Mengambil Barang Milik Setan

Bocah Edan !!! Itulah julukan yang saya berikan kepada teman sejati ini. Seorang teman yang selalu membuat saya tertawa dan bergairah dalam mengarungi hidup. Sayang, Bocah Edan sudah lama meninggalkan saya selama-lamanya sekitar 6 tahun yang lalu. Banyak kenangan yang kami alami baik suka maupun duka.

Tetapi sudahlah, saya tidak ingin terlarut dalam kedukaan dengan meninggalnya bocah edan. Sebelum ajalnya, Bocah Edan berpesan agar dalam menghadapi hidup ini saya dan teman-teman selalu tersenyum dan bercanda ria seolah-olah kita akan masuk surga hahahaha.

Banyak kejutan yang ditunjukkan oleh Bocah Edan dalam hidupnya. Walaupun berpenampilan sederhana dan bersahaja, Bocah Edan kerap menunjukkan ilmu dan pengalamannya yang tidak pernah diduga oleh saya sebelumnya.

Seperti biasa, kalau ada misi tertentu Bocah Edan selalu mengajak saya jalan-jalan ke sebuah tempat. Biasanya bakal ada sesuatu yang didapat oleh saya dalam setiap kunjungannya ke sebuah tempat. Kali ini Bocah Edan mengakaj saya ke Monumen Nasional (MONAS).

Monas ??? Ya Monas hehehe. Tidak seperti sekarang dimana kondisi Monas sudah berubah secara fisik yaitu sekelilingnya ditutup oleh pagar besi setinggi hampir 2,5 meter agar taman di sekitar Monas bisa terawat dan steril dari aksi mesum para pasangan muda-mudi. Beda dengan Monas sekitar 9 tahun yang lalu, tidak berpagar dan orang bebas masuk ke dalam areal tugu Monas. Karena bebasnya itulah yang membuat Monas menjadi tempat nongkrong yang mengasyikkan terutama bagi pasangan muda-mudi yang dimabuk asmara. Kadang kala tanpa malu-malu pasangan lain jenis tersebut melakukan aksi pagut memagut bibir di tempat umum.

Bocah Edan mengajak saya jalan-jalan pada malam hari. Saat itu jam menunjukkan pukul 18.25 WIB, kami tiba di Monas. Mulailah Bocah Edan dan saya berjalan mengelilingi Monas. Dimulai dari depan Balai Kota Jakarta. Kami telusuri keseluruhan arean Monas tersebut.

Setiap Bocah Edan melihat orang berpacaran, dia mengajak saya menghentikan langkah kaki. Bocah Edang mengajak saya untuk mengamati dari jauh segala aktivitas kedua insan berlainan jenis yang sedang dimabuk asmara hehehe…. dasar tidak ada kerjaan si Bocah satu ini pikir saya. Sambil mengendap-endap, Bocah Edan berbisik kepada saya.

” Lihat Cech ! Ada orang yang sedang pacaran. “

” Asyik dong “

” Memang asyik tapi membahayakan “

” Membahayakan bagaimana ? “

” membahayakan bagi yang melihat “

” Ha ha ha ha ha maksudnya yang melihat jadi kepingin ??? “

” Iya ha ha ha ha ha Tuh lihat Cech! Ada setan yang lewat dan mulai mendekati mereka “

” Mana ? Mana ? Saya tidak melihat… “

” Masak tidak melihat ? Tuh khan si cewek mulai gelisah karena setan beterbangan di dekatnya “

” Dasar edan. Dari mana tahunya Kalau setan beterbangan ? “

” Kamu aja yang ridak melihat, Cech. Tapi tenang dari jauh kita bisa atasi setannya “

” Bagaimana caranya ? “

” Kita ambil barang milik setan. Nih lihat huppps… ” Bocah Edan menggerakkan jari telunjuknya ke atas.

” Berhasil ? ” tanya saya yang memang bingung melihat pola bocah satu ini.

” Berhasil dong he he he. Saya sduah berhasil mengambil beberapa barang milik setan “

” Tahunya berhasil ? “

” Lihat dengan jelas, Cech. Sekarang si cewek dan si cowok sama gelisahnya. Tingkah laku mereka mulai kelihatan kikuk. Si cewek berusaha menutupi bagian vitalnya dengan kedua tangannya. Sedangkan si cowok, matanya mulai plarak plirik ke kanan dan ke kiri. Keringatnya juga mulai bercucuran seperti hujab turun dengan derasnya.

” Ohh itu tandanya kalau setan kehilangan barang miliknya. Tapi yang diambil oleh kamu, barang milik setan yang mana ? Buktikan dong “

” Ha ha ha ha ha kamu penasaran ya Cech. Karena malam, jadi nggak kelihatan barangnya. Kalau kamu masih penasaran, coba saja kamu dekati dan lihat ke atas pohon besar itu ” Bocah Edan menunjuk sebuah pohon besar yang jaraknya sekitar 20 meter dari posisi pasangan yang berpacaran tersebut.

” Pohon yang mana ? “

” Itu sebelah kiri kamu, Cech “

” Tidak kelihatan apa-apa “

” Ayo kita dekatin pohon tersebut “

Beberapa menit kemudian,

‘ Ha ha ha ha ha itu barang setan yang kamu ambil ? “

” Iya ha ha ha ha ha “

” Hebat euy. Kok bisa sih. Ajarin saya dong. Boleh juga ilmu kamu itu he he he he “

” Enak aja ngajarin kamu. Nanti kamu malah keyagihan lagi kalau kamu menguasai ilmu ini. Ya sudah. Kita lanjutkan lagi perjalanan di Monas ini. Kita telusuri satu per satu. Lumayanlah dalam satu malam kita bisa mengambil lebih banyak barang milik setan. Nanti kita hitung jumlahnya ya Cech. Tapi kamu yang naik ke pohon besar ini. OK !!! “

” Ogah…. !!! Kamu saja yang naik dan ambil barang milik setan itu “

” Okelah, kalau begitu. Saya yang naik ke pohon tetapi kamu tandai dulu pohon ini supaya nanti habis kelililng -keliling, kita tidak kesasar untuk mencari pohon penyimpanan barang milik setan ini he he he “

” Oke “

Kemudian kami melanjutkan penelusuran areal Monas dan mengamati pasangan muda-mudi yang lagi pacaran berikutnya. Sungguh malam yang mengasyikkan dan penuh canda tawa sampa-sampai perut terasa kaku seperti kram karena terlalu sering tertawa pada setiap Bocah Edang melakukan aksinya mengambil barang milik setan yang bertebaran di Monas.

Pertanyaannya adalah apakah jenis barang milik setan yang diambil oleh Bocah Edan ? Ternyata berbgai jenis, model, ukuran, corak dan bentuk CD dan BH milik beberapa pasangan muda-mudi yang sedang berpacaran dan berbuat mesum di Monas. Barang-barang milik setan tersebut oleh Bocah Edan disangkutkan dan dikumpulkan di sebuah pohon besar. Jadi kalau saja siang hari, maka akan tampak pohon tersebut sedang “berbuah” dalam bentuk dan jenis buah terbaru yang tidak ada di seluruh dunia he he he.

Jadi bisa dibayangkan saat Bocah Edan mengambil barang-barang tersebut maka pasangan yang berpacaran tersebut tidak memakai…. Pantasan saja keduanya gelisah ha ha ha ha ha Memang unik ilmunya Bocah Edan.

ezazx.wordpress.com/2010

Protected by Copyscape Plagiarism Checker

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s