9 Ikon Keluarga Kucing

Harimau adalah anggota terbesar dari keluarga kucing (Felidae) dan salah satu spesies langka yang paling karismatik di planet ini. Selama abad terakhir, jumlah harimau menurun drastis  sekitar 95 persen.  Menurut World Wildlife Fund (WWF),  sekarang ini  populasi harimau yang  bertahan hidup  sekitar 40 persen dari luas  wilayah mereka dalam  satu dekade lalu. Harimau memiliki nama spesies Panthera tigris. Ada sembilan subspesies harimau dan tiga di antaranya sudah punah.

Pada hari minggu (21 Nopember2010) akan diadakan sebuah pertemuan di Rusia  yang akan membahas  beberapa masalah yang dihadapi oleh  harimau di alam dan upaya untuk lebih melestarikan enam subspesies harimau yang masih hidup. Berikut adalah 9 subspesies harimau yang dijadikan pokok bahasan :

Harimau Siberia (Amur Tiger/Panthera tigris altaica)

Amur Tiger Credit: David Lawson / WWF-UK.

Sebenarnya pengertian ” Amur ” sangatlah luas dan meliputi wilayah  Siberia, Manchuria, Ussurian atau Cina Timur Laut. Harimau Amur adalah  subspesies harimau yang terbesar. Harimau jantan  dapat tumbuh hingga lebih 10,5 kaki (3,3 meter) dari kepala sampai ke buntut dengan berat bisa mencapai  660 pon (300 kilogram). Harimau betina mempunyai tubuh lebih kecil, panjangnya mencapai 8,5 kaki (2,6 m)  dan beratnya sekitar 200-370 pond(100-167 kg).

Harimau Amur memiliki bulu oranye pucat dan berbeda dengan  spesies harimau lain yang berbulu coklat dengan  garis-garis hitam. Mereka memiliki dada  dan perut putih serta mempunyai bulu leher berwarna putih.

Menurut National Fish and Wildlife Foundation’s Save the Tiger Fund,   harimau Amur liar ditemukan pada dua populasi utama yaitu  Timur Jauh Rusia ( Primosky dan Khabarovski Krais) dengan jumlah penduduk  sekitar 450 orang dan meliputi wilayah  60.000 mil persegi (156.000 km persegi). Sedangkan populasi yang lebih kecil berada di perbatasan Rusia-Cina dan timur laut Cina dengan jumlah penduduk sekitar 35 orang.

Pejabat yang mewakili Provinsi Jilin, Cina  dan Provinsi Primorsky, Rusia  (wilayah sebelah utara semenanjung Korea) baru-baru ini menandatangani perjanjian untuk membentuk suatu kawasan lindung bersama  di perbatasan kedua negara dengan tujuan ‘untuk melindungi populasi  harimau yang terdaftar sebagai spesies terancam kepunahan oleh  International Union for the Conservation of Nature’s Red List of Threatened Species.

Seperti beberapa  spesies terancam lainnya, harimau Amur sedang dilakukan penangkaran di beberapa kebun binatang  seluruh dunia untuk meningkatkan populasi  dan menjaga stok genetik yang sehat. Baru-baru ini Harimau Amur kembar tiga lahir pada bulan September 2010 di Pittsburgh Zoo. Wildlife Conservation Society Bronx Zoo juga memiliki sepasang  anak harimau Amur.

 

Harimau Bengal (Indian Tiger/(Panthera tigris tigris)

Royal Bengal Tiger at the Pilikula Nisarga Dhama, Mangalore. Credit: stock.xchng

Harimau Bengal merupakan spesies harimau dengan jumlah populasi terbanyak dan  ditemukan di India, Bangladesh, Nepal dan Bhutan.  Menurut Save The Tiger Fund, India adalah habitat dengan populasi harimau  terbesar  diperkirakan sekitar  2.500-3.750 ekor.

Menurut WWF, sebagian besar  harimau Bengal  memiliki warna yang terkait dengan spesies mereka yaitu sebuah  gen resesif untuk warna yang menyebabkan beberapa harimau Bengal memiliki warna  krim atau berwarna putih dan  bukan oranye. Tetapi  harimau dengan warna putih  jarang ditemukan di alam liar.  Harimau Bengal  liar tinggal di hutan gugur kering dan basah, padang rumput, hutan subtropis dan hutan bakau.

Harimau Bengal tercatat sebagai spesies yang terancam kepunahan oleh International Union for the Conservation of Nature’s Red List of Threatened Species.

 

Harimau Cina Selatan (Panthera tigris amoyensis)

South China Tiger Credit: © Xiaobin Qiu, dreamstime

Ditemukan di Cina Tengah dan Timur. Harimau Cina Selatan terdaftar sebagai spesies terancam punah dalam International Union for the Conservation of Nature’s Red List of Threatened Species.

Menurut WWF, harimau Cina Selatan diperkirakan akan mengalami kepunahan  secara fungsional. Pada saat ini ada 47 ekor harimau Cina Selatan yang hidup di 18 kebun binatang dan semuanya berada di Cina.

Jumlah  harimau Cina Selatan di alam  liar  tidak diketahui secara pasti. Hanya saja 40 tahun yang lalu terdapat  lebih dari 4.000 harimau Cina Selatan tetapi oleh  pemerintah Cina, harimau dinyatakan sebagai  hama dan pantas  diburu, menurut Save The Tiger Fund.

Survei lapangan yang  dilakukan pada tahun 1987 dan 1990 ditemukan bukti dari beberapa harimau di pegunungan terpencil di Guangdong, Hunan, dan Fujian Propinsi Cina Selatan, meskipun tidak ada harimau terlihat.  Bukti tersebut berasal dari cerita anekdot dari pemburu.

 

Harimau Malaya (Panthera tigris jacksoni)

Malayan Tiger Credit: © Sharkphoto, dreamstime

Harimau Malaya diidentifikasi sebagai subspesies terpisah dari harimau Indo-Cina pada  tahun 2004. Harimau Malaya  sangat mirip dengan harimau Indo-Cina, tetapi ukurannya lebih kecil. Harimau Malaya  ditemukan di hutan lembab tropis dan subtropis berdaun lebar dari ujung selatan Thailand dan Semenanjung Malaysia.

Subspesies “jacksoni” dinamai untuk menghormati Peter Jackson, mantan Pimpinan IUCN Cat Specialist Group. IUCN memasukkan harimau Malaya  dalam daftar spesies terancam punah pada IUCN Red List.

 

Harimau Indo-Cina  (Panthera tigris corbetti)

Indochinese Tiger Credit: WCS

Jenis harimau ini  dikenal sebagai harimau Corbett untuk menghormati jasa  pemburu dan naturalis asal  Inggris bernama  Jim Corbett. Subspesies ini ditemukan di Kamboja, Laos, Burma, Thailand,  Vietnam dan sebelumnya di Cina. Harimau Indo-Cina  terdaftar sebagai spesies  terancam punah dalam IUCN Red List.

Harimau Indo-Cina sedikit lebih kecil dan lebih gelap dari harimau Bengal, dengan  garis-garis sempit. Panjang harimau Indo-Cina rata-rata sekitar  9 kaki (3 meter) dari kepala sampai  ekor. Beratnya mencapai  sekitar 400 pon (180 kilogram). Sedangkan panjang  harimau betina berukuran lebih kecil sekitar 8 kaki (2,4 meter)  dan berat sekitar 250 pon (115 kilogram).

Harimau ini tinggal di hutan terpencil di daerah perbukitan dan pegunungan. Hal inilah yang membuat sulit bagi para ilmuwan untuk mendapatkan akses ke habitatnya sehingga relatif sedikit yang diketahui tentang status harimau ini di alam liar.

Sebuah penilaian tahun 1998 oleh Save The Tiger Fund memperkirakan jumlah harimau Indo-Cina di alam liar sekitar  736 ekor  untuk 1.225 penduduk. Analisis genetik pada tahun 2004 menunjukkan bahwa harimau Indo-Cina adalah subspesies terpisah dari harimau Malaya.

 

Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)

Sumatran Tiger Credit: © Iorboaz, dreamstime

Harimau ini hanya ditemukan di pulau Sumatera, Indonesia dan terdaftar sebagai spesies  terancam punah dalam IUCN Red List.

Menurut WWF, Harimau Sumatera dilindungi oleh hukum di Indonesia, dengan ketentuanhukum berupa hukuman  penjara dan denda yang tinggi bagi yang melanggarnya. Tetapi meskipun ada upaya  konservasi dan anti-perburuan,  harimau Sumatera  masih diburu  karena tingginya permintaan pada  kulit dan bagian tubuh lainnya.

Harimau sumatera memiliki bulu berwarna lebih gelap dari semua harimau. Bulunya tebal dengan jarak  garis-garis hitam  dua kali lipat. Berbeda dengan harimau Siberia yang memiliki garis hitam di kaki depannya.

Harimau Sumatera adalah subspesies harimau terkecil.Panjang harimau jantan rata-rata  sekitar  8 kaki (2,4 meter)  dari kepala sampai  ekor dan beratnya  sekitar 260 pon (120 kilogram). Sedangkan panjang harimau betina  mendekati 7 kaki (2 meter) dengan  berat sekitar 200 pound (90 kilogram).

Persatuan Kebon Binatang Seluruh Indonesia (Indonesian Zoological Parks’ Association)  telah mengembangkan rencana konservasi bagi harimau sumatera  di Indonesia, Amerika Utara, Australasia dan kebun binatang Eropa. Taman Safari Kebon Binatang San Diego memiliki dua ekor  anak harimau sumatera betina yang  lahir di bulan Oktober 2010.

 

Harimau Bali (Panthera tigris balica) – Status Punah

Bali Tiger Credit: public domain

Menurut Save the Tigers Fund, Harimau Bali adalah salah satu dari tiga subspesies  harimau yang telah punah. Harimau Bali dinyatakan punah pada tahun 1940. Menurut IUCN, harimau ini terakhir positif tercatat di Bali Barat pada akhir 1930-an.

Penyebab kepunahan disebabkan oleh  perburuan, hilangnya habitat hutan dan hilangnya basis mangsa mereka. Tak satu pun dari harimau yang ada di penangkaran.

 

Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) – Status Punah

Javan Tiger Credit: public domain

Harimau Jawa  mendiami Pulau Jawa, Indonesia  dan dinyatakan punah pada tahun 1980-an. Harimau ini terakhir positif dicatat oleh  Taman Nasional Meru Betiri pada  tahun 1976. Menurut IUCN, harimau Jawa mulai menghilang dari peredaran di Pulau Jawa pada tahun 1940-an.

 

Harimau Caspian  (Panthera tigris virgata) – Status Punah

Caspian Tiger Credit: public domain

Harimau Caspian  disebut juga harimau Hyrcanian atau harimau  Turan) telah dinyatakan  punah pada tahun 1970-an.

Menurut IUCN, harimau Caspian  ditemukan di habitat hutan jarang dan  koridor barat sungai Turki, selatan Iran dari Laut Kaspia dan barat  Asia Tengah sampai  padang gurun Takla Makan di Xinjiang, China.

Kepunahan harimau ini  dikaitkan dengan perburuan  dan hilangnya basis mangsa mereka, kehilangan habitat dan konversi serta peningkatan kerentanan populasi kecil.

 

Sumber : Our Amazing Planet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s