Teh Seduh Lebih Sehat Dibandingkan Dengan Teh Botol

brewed tea (teawithfriends.blogspot.com)

Biasanya  minuman teh botol  ditempeli sebuah label yang menyatakan komposisi minuman  tersebut kaya antioksidan. Tapi sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa untuk  mencari antioksidan dosis tinggi yang sehat lebih baik menyeduh teh sendiri di rumah.

Dalam studi tersebut ditunjukkan juga bahwa Banyak minuman teh botol yang terkenal mengandung sedikit antioksidan dibandingkan dengan satu cangkir  teh hijau atau hitam yang diseduh di rumah. Untuk mendapatkan antioksidan (polifenol) setara dengan satu cangkir teh seduh  maka konsumen harus meminum  20 botol minuman teh yang dijual di toko-toko.

Peneliti studi Shiming li, seorang analis  produk kimia  dan natural  di WellGen, Inc (perusahaan bioteknologi di North Brunswick, NJ) mengatakan  adanya  kesenjangan persepsi yang besar antara konsumsi teh dan jumlah nutrisi yang sehat (polifenol) dalam minuman teh botol. Berdasarkan analisis terhadap  minuman teh botol ditemukan kandungan polifenol yang sangat rendah.  Perlu diketahui bahwa WellGen, Inc adalah perusahaan yang mengembangkan makanan kesehatan  untuk pasien termasuk produk teh hitam eksklusif yang  dipasarkan untuk memberikan  manfaat anti-inflamasi. Selain itu, minuman teh botol sering mengandung sejumlah besar gula yang dapat mempengaruhi kesehatan konsumen.

Penelitian ini dipresetasikan pada  tanggal  22 Agustus 2010 di 240th National Meeting of the American Chemical Society (ACS) di Boston, Amerika Serikat.

Antioksidan adalah zat yang melindungi sel terhadap kerusakan dari molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas. Antioksidan memegang  peranan penting  dalam mencegah berbagai penyakit termasuk kanker, penyakit jantung dan Alzheimer.

Li dan koleganya mengukur tingkat polifenol dari enam merek teh yang dibeli dari supermarket. Setengah dari 6 merek teh tersebut  tidak mengandung  antioksidan  antioksidan. Sisanya memiliki sejumlah kecil polifenol  yang  mungkin sedikit memberikan manfaat bagi kesehatan terutama bila mengingat asupan gula tinggi dari minuman teh.

Enam merek minuman teh botol  yang dianalisis oleh Li mengandung  81, 43, 40, 13, 4, dan 3 miligram polifenol per 16-ons botol. Satu cangkir rata-rata  teh hijau atau hitam yang diseduh di rumah mengandung 50-150 miligram polifenol padahal harganya hanya sekian sen saja.

Setelah air, teh adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi. Penjualan teh di Amerika Serikat telah meningkat empat kali lipat sejak tahun 1990 dan sekarang secara total mencapai sekitar $ 7 miliar per tahun.

Li mengatakan bahwa beberapa produsen memang telah mencantumkan kandungan polifenol pada label botolnya.  Tetapi  jumlah kandungan polifenolnya mungkin saja salah, karena tidak ada standar  industri (pemerintah) atau pedoman untuk mengukur kandungan  senyawa polifenolik dalam produk tertentu. Misalnya sebuah teh celup  biasa memiliki berat sekitar 2,2 gram dan dapat berisi sebanyak 175 mg polifenol.  Tapi kandungan polifenol dalam teh celup dapat  berkurang dan hilang pada saat diseduh air panas. Kehilangan kandungan polifenol  dalam proses produksi  di pabrik dapat bervariasi terutama pada saat penyiapan  menyiapkan batch dan waktu penyeduhan  teh.

Polifenol mengandung zat berasa pahit  dan  astringent maka itu produsen mengurangi rasa pahit dan astrigent  pada produk teh botol mereka untuk menjaring  banyak konsumen. Produsen juga  mengurangi kadar tehnya dan penambahan  sedikit  gula untuk menambah  selera  dan rasa manis.

Li menggunakan  High-Performance Liquid Chromatography (HPLC), untuk melakukan pengukuran  kandungan  polifenol dalam minuman teh botol. Li berharap penelitian ini akan mendorong produsen dan lain-lain menggunakan cara pengukuran  HPLC yang sama   agar konsumen mendapatkan informasi yang jelas tentang kandungan gizi yang terdapat di dalam produk makanan dan minuman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s