Kehadiran

Petang menjelang matahari terbenam, aku duduk di saung sederhana di tengah luasnya sawah hijau yang tak terbatas luasnya. Suasana hatiku bak merindukan sebuah kehadiran. Kehadiran yang memang sudah digariskan olehNYa untuk meyakinkan diri kalau aku memang pantas menunggunya.

Ingatan yang mengingatkan akan sebuah kedamaian hati dalam sebuah asa yang lama kubiarkan. Takdir itu telah menghampiri untuk menyatakan akan keberadaan insan yang tulus menerima.

Tak tahu kapan, dimana, apa , bagaimana dan siapa. Apakah aku bahagia ? Bahagia yang layak untuk dirayakan dalam kepasrahan diri di hadapanNya. Bahagia itu datang dalam bentuk bayang-bayang yang sengaja Kau tampilkan agar aku mau berpikir kalau kehadiran itu benar adanya.

Aku tahu kalau kehadiran itu telah berdiri dan menunggu dengan suka cita. Tetapi alam mengingatkannya untuk menunggu sampai aku datang dan memegangnya erat-erat. Kehadiran itu memang ada nun jauh di sana. Kebingungan untuk mencari tahu siapakah yang akan merenggutnya dalam uraian kasih sayang.

Terasa indah dan menggugah rasa saat saat ku mengetahui kehadiran itu berada. Telah lama kumenanti walau ku menyadari kalau kehadiran itu merasa disia-siakan. Wahai kehadiran, aku akan mengungkapkan semua yang ada di hati dan memohon maaf telah membuatmu bingung dalam ketidakjelasan. Tapi aku akan datang dan menyatakan sikap batin dalam diri. Kemudian aku akan memelukmu, menjagamu, melindungimu dan mengakhiri kebersamaan sampai Dia memanggil kembali aku atau kau.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s