Bejo

Orang tua Jawa dulu mengatakan lebih baik jadi orang bejo (beruntung) daripada orang pintar.

Pria Jawa berumur 40-an tahun ini bertemu dengan saya karena berprofesi sebagai sopir yang mengantar sofa saya dari Jakarta ke Bandung. Saya memakai jasanya melalui informasi internet.

Penampilannya sederhana dan ramah. Saya berpikir dia hanyalah sopir perusahaan jasa pengangkutan/pengiriman barang. Ternyata selain sopir, dia juga pemilik kendaraan angkutan tersebut (mobil boks).

Sepanjang perjalanan dia banyak bercerita tentang kisah hidupnya. Sudah hampir 14 tahun berprofesi sebagai sopir angkutan barang. Dan baru 2 tahun ini, dia bukan hanya sebagai sopir tapi juga pemilik perusahaan angkutan dengan jumlah armada 10 unit kendaraan yaitu 4 mobil boks, 4 mobil bak terbuka dan 2 truk fuso. Katanya ini semua karena Gusti Allah, kerja keras, dan keberuntungan.

Keberuntungan? 3 tahun lalu teman sekolahnya datang ke kontrakannya. Pada saat itu pria jawa ini masih sebagai sopir freelance. Sudah 2 tahun temannya menjalankan bisnis angkutan dengan modal 2 unit mobil boks tapi tidak ada kemajuan karena sering ditipu oleh sopir-sopirnya.

Temannya meminta dia untuk menjalankan dan melanjutkan bisnisnya karena sudah putus asa dengan bisnisnya tersebut. Kedua mobil boks temannya dipercayakan kepada dia untuk menghasilkan uang. Temannya tidak minta apa-apa dan menyerahkan kepada dia tentang berapa yang harus diberikan tiap bulannya tapi dia selalu memberikan 50 % pendapatannya kepada temannya.

Tanpa dinyana setelah 1 tahun, dia berhasil membeli 2 mobil boks milik temannya tersebut. Dengan kerja kerasnya sampai sekarang jumlah armada angkutannya bertambah menjadi total 10 unit.

“Luar biasa” saya terkagum-kagum.

“Saya suka di jalan, Pak. Kalau tidak membawa kendaraan satu hari saja, badan saya sakit-sakit. Itulah mengapa sampai saat ini saya masih membawa mobil walaupun saya punya anak buah.” cerita pria jawa tersebut.

” Omong-omong nama bapak siapa? ” tanya saya.

” Bejo, Pak ” tegasnya.

” Lengkapnya? “

” Satu kata, Pak. BEJO ” sambil menyerahkan kartu namanya.

Wow, perjalanan Jakarta – Bandung semakin menarik karena banyak ilmu dan pengalaman yang saya peroleh dari Bejo. Saya semakin kagum setelah mendengar rencana  Pak Bejo untuk membeli truk Fuso terbaru pada awal tahun 2016 ini.

2 thoughts on “Bejo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s