25 Keinginan Seorang Anak Kecil

Sekitar 30-an tahun yang lalu ada seorang anak laki-laki berusia 7 tahun sedang menonton film  video bersama sang Kakek. Ternyata keduanya sedang menyimak dan sesekali tertawa terbahak-bahak. Rupanya mereka sedang menikmati film ” Three Stoogers “, sebuah film humor yang menceritakan tentang kekonyolan-kekonyolan yang dilakukan oleh 3 tokohnya yaitu Larry, Moe dan Curly.

Setelah film tersebut berakhir, sang kakaek memanggil cucu laki-lakinya tersebut.

” Cu, bisa kamu duduk di sebelah mbah ? “

” Dalem mbah ” Bergegaslah sang cucu ke arah tempat duduk sang kakek.

” Sudah tidak bersedih lagi khan kamu ? memangnya tadi kamu mengapa sejak pagi wajahmu merengut saja “

” Tadi habis diomelin ayah gara-gara kemarin pas datang guru ngaji, saya malah kabur lewat jendela. Masalahnya membosankan sekali cara ngajar guru ngajinya mbah “

” Ohhh begitu, jelas saja ayahmu marah. Kamu khan bisa mengatakan kepada ayahmu agar guru ngajinya diganti. Tapi nanti dulu 2 kakakmu nggak komplain kok dengan guru ngajinya. “

” Ya mbah. Mereka khan anak-anak penurut. Pokonya ikutin aja perintah ayah “

” Tapi kamu nggak boleh begitu dong. Contoh kakak-kakakmu. “

” Malas ah mbah. “

” Ya sudah.  Mbah mau tanya apa saja yang sudah kamu dapat selama belajar mengaji ? “

” Itu mbah belajar juz ama dan baca Al Qur’an. “

” Bagus dong “

” Bagus bagaimana sih mbah. Wong membosankan “

” Membosankannya dimana ? “

” Ya itu cuma hafalan aja yang diajarkan “

” Terus maunya kamu apa Cu ? “

” Cerita dong… cerita tentang agama mbah “

” Ya ya ya mbah mengerti. Nah sekarang mbah mau tanya ada berapakh jumlah nabi/rasul yang diajarkan dalam agama Islam ? “

” Ahhh itu kecil mbah. 25 mbah. “

” Memang kamu cucu mbah yang paling pintar “

” Nah itu mbah mengapa saya katakan membosankan tadi “

” Bosannya dimana ? “

” Guru ngaji nggak pernah cerita tentang 25 nabi dalam setiap pengajian. “

” Kelihatannya kamu suka sekali dengan cerita 25 nabi dan rasul ya “

” Iya mbah karena berhubungan dengan 25 keinginan saya mbah “

” Hah 25 keinginan ??? Anak sekecil kamu sudah punya keinginan. Kalau boleh tahu apa sih 25 keinginan kamu tersebut ? “

” Satu, saya ingin menjadi yang pertama seperti Nabi Adam AS. Selalu yang pertama dalam segala hal. Pertama yang memulai, pertama yang mengakhiri, pertama yang menemukan, pertama dalam hal keimanan, pertama dalam kepandaian dan masih banyak lagi dech mbah “

” Terus… “

” Kedua saya ingin seperti Nabi Idris AS. Mempunyai kepandaian dalam berbagai disiplin ilmu, kemahiran, serta kemampuan untuk menciptakan alat-alat untuk mempermudah pekerjaan manusia, seperti pengenalan tulisan, berhitung, perbintangan, dan sebagainya. Dengan menggunakan akal pikirnya itulah maka Saya bisa berumur panjang Mbah seperti beliau. “

” Wao kok kamu tahu sih hehehe “

” Ketiga, saya ingin seperti Nabi Nuh AS. Termasuk dalam kelompok ulul azmi (orang yang mempunyai kemauan yang kuat dan teguh), Sabar dan  bijaksana dalam menghadapi orang yang keras kepala terhadap sebuah kebenaran. Terus menerus mengingatkan walaupun dalam jangka waktu yang lama sekalipun. Intinya mbah terus istiqomah untuk mengajak orang kembali kepada ajaran Allah SWT.

” Hehehehe benar nich kamu bicaranya “

” Benar mbah. Keempat, saya ingin seperti Nabi Hud AS . Menjadi pesuruh Allah yang diberi tugas untuk membawa manusia ke jalan yang benar, beriman kepada Allah yang menciptakan,  menghidupkan dan mematikan serta memberi atau mencabut rezeki manusia. Saya tidak mengharapkan upah dan menuntut balas jasa atas usaha saya memimpin dan menuntun manusia  ke jalan yang benar. Saya hanya menjalankan perintah Allah dan memperingatkan bahwa jika manusia tetap menutup telinga dan matanya maka azab Allah akan datang.

” Hmmmm terus cu “

” Kelima, saya ingin seperti Nabi Saleh AS. Bersikap aktif mencegah perbuatan  maksiat dan kemungkaran yang berlaku di depan mata. Karena dengan melakukan tugas amar makruf nahi mungkar yang menjadi fardu kifayah itu, setidak-tidaknya kalau tidak berhasil mencegah kemungkaran yang terjadi di dalam masyarakat  maka saya telah membebaskan diri dari dosa, menyetujui atau merestui perbuatan mungkar itu

” Hehehe semangat sekali cucu mbah ini “

” Iya dong mbah harus semangat. Keenam, saya ingin seperti Nabi Ibrahim AS. Berani melawan ketidakbenaran yang dilakukan oleh para penguasa yang zholim walaupun nyawa taruhannya. Menjadi orang tua yang adil terhadap anak-anaknya.

” Ayo teruskan mbah mendengarkan kok “

” Ketujuh, saya ingin seperti Nabi Luth AS. Menyerukan kepada manusia  meninggalkan kebiasaan melakukan perbuatan homoseks dan lesbian. Perbuatan iersebut bertentangan dengan fitrah dan hati nurani manusia serta menyalahi hikmah yang terkandung didalam penciptaan manusia menjadi dua jenis yaitu lelaki dan wanita. Memberikan nasihat dan menganjurkan supaya menghormati hak dan milik tiap individu dengan meninggalkan perbuatan perampasan, perompakan serta pencurian yang selalu dilakukan di antara sesama manusia. “

” Ya ya ya “

” Kedelapan, saya ingin  seperti Nabi Ismail AS. Ingin menjadi anak yang soleh dan taat kepada Allah dan berbakti kepada orang tua. Nah yang kesembilan, saya ingin seperti Nabi Ishak AS. Mampu menjaga dan meneruskan kehormatan keluarganya. “

” Lanjutkan dong “

” Mbah nggak bosan khan ? “

” Nggak ayo teruskan keinginan kamu “

” Kesepuluh, saya ingin menjadi Nabi Yakub AS. tetap menjaga ikatan persaudaraan dan melakukan silaturahim kepada sesama manusia termasuk kepada saudara sendiri yang sebenarnya sungguh membenci diri kita, Mbah.  Kesebelas, Saya ingin menjadi Nabi Yusuf AS. Walaupun saya mempunyai wajah yang tampan dan rupawan serta disukai oleh banyak kaum hawa tetapi tetap akan menjaga keimanan saya. Memaafkan perbuatan saudara-saudara saya yang telah menghina, mencelakai dan memperlakukan dirinya dengan jahat. “

” Ya ya ya mbah jadi makin tertarik Cu “

” Kedua belas, saya ingin menjadi Nabi Syu’aib AS. Berusaha untuk menghindari perbuatan kemungkaran, kemaksiatan dan tipu menipu dalam pengaulan . Kecurangan dan perkhianatan dalam hubungan dagang seperti pemalsuan barang, kecurian dalam takaran dan timbangan. Sebagai  pedagang besar dan pemilik modal, saya tidak akan mempermainkan pedagang dan ptani kecil. Ketigabelas, saya ingin menjadi Nabi Ayyub AS. Menjadi seorang mukmin sejati ahli ibadah yang tekun. Hari-harinya terisi penuh dengan ibadah, sujud kepada Allah dan bersyukur atas segala nikmat dan kurnia yang diberikan kepadanya walaupun dalam kondisi sakit dan hidup dalam kemiskinan. “

” Benar kamu mau menjadi seperti Nabi Ayyub AS ? “

” Hehehehe Insya Allah Mbah. Terus yang keempatbelas, saya ingin menjadi Nabi Dzulkifli AS. Sesuai dengan namanya Dzulkifli  berarti yang dibebani tugas maka saya akan menjalankan tugas yang diberikan kepada saya dengan baik. Bersikap adil dalam segala urusan. Yang kelimabelas, saya ingin menjadi Nabi Musa AS. Menjadi penyampai pesan terbaik  dari Allah SWT, mengajarkan bagaimana untuk menjadi seorang pemimpin yang penuh belas kasihan terhadap orang-orang yang dipimpin, tidak takut terhadap penguasa yang berbuat zholim walaupun nyawa menjadi taruhannya. “

” Bagus Cu, terus yang berikutnya ? “

” Keenambelas, saya ingin menjadi Nabi Harun AS. Mempunyai kefasihan dan kepandaian berbicara sehingga dapat menarik simpati orang untuk kembali ke jalan yang benar. Ketujuhbelas, saya ingin menjadi Nabi Daud AS. Walaupun mempunyai keterbatasan fisik tapi tidak takut melawan yang kuat sekalipun bila membela sebuah kebenaran dan menjadi pemimpin yang disegani oleh yang dipimpinnya. Kedelapanbelas, saya ingin menjadi Nabi Sulaiman AS. Mempunyai kecerdasan, ketajaman otak, kepandaian berfikir serta ketelitian di dalam mempertimbangkan dan mengambil sesuatu keputusan. Kesembilanbelas, saya ingin menjadi Nabi Ilyas AS. Menyelamatkan manusia daripada mempercayai banyak tuhan.

” Sudah ke berapa Cu ? “

” Keduapuluh, saya ingin menjadi Nabi Ilyasa AS. Tak lelah menyeru ke jalan kebaikan yaitu jalan yang diperintahkan oleh Allah SWT. Keduapuluh satu, saya ingin menjadi Nabi Yunus AS. Mengajak manusia  untuk  menyembah kepada Allah yang telah menciptakan manusia   dan menciptakan alam semesta, meninggalkan persembahan manusia kepada berhala-berhala yang dibuat sendiri dari batu dan berhala-berhala yang tidak dapat membawanya manfaat atau mudarat bagi manusia. Keduapuluh dua, saya ingin menjadi Nabi Zakariyya AS. Selalu sabar menunggu datangnya barokah dari Allah berupa seorang anak yang telah lama dinantikan. Keduapuluh tiga, saya ingin menjadi Nabi Yahya AS. Sebagai anak tunggal dan seorang pembabtis, yaitu memandikan orang-orang berdosa yang bertaubat. Pemandian itu bukan berarti mensucikan dosa, melainkan hanya sebagai tanda bahwa orang yang dimandikan telah bertaubat. Jadi taubatnya inilah yang insya Allah akan mensucikan dosanya. “

” Sudah semua keinginanmu ? “

” Belum mbah masih ada dua lagi. Keduapuluh empat, saya ingin seperti Nabi Isa AS. Walaupun lahir tanpa diketahui siapa ayahnya tapi bisa menyembuhkan segala penyakit terutama kaum miskin dengan tujuan untuk mengajak kembali ke jalan Allah SWT dan menunjukkan betapa Allah Maha Segalanya. Hanya dengan mengucapkan Kun maka Jadilah apa yang dikehendakinya. Saya ingin mengajarkan dan menerapkan nilai kasih sayang dalam segala aspek kehidupan. Yang keduapuluh lima, saya ingin seperti Nabi Muhammad SAW sebagai penyempurna diri untuk bisa dikatakan manusia seutuhnya. Sungguh-sungguh menjalankan dengan perbuatan sesuai dengan yang ada di dalam Al Qur’an (Qur’an Nul Addin, Qur’an Nul Hakim, Qur’an Nul Karim) dan mengerti makna Rubbudiyah (Sang Pencipta), Mulkiyah (Tempat CiptaanNya) serta Uluhiyah (Yang DiciptakanNya). Itu mbah semuanya hehehe “

” Aduh keren sekali penjelasan cucu mbah ini. Senang mbah mendengar semua keinginan-keinganmu Cu “

” Nggak banyak khan mbah hanya 25 keinginan saja hehehe “

” Nggak banyak sih cuma kebanyakan aja hahaha “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s