Undangan Tak Terduga Dari Orang Yang Tak Terduga

Jam menunjukkan pukul 23.25 wib saat itu saya sedang menonton film di televisi. Tiba-tiba terdengar suara dering dari telepon seluler saya. Siapa sich yang telepon malam-malam begini (pikir saya). Ternyata yang menelpon adalah seorang yang lama tidak berjumpa dan yang saya ketahui dia tinggal di perantauan yaitu di negeri jiran penghasil minyak bumi. Berikut adalah percakapan saya (C) dengan teman saya (D) dan seorang yang tak terduga (PM):

C : ” Halo…… ”

D : ” Assalamualaikum Pak ”

C : ” Wa alaikumussalam, ini siapa ya? ”

D : ” Saya D Pak! Masih ingat saya Pak? ”

C : ” Oh kamu D, sudah lama sekali tidak ketemu. Apa kabar, sehat kamu? ”

D : ” Alhamdulillah saya dan keluarga sehat. Belum tidur Pak? Maaf kalau mengganggu istirahat Bapak ”

C : ” Ah tidak apa-apa, sudah tahukan kalau saya ini tidak pernah tidur malam. Ada cerita apa D? Oh ya kamu masih di B khan? Betah juga kamu ya di B kalau tidak salah sudah 18 tahun  ya D? ”

D : ” Tidak ada apa-apa, hanya ingin silaturahmi sekalian menyapa Bapak karena sudah lama tidak ketemu. Benar Pak saya masih di B ya,,,,tetap setia melatih di kerajaan ”

C : ” Biasanya kalau telepon begini ada sesuatu yang ingin disampaikan. ”

D : ” Hehehehehe, bapak tahu aja. Ini kebetulan ada orang yang ingin menyapa bapak dan beliau ada di sebelah saya Pak. Pasti bapak ingat kalau mendengar suaranya. Bapak bicara langsung dengan beliau ya Pak ”

C : ” Siapa sich D pakai sembunyi-sembunyi, Okelah ”
Terdengar telepon D diserahkan kepada seorang.

PM : ” Halo Assalamualaikum!!! ”

C : ” Wa alaikumussalam ”

PM : ” Bagaimana kabarnya Cech? Masih ingatkah dengan saya? ”

C : ” Kabar saya baik, ini siapa ya   suara sich familier cuma lupa orangnya? ”

PM : ” Hahahaha awak  ini suka bergurau Cech.   PM, masih ingatkah dan kita pernah bertemu 3 tahun yang lalu sewaktu diantar D ke tempat latihan di gymnastic kerajaan ”
Langsung gemetar tangan saya mendengar keterangan PM dan hati ini menjadi malu. Luar biasa PM mau menelpon saya. Kemudian saya berusaha tenang dan tidak gugup.

C : ” Oh Tuan PM, maafkan saya kalau lancang dan tidak sopan menerima telepon tadi ”
PM : ” Tidak kenapa, biasalah awak ini orang sibuk jadi sering lupa. bukan lupa sama saya tetapi terlalu banyak ketemu orang hahahaha ”

C : “Jadi malu saya Tuan PM. Terhormat sekali saya mendapatkan telepon dari Tuan. ”

PM : ” Sama-samalah Cech. Begini Cech jadwal sibuk atau tidak sampai bulan Oktober ini? ”

C : ” Ada apa nich Tuan? ”

PM : ” Saya ingin Cech berkunjung kemari kerana saya ingin mengobrol-ngobrol dengan Cech. Ya sekalian Cech refresing disini, nanti saya ajak berpusing-pusing dan makan-makan disini ”

C : ” Aduh, bagaimana ya, sebelumnya terima kasih atas undangannya. Pertama saya belum dapat memastikan jadwal yang tepat dan  yang kedua sekarang saya tinggal dengan ibu saya yang kebetulan sedang dalam proses penyembuhan stroke-nya jadi agak susah untuk memastikan iya atau tidaknya. ”

PM : ” Saya mengerti situasi awak tetapi santailah ini juga tidak penting sekali hanya ingin mengundang saja. Tetapi saya sangat berharap Cech dapat berkunjung kesini ”

C : ” Begini saja Tuan karena tidak urgen, saya lihat dulu jadwalnya nanti kalau ada waktu senggang saya akan beritahu D kapan waktunya OK ”

PM : ” Ok kalau begitu nanti kalau sudah beritahu kami, Cech tinggal santai saja tidak perlu pikir-pikir apa-apa karena saya sudah siapkan tiket pesawat beserta akomodasinya. ”

C : ”  Terima kasih Tuan atas undangannya ”

PM :” Oke kalau begitu saya tunggu kabarnya dari D, Assalamualaikum Wr.Wb. ”

C : ” Wa alaikumussalam Wr.Wb. ”

NB : Hati ini senang dan tersanjung mendapatkan undangan dari seorang yang sangat dihormati. Percaya ga percaya dech……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s