” Mas, ajarkan saya menulis “

dianrose.blogspot.com

Sore itu aku berada di sebuah warnet dekat rumah. Suasana warnet yang sepi membuat aku makin bergairah untuk menulis. 30 menit kemudian seorang wanita muda masuk ke dalam warnet dan duduk di sebelahku. Tiap ruang komputer yang hanya dibatasi oleh sepotong papan triplek memudahkanku untuk memperhatikannya sesekali. Manis juga wanita itu, pikirku. Sepertinya wanita muda yang baru pulang kerja dan mampir sejenak ke warnet. Ku lihat dia sibuk dengan statusnya dan berkomentar di Facebook-nya.

Setiap aku melihatnya, wajahnya menunjukkan ketidaksukaan. Akupun menyadari ketidak sopananku. Mengapa aku tidak berkenalan saja tapi aku merasa tidak suka dengan sikapnya yang sombong. Apakah karena aku tidak tampan, tidak menarik atau biasa-biasa saja ?

Ahhh masa bodo, lebih baik kuteruskan tulisan yang belum selesai. !5 menit kemudian selesailah tulisanku dan aku harus rehat sebentar karena aku sudah tidak mampu menahan rasa ingin buang air kecil. Setelah itu aku akan menulis kembali dengan tema tulisan berikutnya.

Begitu aku kembali ke komputerku, tampak secarik kertas. Siapa gerangan yang mengirimkannya. Di carik kertas tersebut tertulis :

” Mas, maukah mengajarkan saya menulis. Saya suka tulisan-tulisan Mas. Tertanda Gadis Sebelah “

———–

NB : Rupanya gadis itu sedang membuka dan membaca tulisan-tulisanku yang ada di blog pribadiku. Ternyata oh ternyataūüėÄ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s