Apakah Cenayang Dapat Berbicara Dengan Orang Yang Sudah Mati ?

http://www.imdb.com

Dalam film Clint Eastwood terbaru “Hereafter“,  George yang diperankan oleh aktor Matt Damon digambarkan sebagai   orang yang memiliki kemampuan dapat berkomunikasi dengan hantu. George yang telah  pensiun dari bisnis “Penghubung Orang Mati” sudah tidak mau lagi bergelut dalam  melakukan pembacaan untuk orang-orang yang baru saja kehilangan orang yang dicintai. George merasa kemampuan yang dimilikinya tersebut sebagai kutukan bukan berkah.

George seringkali melihat kemampuannya sebagai kutukan. Namun pada kenyataannya, mereka yang mengaku sebagai media psikis (seperti James van Praagh, John Edward, Alison DuBois, dan Sylvia Browne) bersemangat mengeksploitasi  “kutukan” mereka untuk mencetak jutaan dolar melalui  transaksi buku, penampilan  dan acara TV.

Hampir setiap kebudayaan, masyarakatnya  percaya bahwa orang yang hidup dapat berkomunikasi dengan orang yang sudah meninggal dunia.  Hantu dan komunikasi dengan ruh  kerap muncul dalam literatur klasik, termasuk Mitologi, Alkitab dan karya-karya Shakespeare.

Di Inggris Victoria,  untuk dapat menghubungi orang mati maka banyak kalangan untuk melakukan acara ritual dengan menggunakan  papan Ouija, meja berkaki tiga, lilin dan perlengkapan lain. Di AS pada tahun 1800-an terjadi peningkatan secara dramatis   kepercayaan dalam berkomunikasi dengan orang mati  bersamaan dengan munculnya Spiritualisme  (kepercayaan  yang didasarkan pada  adanya  komunikasi  dengan ruh   oleh dua orang perempuan bersaudara di Hydesville, New York).  Terlepas dari kenyataan bahwa kemudian mereka   mengakui  hanya berpura-pura untuk mendapatkan pesan dari antara orang mati namun  kepercayaan  ini berkembang pesat dengan jumlah penganutnya mencapai lebih dari 8 juta pada tahun 1900.

Selama lebih dari satu abad, banyak orang yang berperan sebagai medium ditangkap karena pura-pura  melakukan  komunikasi roh. Harry Houdini  banyak mengekspos  penipuan yang dilakukan oleh paranormal  yang menggunakan tipu daya untuk membuat orang awam  percaya terhadap adanya pesan dari roh.  (Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada buku Massimo Polidoro berjudul  “Final Séance” Prometheus Books, 2001).

Apakah ini  nyata atau bohong ? Pada abad yang lalu, mediumyang  “berhubungan dengan ruh” selama pemanggilan arwah  akan menulis sebuah pesan di halaman kertas.  Tangan cenayang  yang diduga dipandu oleh hantu akan menyampaikan pesantertulis secara panjang lebar.

Anehnya, hantu tampaknya  telah kehilangan kemampuan untuk menulis sejak saat itu atau bahkan berkomunikasi secara efektif. Pada saat ini  roh-roh yang masuk  melalui media tampaknya lebih suka permainan menebak,  menawarkan ambigu dan  informasi samar-samar.  Seperti “Aku mulai kehadiran dengan huruf M, atau J dalam nama seorang ayah.  Apakah sang ayah memberi  sesuatu yang istimewa agar selalu  mengingatnya ? “

Jika komunikasi roh adalah nyata, mungkin orang akan  berpikir bahwa banyak kasus pembunuhan yang belum terpecahkan  dapat dengan mudah diselesaikan hanya dengan menghubungi orang mati dan semakin spesifik dapat menunjukkan  bukti tentang keadaan kematian korban.

Namun kemampuan para cenayang  tidak pernah dapat dibuktikan secara  ilmiah dan terlacak  catatan keberhasilan yang pernah dilakukan. Pada tahun 2002, Browne, pembawa acara “Montel Williams” mengatakan kepada  orang tua anak yang hilang (Shawn Hornbeck) bahwa putra mereka telah meninggal dunia.  Tubuhnya ditemukan di daerah berhutan dekat dua batu besar, ia telah diculik oleh “orang berkulit gelap”,  mempunyai postur tubuh sangat tinggi  dengan  rambut gimbal.  Tetapi pada kenyataannya Hornbeck dan anak lainnya ditemukan masih  hidup lima tahun kemudian di rumah orang Missouri non-Kaukasia berambut gimbal bernama Michael Devlin yang telah menculik mereka.

Di beberapa kota, ada saja sekelompok masyarakat yang mengaku mendapatkan pesan dari orang mati. Sebagai contoh, tiap tahunnya  lebih dari 20.000 orang mengunjungi New York’s Lily Dale Assembly, komunitas Spiritualist tertua dan terbesar di Amerika Serikat. Beberapa medium   masih menawarkan jasa psikis mereka kepada  para wisatawan.

Meskipun lebih dari satu abad penelitian, ilmu pengetahuan belum memvalidasi akhirat, makhluk ghaib atau kekuatan psikis. Tentu saja  berbicara kepada orang mati tidak memerlukan keahlian  atau kemampuan khusus. Shakespeare pernah menyinggung tentang hal ini lewat karyanya yang berjudul  “Henry the Fourth, Part I” yaitu ketika Glendower mengklaim memiliki kemampuan psikis.

Saya dapat memanggil roh  dalam jumlah yang besar sekali ” ujar Gleandower.

Apakah saya juga bisa atau apakah semua manusia bisa memanggil roh ? Tapi apakah para roh datang ketika Anda melakukan panggilan terhadap mereka? ” tanya Hotspur, sepupu Gleandower.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s