Kepala Bukanlah Pembawa Beban Yang Efisien

Penelitian baru yang dipublikasikan  oleh  Jurnal  Applied Ergonomics bulan Juli 2010  menunjukkan  bahwa kebiasaan wanita  Afrika membawa barang-barang di atas  kepala menyebabkan  rasa sakit di leher dan tidak efisien dibandingkan metode lain. Kebanyakan para wanita tersebut melakukannya  karena kebutuhan sehingga mereka terpaksa menggunakan kepalanya sebagai alat untuk membawa barang  dalam perjalanan termasuk perjalanan di  daerah sulit.

African women feel backpacks more efficient, less painful than head-carrying packages except over rough terrain. Credit: Ray Lloyd, University of Abertay Dundee

Hasil penelitian ilmuwan di Skotlandia dan Afrika Selatan tersebut   bertentangan dengan hasil  penelitian yang dilakukan sekitar 25 tahun yang lalu. Penelitian terdahulu  menyatakan teknik menopang barang  di atas kepala secara  signifikan lebih efisien daripada membawa barang-barang  dengan tangan atau  dalam ransel dan para wanita  Afrika dengan mudah bisa membawa beban  sampai seperlima dari berat badan mereka. Salah satu  penjelasannya  adalah bagian dari energi digunakan  untuk mengangkat   beban  dapat diubah menjadi energi yang digunakan untuk bepergian.

Ray Lloyd, seorang ilmuwan Olahraga dari   University of Abertay Dundee yang melakukan penelitian ini dan tinggal di Botswana selama 8 tahun menyatakan kekagumannya atas kemampuan para wanita Afrika  membawa  beban yang sangat berat seperti kayu bakar dan air di  kepala mereka. Lloyd mencatat studi asli tentang pembawa barang di kepala didasarkan  pada 4-6 wanita  dan menyarankan sebaliknya  yaitu kepala sebagai penahan beban barang tidak lebih efisien dibandingkan metode lain dan sangat menyakitkan bagi mereka.

Llyod yang  bekerja di laboratorium South Africa’s Cape Peninsula University of Technology memimpin tim ilmuwan untuk melakukan analisis  terhadap  24  wanita suku Xhosa yang terkenal sebagai pembawa beban dengan  cara yang berbeda. Ini termasuk 13 wanita dengan pengalaman  lebih dari 10 tahun sebagai pembawa beban dan 11  wanita tanpa pengalaman  sama sekali, Kemudian dipelajari bagaimana kondisi  mereka pada saat berjalan di treadmill baik  tanpa beban, beban di punggung atau beban di kepala. Selain itu juga dilakukan percobaan terhadap  9 wanita  Inggris dari British Territorial Army yang telah berpengalaman  membawa ransel berat  tapi tidak mempunyai  pengalaman membawa barang  di  kepala.

Dalam prakteknya tak satupun  dari para wanita mengatakan membawa barang di kepala  lebih mudah. Ternyata mereka  mengkonsumsi jumlah oksigen yang sama  (indikator energi   yang dikeluarkan) dengan  mereka yang  membawa beban di punggung. Hal ini berarti bagi beberapa wanita berpengalaman membawa beban di kepala tidak memberikan manfaat . Tetapi bagi yang tidak berpengalaman menyatakan  lebih efisien membawa beban di kepala pembawa.

Pada saat di wawancarai, para wanita yang membawa beban di kepala  merasakan ketidaknyamanan dan nyeri di leher  sehingga setiap kali mereka kembali mengambil air maka mereka selalu minta dipijat pada bagian leher nya. Semua  wanita setuju bahwa mereka akan lebih memilih metode alternatif  transportasi barang-barang penting seperti air dan kayu bakar.  Pada saat ini Llyod dan rekan sedang menyelidiki apakah membawa barang  di kepala menyebabkan kerusakan di leher  dalam jangka panjang.

Penemuan ini bisa  membantu mencarikan  cara yang lebih efisien bagi manusia pada saat mengangkut barang.  Perlu adanya  sistem yang memungkinkan gerakan yang  lebih alami pada bagasi yaitu  keseimbangan berat sekitar  batang tubuh  dan lebih efisien dibandingkan  membawa barang  dengan  ransel dan kepala.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s