan mendengar lagu Nidji ini. Setelah saya dengar berulang kali dari iklannya maka saya jadi teringat dengan 2 tulisan saya yang mungkin berhubungan dengan tema musik ini yaitu manusia tidak lepas dari dosa tapi apakah dosa yang diperbuat tidak akan pernah diampuni oleh Yang Maha Kuasa ? Kembali lagi tangan Allah bermain dan menggerakkan hati manusia untuk melihat sebuah nilai kebaikan yang memang dimiliki oleh setiap manusia. Kalau kita bicara kesalahan manusia maka tidak akan habis-habisnya.  Kembali lagi semuanya terjadi karena kata Ce I En Te A. Ya Cinta.

Cinta bisa menimbulkan dampak  baik dan buruk tergantung kepada manusianya untuk mengolah cinta tersebut menjadi sebuah kasih sayang atau Rahman Rahim yang merupakan sifat Allah menyatu di dalam diri manusia yang beriman.

Berikut adalah dua tulisan saya yang mengisahkan perjalanan manusia dalam mengarungi samudera cinta. Banyak tantangan, cobaan dan hinaan yang menghadang bagi kedua insan berlainan jenis dalam mencapai rasa kasih sayang. Tulisan tersebut adalah Cuma Dicoblos, Tidak Perawan???? dan Marah.

Dua tulisan tersebut menceritakan tentang 2 sisi yang berbeda dalam menyikapi perbuatan terlarang. Di satu sisi menceritakan bagaimana sebuah perbuatan terlarang dihadapai dengan perasaan ikhlas, pasrah dan mengakui kesalahannya selama ini sehingga kedepannya diperoleh hasil yang baik. Di sisi lain pembiaran hasil perbuatan terlarang tersebut sehingga hancur berantakan kehidupan masa depannya.

Terus terang saya sempat merenung dan menitikkan air mata saat mendengar lagunnya Nidji ini. Walaupun saya belum mengalaminya sendiri tapi betapa mulianya manusia dihadapan Allah SWT dan sudah saatnya juga kita menilai manusia bukan dari luarnya saja karena tiap manusia mempunyai nilai kebaikan yang hakiki.

NB : Tulisan kupersembahkan buat anak angkatku Almarhum  Satria Pratama  (2008-2010) yang telah damai dan tenang di sisi ALLAH SWT. Semoga kau bahagia dan tidak disia-siakan lagi oleh manusia-manusia yang melahirkanmu

4 thoughts on “Dosakah Aku ?

  1. Hanya Tuhan yang Maha Mengetahui apa yang ada dalam benak dan amalan masing-masing manusia…
    (Q pribadi, hidupku penuh dengan himpunan dosa-dosa yang rasanya gak terukur beratnya di hadapan Tuhan (uffh:-( )…mulai dari kafir,murtad,munafik,hamba nafsu,anak durhaka,anti sosial,manusia sampah,maling,kepala batu,sampai anak setan…ga tau deh… Ini nich..contoh nyata mahluk bego (entah,masih pantes disebut manusia opo ora) yang gak tau diri banget…makanya q takut mati…habis,kebanyakan dosa sich…takut ngebayangin ntar bakal disiksa di neraka…ughh…syeremm :-C

    1. adat sah manusia itu ada 2 nopi, dosa dan keinginan. Dosa sudah pasti ada di tiap diri manusia. sekarang bagaimana caranya kita mengurangi dosa saja. memang menakutkan tapi Allah itu Maha Pengampun.

  2. dgn tlus dia mncntaiku,wlu aku single parent dgn 2 ank,tp tmen2nya sllu mnentang hub kmi,apa slah klu aku brhrap khidupan yg lbih baik…mereka bkan hakim kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s