Musik Dapat Meningkatkan Kemampuan Belajar

music (studentweb.cencol.ca/wtsang15/)

Jurnal Nature Review Neuroscience merilis sebuah artikel yang ditulis  oleh Nina Kraus dan Bharath Chandrasekaran dari Northwestern University di Illinois. Artikel tersebut mengatakan belajar memainkan alat musik dapat merangsang otak  sehingga memberikan manfaat potensial seperti peningkatan belajar dan mudah memahami bahasa.

Hasil studi kedua peneliti tersebut menemukan adanya saling  koneksi antara  sel-sel otak selama latihan musik sehingga dapat membantu komunikasi dalam bentuk yang lain  seperti berbicara, membaca dan memahami bahasa asing. Pengaruh pelatihan musik menunjukkan adanya kemiripan dengan latihan fisik dan berdampak terhadap kebugaran tubuh.  Musik adalah  sumber daya bagi nada otak untuk kebugaran pendengaran.

Penelitian ini menyarankan masyarakat harus memeriksa kembali peran musik dalam  perkembangan individu. Sekolah harus mempertimbangkan   peningkatan upaya untuk  memasukkan pelatihan musik ke dalam kurikulum.

Telinga seorang musisi harus menyesuaikan diri dengan suara musik, waktu dan kualitas. Studi telah menunjukkan bahwa pelatihan tersebut menyebabkan perubahan dalam sistem otak pendengaran. Misalnya, pianis menunjukkan aktivitas otak yang lebih dalam korteks pendengaran (bagian dari otak yang bertanggung jawab untuk pengolahan suara) dibandingkan dengan  non-musisi dalam menanggapi piano. Musisi juga memiliki volume otak yang lebih besar pada daerah-daerah penting  saat  memainkan alat musik termasuk motor dan daerah pendengaran.

Musik dan bicara memiliki sedikit kesamaan. Keduanya menggunakan pitch dan waktu untuk mendapatkan informasi secara keseluruhan  serta membutuhkan memori dan keterampilan perhatian.

Studi menunjukkan anak-anak dengan pelatihan musik memiliki aktivitas saraf  lebih  sebagai respon terhadap perubahan pitch selama bicara dibandingkan dengan tanpa pelatihan musik. Peningkatan kemampuan dalam mendeteksi perubahan pitch bisa membantu musisi mengatur emosi dalam berbicara atau memberikan pernyataan dari sebuah pertanyaan. Dengan musik, anak-anak mempunyai kemampuan kosakata dan membaca lebih baik daripada anak-anak yang tidak mempunyai pendidikan musik. Selain itu musik dapat memudahkan orang dalam mempelajari bahasa asing. Para musisi lebih mampu menyusun pola suara dalam kata-kata pada bahasa asing

Studi menunjukkan musisi lebih  dapat memahami pidato di lingkungan yang bising. Kemampuan  ini mungkin saja terjadi karena para musisi terbiasa belajar membedakan suara tertentu dalam melodi.

Pelatihan musik dapat membantu anak-anak dengan gangguan belajar tertentu seperti disleksia.  Tampaknya musik  dapat  memperkuat proses saraf yang sama kepada  individu yang mempunyai kekurangan  seperti disleksia yang memiliki kesulitan mendengar pembicaraan dalam kebisingan.

Saat ini kebanyakan studi melihat efek yang menguntungkan  dari pelatihan musik dalam  keterampilan berbahasa sehingga beberapa orang tua yang mempunyai cukup biaya membawa anaknya untuk mengikuti pelatihan musik.  Mempelajari efek dari pelatihan musik di sekolah-sekolah akan sangat membantu para ilmuwan dalam  memahami manfaat otak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s