10 Penemuan IPTEK Yang Wajib Kita Syukuri

Kalau saja kita mau merenung sejenak dengan apa yang ada di lingkungan sekitar berkaitan dengan aktifitas sehari-hari maka sudah selayaknya kita mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan akal pikir pada manusia. Karena dengan akal pikir yang dimiliki maka manusia bisa menciptakan berbagai macam ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berikut ini  adalah terjemahan bebas dari tulisan LiveScience Staff tentang  10 penemuan ilmu pengetahuan yang patut disyukuri :

 

1. Penemuan Vaksin

Reverse Genetics Flu (en.wikipedia.org)

Walaupun sampai saat ini masih menjadi kontroversi tetapi tidak ada menyangkal bahwa  Vaksin telah menyelamatkan banyak  nyawa manusia. Lebih dari 1.000 tahun yang lalu di Cina, Afrika dan Turki, orang-orang melakukan inokulasi diri dengan nanah cacar untuk mencegah penyakit cacar. Berbicara lebih jauh pada tahun 1796  ilmuwan Inggris Edward Jenner menyadari bahwa ia bisa menggunakan nanah dari sapi yang terkena penyakit  cacar sapi untuk  melawan cacar.

Pada abad berikutnya, para peneliti telah mengembangkan vaksin untuk penyakit mematikan seperti dipteri, tetanus, polio tipus, dan campak. Pada saat ini bahkan para ilmuwan telah menemukan vaksin  Gardasil Merck yang melindungi manusia terhadap human papillomavirus penyebab kanker. Langkah selanjutnya adalah vaksin terapeutik, yang masih dalam  penelitian sebagai metode meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada pasien yang menderita  penyakit seperti hepatitis, HIV dan kanker.

 

2. Belajar tentang apa yang menyebabkan penyakit

John Snow (en.wikipedia.org)

Selama tahun 1800-an, bukti mulai mengungkap  bahwa penyakit bukan disebabkan oleh udara kotor atau generasi spontan. Percaya atau tidak, gagasan tentang kemungkinan ada beberapa jenis penyakit  menular  diaanggap kontroversial. Kontroversi ini terjadi  pada tahun 1854, ketika wabah kolera mematikan  melanda daerah Soho di London.  Menurut University of California, Los Angeles, Departemen Epidemiologi, dalam  waktu tiga hari pertama dari epidemi saja ditemukan  127 orang di  meninggal dunia di lingkungan Soho.

Dalam beberapa minggu, angka kematian mencapai 500 orang. Tapi dokter John Snow yang terlibat dalam kasus ini  segera melakukan wawancara terhadap tiap keluarga dan mencari benang merahnya. Akhirnya John Snow  menemukan sebuah pompa air  terkontaminasi di sudut Broad Street sebagai penyebab penyebaran penyakit. Setelah pompa air tersebut ditutup sehingga tidak ada lagi warga yang memanfaatkan pompa air tersebut maka epidemi itu berhenti dengan sendirinya. (Butuh  beberapa tahun lebih bagi masyarakat ilmiah untuk sepenuhnya menerima adanya  penyakit yang disebabkan oleh kuman)

Sekarang  ini  wabah seperti SARS (sindrom pernafasan akut parah), flu burung dan flu H1N1 memiliki potensi untuk mendunia dalam beberapa jam. Perdebatan masih terus berlangsung dalam menanggapi ancaman penyakit tersebut dengan cepat dan tepat. Dari semua itu sudah sepantasnya kita  bersyukur memiliki epidemiologi.

 

3. Menonton otak bekerja

fMRI statistics (yellow) overlaid on an average of the brain anatomies of several humans (gray) (en.wikipedia.org)

Tengkorak bak  kacang yang sulit untuk dipecahkan. Untuk melihat isi otak manusia, kita sudah tidakperlu repot-repot untuk menggergajinya. Neuroimaging atau pemindai otak merupakan salah satu teknologi yang lebih baru bagi para peneliti dan dokter. Para peneliti menggunakan computed tomography (CT atau CAT scan) dan magnetic resonance imaging (MRI) untuk melihat secara baik   jaringan lunak yang ada di otak. Dengan munculnya functional magnetic resonance imaging (fMRI)  pada tahun  1990-an maka para  peneliti telah dapat melihat  otak beraksi, mencari tahu  daerah otak apa yang  lebih aktif selama menjalankan berbagai tugas mental.

MRI telah digunakan untuk mengungkap segala hal  mulai dari kematangan intelejensia sampai  dengan efek kekerasan pada  video game bagi  otak remaja. Bahkan pemindai otak  telah dimasukkan sebagai bukti kasus pembunuhan  di pengadilan .

 

4. Keajaiban mikroskop

kbears.com

Jika saja Mikroskop tidak integral dengan penemuan sel  maka mikroskop masih dianggap sebagai  blok bangunan kehidupan yang menyejukkan. Bagaimanakah kita akan melihat replikasi  kromosom  atau mengagumi pola mosaik mata nyamuk?

Tanpa mikroskop, sebagian dunia yang mengejutkan masih  akan tetap terlihat oleh kita. Para ilmuwan telah menemukan beberapa mikroskop canggih daripada mikroskop optik yang oleh  ilmuwan Inggris Robert Hooke digunakan untuk menemukan sel. Pada saat ini para ilmuwan dapat memanipulasi setiap atom untuk menulis kata-kata dan membuat gambar dengan menggunakan pemindaian terowongan dan mikroskop kekuatan atom.

 

5. Memahami kehidupan kuno

IbnSina-Dushanbe (id.wikipedia.org)

Pemahaman tentang kehidupan kuno di Bumi  melalui fosil tetap mengacu  ke  sejarawan Yunani, Xenophanes. Pada  sekitar 750 SM, Xenophanes mengakui bahwa cangkang kerang terbungkus dalam batuan di daerah pegunungan mirip kerang dari laut. Pada abad ke-11 naturalis Persia, Ibnu Sina mengusulkan teori cairan petrifying. Tapi butuh beberapa abad lagi sebelum fosil dan hubungannya dengan kehidupan masa lalu dipahami.

Sekarang, berkat kemajuan ilmu pengetahuan maka  kita memiliki apa yang diketahui sebagai sisa-sisa kehidupan bawah laut sekitar 50 juta tahun yang lalu di Burgess Shale yaitu  mamalia Hippo seperti berjemur di Artik hangat dan fosil dinosaurus yang berlimpah.

 

6. Teleskop Hubble

silent-pengetahuan.blogspot.com

Mengorbit 360 mil (579 kilometer) di atas Bumi dengan  berat sama dengan  dua gajah dewasa, NASA Hubble Space Telescope adalah raksasa di antara raksasa. Teleskop Hubble telah menyelesaikan sekitar 93.500 perjalanan sekitar planet ini, mengambil tiga-perempat juta foto dan menyelidik 24.000 benda langit dan fenomenanya. Setiap hari teleskop mengirim data ke bumi 3 sampai 4 gigabyte (cukup untuk mengisi enam CD).

Hubble boleh dibilang telah mengubah pandangan  tentang alam semesta dan tempat kita berada di dalamnya dengan prestasi berupa  foto langsung pertama dari sebuah planet ekstrasurya. Berdasarkan  Deep Field Survey, lingkup lensa bertujuan pada “empty patch” dari langit. Dengan paparan selama sejuta detik, survei mengungkapkan galaksi pertama yang muncul  yang biasa  disebut “zaman kegelapan”, waktu sesaat setelah Big Bang ketika bintang-bintang pertama memanaskan alam semesta dalam kondisi  dingin gelap. Karena itu manusia  ingin mengetahui  “dari mana berasal”  dan Hubble menunjukkan prestasinya.

 

7.  Penumbuk Hadron Raksasa (Large Hadron Collider)

nailulhasan.blogspot.com

Tabrakan dengan kecepatan super tinggi   melepaskan sejumlah besar energi dan dapat mengungkapkan partikel eksotis. Bahkan tabrakan tersebut menciptakan kondisi di alam semesta hanya sepersekian detik setelah Big Bang.

Rahasia materi gelap,  misteri yang disebut partikel Sang Pencipta, dan dimensi ekstra di alam semesta hanyalah  beberapa penemuan eksotis para ilmuwan. Para ilmuwan   berharap dapat  membuat  Large Hadron Collider (LHC),  sebuah  terowongan dengan panjang 17 mil (27 kilometer) berjalan melingkar sejauh 300 kaki (91 meter) di bawah tanah kota Jenewa.

 

8. Komunikasi melalui satelit

blog.unila.ac.id

Satelit Soviet pertama yang memasuki orbit Bumi pada tahun 1957 mungkin telah membuat ciut seterunya pada era perang dingin,  tetapi pada  abad ke-21 sekarang ini  terjadi kecanduan dengan tumbuhnya armada  komunikasi, navigasi dan satelit penginderaan jauh. Misalnya  Satelit GPS yang membantu pengemudi menemukan jalan untuk penjualan Black Friday, memberitahu pengguna smartphone untuk menemukan Starbucks terdekat, dan membimbing jetliners menerbangkan  jutaan orang di seluruh negara pada saat  Thanksgiving. Bahkan pada saat ini tidak sedikit orang mengandalkan teknologi GPS ini.  Orang juga bisa bersyukur kepada  radio satelit dan TV satelit, bahkan  mereka berharap  adanya internet satelit, mobil pintar yang  dipandu satelit, dan 4G (layanan mobile nirkabel untuk smartphone). Sementara itu, satelit penginderaan telah memberikan beberapa tampilan terbaik Bumi dan panorama alamnya. Terima kasih kepada  orbit  buatan manusia yang membantu para pemirsa di seluruh dunia.

 

9. Mempelajari  apa yang ada di luar sana

abcnews.go.com

Search for extraterrestrial intelligence (SETI) yang secara resmi dimulai 50 tahun yang lalu,  sejauh ini gagal memunculkan  sinyal dari orang-orang hijau kecil. Tetapi ada yang masih banyak  bersyukur terhadap sekumpulan ahli  astronom yang mendengarkan sinyal radio dari sistem bintang yang bisa menjadi rumah bagi alien. Seperti keran yang berusaha  mencoba memahami alam semesta yang jauh melebihi kemanusiaan dan keberadaannya pada satu planet berbatu. Hal ini juga memaksa manusia  untuk mempertimbangkan makna di balik keberadaannya. Apakah manusianya  yang unik atau makhluk asing  yang mempunyai kehidupan cerdas di tempat lain? Beberapa ahli mengatakan bahwa kita tidak akan menemukan makhluk asing selama berabad-abad dan  memprediksi keberadaan mereka dalam waktu 25 tahun, tetapi gagasan tentang kontak pertama telah  menggairahkan orang-orang untuk bisa bertemu dengan mereka  di setiap kesempatan. Hanya jangan seperti  astrofisikawan terkenal Stephen Hawking yang mengatakan keinginannya untuk berjabat tangan dengan ET.

 

10. Tidur larut malam tanpa rasa bersalah

werbiefitz.mlblogs.com

Pada tahun 1999, Charles Czeisler dari Harvard University melaporkan bahwa jam intrinsik manusia  rata-rata 24 jam  11 menit setiap harinya. Tentu saja, ada banyak variasi dalam setiap populasi. Beberapa orang mempunyai jam  berjalan yang pendek dan   bangun pagi lebih awal. Para kalonger berterima kasih atas penjelasan ini karena menjadi  bukti bahwa tidur larut malam tidak membuat mereka  malas. Menurut Till Roenneberg, seorang chronobiologist di Ludwig-Maximilian-University di Munich, Jerman, masalahnya  adalah dalam 24 jam selama 7 hari    masyarakat  masih mengacu pada ungkapan ” burung awallah yang mendapatkan cacing “.

2 thoughts on “10 Penemuan IPTEK Yang Wajib Kita Syukuri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s