Apakah Alasan Seseorang Untuk Mendapatkan Kepuasan Seksual ?

women need (topnews.in)

 

Kepuasan seksual biasanya dilihat berdasarkan berapa kali  orgasme dan berapa lama waktu yang dihabiskan di ranjang. Namun studi baru menemukan bahwa alasan seseorang untuk melakukan seks adalah apakah seks dapat mempengaruhi kepuasan  mereka sesudahnya.

Penelitian yang dipublikasikan secara  online di jurnal Archives of Sexual Behavior edisi 22 Oktober 2010 menemukan bahwa baik pria maupun wanita lebih puas saat berhubungan seks karena  cinta dan komitmen. Sementara bagi yang melakukan seks karena mendapatkan  bayaran tidak banyak mendapatkan kepuasan di ranjang.  Berhubungan seks untuk mendapatkan  barang atau kaya berkaitan erat dengan pengalaman kurang memuaskan.

Peneliti Kyle Stephenson, seorang kandidat Ph.D   di Laboratorium Psikologi Cindy Meston University of Texas, Austin mengatakan bahwa sebagian besar penelitian pada fungsi  dan kepuasan seksual berfokus pada gairah dan orgasme. Tetapi orang-orang berhubungan seks karena berbagai macam alasan dan  bukan hanya untuk kesenangan fisik saja.

Para peneliti melakukan survey terhadap  544 pria berusia sekolah diploma  dan wanita (sebagian besar dari mereka heteroseksual)  untuk mengetahui motivasi seksual dan kepuasan mereka. Pria yang melakukan hubungan seks dengan alasan untuk meningkatkan harga diri  kurang mendapatkan kepuasan seksualnya.Hal ini karena para pria tersebut  melakukan hubungan seks hanya  untuk mendapatkan barang, bantuan atau sumber daya lainnya.

Para peneliti menemukan bahwa para wanita memiliki jangkauan asosiasi yang lebih luas. Hubungan antara cinta / komitmen dan kepuasan kurang kuat bagi wanita dibandingkan dengan pria meskipun itu masih ada hubungannya. Wanita yang melakukan hubungan seks untuk mengekspresikan sesuatu untuk pasangan mereka, seperti terima kasih atau permintaan maaf tampak  lebih puas.

Seperti pria, wanita yang melakukan hubungan seks untuk memperoleh harga diri atau meningkatkan materi yang dimiliki  kurang mendapatkan kepuasan seksual. Berhubungan seks dengan alasan ingin  memiliki pengalaman baru  juga dikaitkan dengan kurang mendapatkan kepuasan.

Para peneliti tidak yakin mengapa lebih banyak dipengaruhi faktor-faktor kepuasan wanita dibandingkan dengan pria . Stephenson mengatakan bahwa hal ini mungkin karena  wanita memainkan peran sebagai “penjaga pintu” seksual dalam banyak hubungan sehingga motivasi  seksnya lebih mungkin untuk menghasilkan seks yang sebenarnya.

Langkah selanjutnya Stephenson ingin  melihat bagaimana motif seks pada  masyarakat yang menderita disfungsi seksual. Misalnya seseorang yang melakukan seks dengan alasan cinta mungkin kurang khawatir jika mereka tidak orgasme secara teratur bila dibandingkan dengan yang melakukan  seks untuk kenikmatan fisik. Para peneliti juga berharap dapat memperluas penelitian di luar mahasiswa dan  dalam populasi yang lebih luas.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s