7 Mitos Diet Terbesar

Tulisan ini merupakan terjemahan bebas dari rangkuman tulisan Robin Nixon, Staff Penulis LiveScience.  Berikut adalah beberapa mitos diet yang paling populer yang membuat para ilmuwan menggelengkan kepala :

 

Makanan bebas lemak  menyebabkan tubuh bebas lemak

Girl in bikini. Credit: Dreamstime.

Pada tahun  1980-an, rekomendasi diet baru keluar menganjurkan  setiap orang untuk menerapkan diet rendah lemak. Tetapi baru-baru ini telah menjadi jelas kalau ada kesalahan dalam rekomendasi tersebut. Dr Michael Alderman mengatakan bahwa anjuran rekomendasi tersebut merupakan sebuah eksperimen yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Diet rendah lemak justru telah mendorong terjadinya peningkatan  obesitas dan diabetes secara nasional.

Kita  tahu bahwa lemak diperlukan untuk kesehatan. Tetapi lemak sangat penting untuk fungsi optimal dari otak, jantung, kulit dan organ utama lainnya, serta untuk penyerapan dari banyak vitamin.

Sebuah studi yang diterbitkan oleh   American Journal of Physiology, Endocrinology and Metabolism pada tahun 2005  menemukan  lemak  juga baik untuk diet. Lemak dalam proses  pencernaan menekan ghrelin, hormon yang membuat kita merasa lapar dan secara bersamaan memacu pelepasan peptida yang membuat kita merasa kenyang. Sebuah jumlah lemak yang moderat   dapat juga menurunkan indeks glisemik dari makanan dan membantu manusia  merasa kenyang lebih lama.

 

Energy Bar akan menurunkan  berat badan.

Energy Bar Credit: Dreamstime

Power Bar, Zona Bar, MetRx dan sebagainya adalah  nama-nama merk makanan olahan. Dan makanan olahan dapat membantu  diet secara ekstrim karena makanan olahan begitu mudah diserap oleh tubuh kita.

Makanan olahan dianggap sebagai makanan yang mudah dicerna.  Anggapan inilah yang  memungkinkan kita bermalas-malasan untuk melakukan diet,  menghemat energi dan mendorong kenaikan berat badan.

Richard Wrangham dalam bukunya  “Catching Fire; How Cooking Made Us Human” (Perseus Books, 2009) menjelaskan  seluruh makanan mengambil cukup banyak energi pada saat proses pencernaan. Banyaknya energi yang dikeluarkan tersebut mungkin menjelaskan  adamya penurunan berat badan yang cepat dengan mengkonversi makanan mentah.

Sementara itu  kebanyakan ilmuwan termasuk Wrangham, tidak menganjurkan diet yang benar-benar terdiri dari makanan mentah, menghindari makanan olahan, bahkan yang dengan klaim kesehatan agresif, akan membantu kita  mencapai berat badan yang sehat dan ideal.

 

Metode Penggembalaan akan meningkatkan metabolisme dan membantu  menurunkan berat badan

Cow Herd (livescience.com)

Berjalan terlalu lama tanpa makan bisa membuat Anda harus  siap menghadapi bencana diet seperti  “sapi yang merumput juga mengeluarkan banyak kalori”.

Sebuah  kebiasaan merumput menurunkan pedoman internal seseorang tentang kapan harus makan  sehingga hampir tidak mungkin untuk mengenal isyarat lapar dan kenyang.  Lippert mengatakan  jika kita tidak  ingat kapan terakhir kali  benar-benar lapar maka  itu pertanda hal yang kurang baik.

Dr David Kessler, mantan Komisaris FDA dan penulis “The End of Overeating; Taking Control of the Insatiable American Appetite” (Rodale Books, 2009) menyatakan ketika kita makan secara bebas, terus menerus, di mana saja dan kapan saja maka kita mulai  lebih banyak  makan untuk stimulasi dan kenikmatan belaka  daripada untuk memenuhi kebutuhan tubuh kita. Perilaku tersebut tidak baik untuk diet siapa pun.

 

Lemak jenuh menyebabkan selulit dan itu buruk bagi kita

steaks on grill. Credit: Stockxchng.

Selulit tidak berbeda dengan lemak tubuh lainnya. Beberapa lemak  hanya akan disimpan sebagai selulit di beberapa bagian tubuh. Dan setiap kelebihan lemak tubuh disebabkan oleh kelebihan kalori, tidak peduli apakah kalori berasal dari daging, donat atau wortel.

Studi lama  terpusat pada  lemak jenuh dengan trans fat dan memberikan asosiasi yang buruk.   Sementara lemak trans benar-benar jahat maka  lemak jenuh banyak ditemukan dalam produk hewani dan melakukan fungsi penting seperti membantu tubuh menggunakan kalsium dan omega 3, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi organ utama dari penyakit.

Daripada menghindari lemak jenuh, para  ilmuwan menyarankan batas konsumsi lemak jenuh  terbaik sekitar 20 gram per hari, sepertiga dari total asupan lemak yang direkomendasikan. Sebuah burger kecil (3,5 ons, 75 persen daging tanpa lemak) memiliki sekitar tujuh gram lemak jenuh.

 

Kita  dapat makan apa pun yang diinginkan selama berolahraga

running-jogging Credit: Dreamstime

Para peneliti mengatakan latihan bukanlah cara yang sangat efektif untuk menurunkan berat badan.  Jumlah latihan diperlukan untuk menghilangkan  satu pon sekalipun  lebih dari cukup bila dibandingkan dengan  kebanyakan orang bisa melakukannya.

Peneliti Obesitas  Susan Carnell dari Columbia University menyatakan setuju jika kita  hanya berolahraga maka hal itu tidaklah cukup. Kita dapat membuat dampak yang lebih baik dengan mengendalikan apa yang dimakan.

Walaupun demikian janganlah  menyerah dan terus melakukan latihan rutin. Selain berbagai manfaat kesehatan umum seperti   melindungi otak, jantung dan tulang maka olahraga sangat bagus untuk menjaga berat badan dan mengatur nafsu makan. Bahkan, kebiasaan latihan intensif sehari-hari adalah kebiasaan yang disarankan kepada orang-orang yang kelebihan berat badan agar memiliki tubuh yang langsing.

 

Bir memberi Anda perut

Guy drinking beer. Credit: Stockxpert.

Alkohol memiliki   7 kalori per gram yang   oleh  para ilmuwan disebut sumber kalori  “non-trivial” . Lemak memiliki 9 kalori per gram. Sedangkan protein dan karbohidrat, termasuk gula sederhana, memiliki 4 kalori per gram. Jadi bayangkan betapa terkejutnya  ketika dalam sebuah  studi selama  13 tahun terhadap  19.220 wanita AS, para peminum bir wanita  (teetotalers) yang secara teratur menyerap bir, anggur atau minuman keras  lebih cenderung mengalami  kelebihan berat badan

Ketua peneliti Dr Lu Wang dari Harvard Medical School mengatakan ada kaitan yang erat antara kebiasaan minum bir dengan kenaikan berat badan dan besar pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor gaya hidup seperti  kebiasaan latihan, asupan gizi dan status merokok.

Dr Lu Wang memperingatkan bahwa pada awalnya para wanita yang mengikuti penelitian tersebut memiliki berat badan yang sehat dan tidak mempromosikan alkohol sebagai cara menurunkan  berat badan. Studi ini diterbitkan dalam jurnal Archives of Internal Medicine edisi Maret 2010.

 

Jus Detoksikasi, Jus Buah  dan Diet Soda adalah cara yang efektif dalam menurunkan berat badan.

 

Soda Can (livescience.com)

Dr Caroline Apovian, seorang peneliti obesitas di Boston University mengatakan pada saat mengumpulkan beberapa jenis minuman maka ditemukan banyak minuman yang memiliki sedikit kalori bila dibandingakan dengan beberapa jenis makanan.

Banyak  ilmuwan berpikir bahwa  minuman non diet berkontribusi terhadap kelebihan berat badan. Dan  soda bukanlah  satu-satunya kontributor. Jus detoksikasi, jus buah  dan berbagai “minuman kesehatan” juga dapat membingungkan perhitungan jumlah kalorinya dan membuat berat badan sulit dikendalikan.

Bagaimana dengan minuman diet? Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Obesity tahun 2008 menyatakan orang yang secara teratur mengkonsumsi pemanis buatan lebih mungkin untuk menambah berat badan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s