Lelaki Tua Dengan Istri Cantik Nan Cerewet

Berulang kali banyak orang mengatakan bahwa dalam hidup ini kita harus bersabar dan bersyukur. Mudah diucapkan tetapi berat untuk menjalankannya. Sebuah kisah kesabaran pernah ditulis di blog ini yaitu kisah Pono. “Sabar itu sama dengan tidak terhingga, layaknya kekuasaan Allah SWT yang tidak terhingga “.Begitu kata Pono.

Beberapa bulan ini, saya banyak mendapatkan pelajaran hidup dalam mengartikan apa itu sabar. Bukan Sabar Perangin-angin atau Sabar Mulyana, nama teman-teman saya tetapi sabar yang sebenar-benarnya sabar dalam arti spiritual. Dalam hal ini saya ingin bercerita tentang sebuah kisah yang berkaitan dengan sabar yaitu Lelaki tua dengan istrinya yang cantik tetapi cerewet. Begini kisahnya.

Ada sebuah desa antah berantah, tinggallah seorang lelaki tua dengan istrinya yang muda dan cantik tetapi cerewet. Lelaki tua tersebut sangatlah dikenal oleh penduduk desa tersebut tetapi terkenal keberuntungannya dan kebodohannya. Beruntung karena mendapatkan seorang istri muda cantik tetapi dianggap bodoh karena lelaki tua tersebut tetap bertahap dan diam menerima kecerewetan setiap hari. Hal sepele saja selalu dicereweti oleh istrinya. “Kamu harus begini… ” “Kamu harus begitu… ” Selalu saja begitu setiap harinya, Tetapi lelaki tua itu tetap sabar, mengalah  dan menerima kecerewetan istrinya.

” Kalau saya sih dapat istri seperti itu walaupun saya akan tinggalkan “

” kalau saya mempunyai istri seperti itu sudah saya usir dari rumah “

” Kehidupan macam apa kalau setiap hari dicereweti oleh istri seperti itu, apa tidak pusing dengar omongannya yang nyinyir dan nyelekit “

” Ada hal-hal yang harus dikomentari tetapi kalau sudah hal sepele  dan tidak prinsip saja di cereweti, saya sudah kabur jauh-jauh “

Itulah beberapa komentar tetangganya yang setiap hari mendengar ucapan istri lelaki tersebut. Tetapi Lelaki tua tersebut tetap bertahan dan sepertinya menikmati kecerewetan istrinya.

Apakah karena lelaki tersebut sayang dengan istrinya tersebut? Apakah lelaki tersebut merasa eman-eman meninggalkan istrinya yang cantik tersebut ? Apakah lelaki tersebut setia dan berkomitmen dengan ikatan suci pernikahannya ? Apakah Lelaki tersebut memang sudah kebal dengan kecerewetan istrinya ? Apakah Lelaki tersebut punya hutang budi dengan istrinya tersebut ? Dan lain-lain. Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh orang-orang di desanya.

Akhirnya penduduk desa tersebut hanya bisa berkomentari tanpa pernah tahu apa yang membuat lelaki tua nan pendiam bertahan dengan kondisi tersebut. Sampai suatu hari ada seorang penduduk desa tetangga mendengar cerita tentang lelaki tua tersebut dan ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Lelaki desa tetangga pergi ke desa tempat lelaki tua tersbut tinggal. Hampi setiap hari lelaki desa tetangga datang dan mengamati polah tingkah lelaki tua tersebut dan mendengar langsung ucapan nyelekit (kecerewetan) istrinya. Segala gerak gerik lelaki tua tersebut diikuti tanpa mengenal lelah karena hanya ingin mengetahui bagaimana lelaki tua tersebut dapat sabar menerima kondisi istrinya.

Sampai pada suatu hari, lelaki desa tetangga desa mengikuti lelaki tua mencari kayu bakar di hutan. Dengan diam-diam dan menjaga jarak lelaki desa tetangga mengamati lelaki tua mengumpulkan kayu-kayu kering di hutan dan dikumpulkan menjadi satu ikatan hingga menjadi beberapa ikatan. Bagaimana bisa lelaki tua renta tersebut dapat mengangkut beberapa ikatan kayu bakar ke rumahnya. Setelah mengamati dan menunggu hingga menjelang maghrib, betapa kagetnya lelaki desa tetangga melihat apa yang terjadi di hadapannya.

Dalam satu panggilan khas lelaki tua, datanglah menghampiri seekor singa besar dengan auman yang menakutkan. Sambil menjilat-jilati tangan lelaki tua tersebut, singa besar terlihat jinak dan menuruti perintah lelaki tua tersebut. Singa pun duduk dan menunggu lelaki tua menempatkan beberapa ikatan kayu bakar di atas punggung singa besar tersebut. Setelah itu singa mengikuti jalan lelaki tua menuju rumahnya tanpa diketahui oleh orang lain. Betapi kaget, terkejut, terkesima, sekaligus terkagum-kagum dengan kemampuan lelaki tua tersebut menaklukkan singa besar sang raja hutan nan buas. Dan ini berlangsung setiap hari. Jadi inilah kunci kesabaran lelaki tua tersebut dalam menghadapi kecerewetan istrinya. Tingkat spiritualitas tinggi yang dimiliki oleh lelaki tua mampu mengatasi kecerewetan istrinya dan kecerewetan itu bukanlah hal luar biasa yang mengganggu kehidupan rumah tangganya. Singa sang raja hutan nan buas saja dapat ditaklukkan dengan kesabaran spiritualnya apalagi hanya kecerewetan istrinya yang memang sudah menjadi konsekuensi dalam berumah tangga untuk menerima pasangan hidupnya apa adanya.

pastorhobbins.wordpress.com
pastorhobbins.wordpress.com

5 thoughts on “Lelaki Tua Dengan Istri Cantik Nan Cerewet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s