Mata Lebah Buatan Dengan Bidang Pandang 280°

http://www.robaid.com

Meskipun dalam desain yang sederhana, otak kecil  dan mata majemuk seekor lebah membentuk sistem kontrol penerbangan yang kompleks dan memberikan petunjuk kontrol bagi serangga  melalui pembesaran 3-D dalam menghadapi rintangan dari  daun, bunga dan madu sisir. Peneliti telah menciptakan kamera-mikro yang memungkinkan kendaraan mikro tanpa awak  (Unmanned Aerial Vehicle (UAV)) mempunyai  kemampuan untuk melihat dunia seperti yang dimiliki oleh  lebah.

Jurnal Bioinspiration & Biomimetics edisi 6 Agustus 2010 merilis sebuah penelitian oleh  Wolfgang Stürzl dan rekan-rekannya dari Universitas Bielefeld Jerman yang  menjelaskan bagaimana mereka menggunakan cermin melengkung khusus dari bahan gelas akrilik untuk membuat kamera dengan pemandangan 280 derajat.

Tidak seperti lebah madu hidup, yang matanya terdiri dari potongan-potongan  kecil yang mempunyai  sensor tersendiri, Stürzl harus menjejalkan semua data melalui jalur tunggal. Untuk fokus foto, Stürtzl  menggunakan  lensa  150 derajat untuk  fokus gambar dari depan  dan cermin melengkung khusus 130 derajat untuk mengumpulkan berbagai cahaya . Sebuah komputer melakukan konversi gambar melengkung ke dalam gambar yang dapat dianalisis oleh manusia.

Bee eye view. (Credit: Image courtesy of Institute of Physics)
bielefeld bee eye biomimicry (www.robaid.com)

Komputer memproses dan mengikat gambar secara bersamaan menjadi sebuah gambar yang koheren, dengan kecepatan rata-rata 10 miliseconds per frame. Pada kecepatan tersebut, komputer  dapat menghasilkan 25 frame per detik  dengan mudahnya yang dibutuhkan  untuk memproduksi alur  film.

Dalam kondisi saat ini, kamera tidak memiliki kemampuan untuk membuat penyesuaian dinamis yang diperlukan dalam penerbangan. Selain itu  untuk mensimulasikan penglihatan  penuh dari lebah maka  Stürzl perlu menambahkan sensor ultraviolet karena lebah madu dapat melihat dengan  menggunakan panjang gelombang cahaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s