Hitam Putih Para Pengelana Sanghyang Sirah

1335603605323923333
Pulau Peucang, pintu masuk ke Sanghyang Sirah (dok.cechgentong)

Pun Sampun Kasang Rumuhun

Sri Sadana, Sri Sadini

Naga Gini Gupa Gupi Gepeng

Ingsung Lungguh Ing Maraneya

Emas Duit Emberhala

Muhammad Sing Nampani

Manusia Sing Nampa

Laa ilaha ilallah Muhammad Rasulullah

 

13356038391505651158
Keraton Nyi Mas Ratu Mayang Sari (dok.cechgentong)
13356039701522726102
Pemandian Para Puteri Galeuh Pakuan Pajajaran (dok.cechgentong)
1335608021330275332
Salah satu Patih di Sanghyang Sirah (dok.cechgentong)
1335608272584296837
Lobster, sumber makanan yang banyak tersedia di Sanghyang Sirah (dok.cechgentong)

Rapalan itu masih terus terdengar di telinga walaupun diri sudah jauh berpijak. Desiran ombak, hembusan angin, bau amis ikan kerapu merah dan suasana magisnya takkan pernah terlupakan. Amanah itu terus dijalankan, ungkapan bakti kepada orang tua dan karuhun.

Pangsi hitam tetap dikenakan. Jati diri asal keberadaan. Tak ada yang berubah, semuanya tetap sama. Hitam di luar, putih di dalam. Dan selalu memenuhi ” Berjalan Dalam Diam, Berlari Dalam Tidur “.

Auman sejati tetap diteriakan. Tak butuh musuh, tak butuh teman, auman itu hanya untuk kebenaran.

 

Sir Budi Badan Sampurna

Sahidan Di Bumi

Buahna Panca Tengah

Bis Teguh Kalkuatna Allah

Laa ilaha ilallah

13356084151507302490
Pangsi hitam dengan hati yang putih meneruskan cita-cita para karuhun (dok.cechgentong)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s