Menyenangkan Orang Itu Sederhana

Tampak seorang bapak dan anaknya berusia sekitar 6 tahun sedang berdiri di depan sebuah toko atau outlet yang menjual motor besarlengkap dengan asesorisnya  dari negerinya Pak Trump. Bapak dan anak melihat dan memperhatikan beberapa motor dengan harga wah. Terlihat wajah kagum mereka tetapi tidak berani mendekati kaca jendela toko tersebut.

Saat itu suasana mendung, lama sekali mereka berdiri dan memandangi toko tersebut. Mungkin dalam pikiran mereka berkata sepertinya tidak mungkin mereka memilikinya.

Tiba-tiba tanpa disadari mereka, datanglah seorang pria muda menghampiri mereka.

” Kalau mau lihat, masuk aja ke dalam pak. Mari !!! ” ajak pria tersebut.

” Terima kasih, biar kami di sini saja ” jawab bapak tersebut.

” Masuk aja Pak. Tidak apa-apa. Keliatan anak bapak ingin sekali masuk kedalam. Boleh kok “

Dipeganglah lengan bapak dan anak oleh pria tersebut. Dipersilakan bapak dan anak tersebut menaikki motor besar nan mahal. Tidak hanya satu unit tapi beberapa unit dengan model yang berbeda. Sesekali pria yang ternyata pemilik toko tersebut mengambil foto bapak dan anak saat menunggangi motor besar. Kadang bapak anak berpose dengan jaket khas kumpulan motor besar saat menunggangi motor besar yang berada di outletnya.

Beberapa pengunjung memperhatikan mereka dan merasa heran mengapa bapak dan anak berpakaian lusuh tersebut diperbolehkan masuk ke dalam toko dan mencoba menunggangi beberapa motor besar. Ada beberapa pengunjung yang tertawa melihat tingkah laku bapak dan anak yang terlihat norak menurut ukuran mereka. Tetapi mereka cuek saja apalagi sang pemilik sudah mengijinkan.

Betapa senangnya bapak dan anak saat itu. Baru kali merasakan menunggangi motor besar dan berasa menjadi orang kaya. Hari itu adalah liburan yang menyenangkan bagi anaknya. Karena tidak perlu mengeluarkan uang dan pergi jauh ke tempat wisata. Toko tersebut sudah menjadi tempat yang membahagiakan untuk mengisi hari libur.

Ternyata bapak tersebut adalah pemulung. Karena anaknya liburan maka hanya bisa mengajaknya jalan-jalan keliling pertokoan di wilayah kota Bandung. Hanya itu yang dapat dilakukannya.

Ketika sang pemilik ditanyakan mengapa mengijinkan bapak dan anak tersebut masuk ke tokonya. Jawabannya singkat, kapan lagi menyenangkan orang lain. Lagi pula saat itu hari mendung mulai turun hujan. Sambil menunggu hujan reda, bapak dan anak tersebut dapat menimati liburannya dengan tawa ceria bergaya dengan motor besar negeri Uncle Sam.

Sederhana bukan ?!!!
Tanpa hidayah dari Allah SWT tidak mungkin sang pemilik toko dapat berbuat baik terhadap bapak dan anak tersebut.

Iklan

Tatkala Permintaan Presiden Bush Ditolak Oleh Mick Jagger

13839087041226271038
Vienna

Ya, ini adalah sebuah hotel terkenal di Wina, Austria. Nama lengkapnya Vienna’s Imperial Hotel. Hotel bergaya gothik, berada di pusat kota Wina telah menjadi tempat menginap favorit para selebritis dan kepala negara dunia.

Apa yang menarik dari hotel ini ? Satu yang menarik dan ini menjadi buah bibir para diplomat dunia bagaimana seorang Presiden Adi Daya bisa dibuat tidak berdaya.

Vienna’s Imperial Hotel adalah salah satu hotel favorit vokalis The Rolling Stones, Mick Jagger. Hampir setiap tahun Mick Jagger menginap di hotel tersebut. Pada konser musiknya di Wina tahun 2006, Mick Jagger telah melakukan pemesanan sebuah kamar Royal Suite bertarif USD 8600 per malam ditambah dengan semua kamar yang ada di lantai yang sama.

Beberapa hari setelah pemesanan, Mick Jagger didatangi oleh seseorang yang ternyata adalah utusan Presiden Amerika Serikat George Walker Bush (George Bush Jr). Utusan Presiden AS tersebut meminta Mick Jagger untuk membatalkan reservasi semua kamar di hotel tersebut dengan alasan Presiden Bush dan rombongan akan menginap di hotel tersebut.

Sebagai prosedur keamanan Presiden AS yang sangat ketat maka hotel tersebut harus steril dan seluruh kamar hotel akan dibooking oleh pemerintah Amerika Serikat. Karena dalam waktu bersamaan dengan konser musik Mick Jagger, Presiden Bush akan melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan kepala-kepala negara Uni Eropa.

Lalu apa jawaban Mick Jagger terhadap permintaan utusan presiden Amerika Serikat tersebut ? Awalnya pemerintah Amerika Serikat meminta Manager Hotel bicara sekaligus membujuk Mick Jagger untuk membatalkan reservasinya tetapi ditolak oleh Manager Hotel karena Mick Jagger adalah langganan tetap mereka. Akhirnya Utusan Presiden Bush sendiri yang datang ke Mick Jagger.

” Mr Jagger, Presiden Bush meminta dengan sangat agar Mr Jagger membatalkan reservasi kamar di Vienna’s Imperial Hotel ” pinta utusan tersebut.

Dengan santainya Mick Jagger menjawab,

” Siapa itu Presiden Bush ? Saya tidak mengenalnya. Silahkan anda keluar dan cari hotel yang lain “

Dan lebih uniknya lagi, Presiden Bush tidak marah dan dendam atas perlakuan Mick Jagger tersebut. Mick Jagger pun dapat bebas berkunjung ke Amerika Serikat dan tidak ada pencekalan sama sekali terhadap dirinya selama Presiden Bush berkuasa. Inikah yang dinamakan kedewasaan berpikir atau berdemokrasi ? Bagaimana kalau Presiden Indonesia diperlakukan seperti yang dialami Presiden Bush ?

10 Presiden Amerika Serikat Yang Wajib Dilupakan

President (stop-obama.org)

Sampai saat ini, negara Indonesia baru memiliki enam orang Presiden yaitu Bung Karno, Pak Harto, Pak Habibie, Gus Dur, Bu Megawati dan Pak SBY (masih menjabat). Jadi kita tidak terlalu sukar untuk menghafal nama-nama Presiden Kita.

Tapi kita sudah sewajarnya dituntut untuk selalu mengingat nama-nama Presiden yang pernah memimpin negeri ini terlepas dari kelebihan dan kekurangan. Bagaimanapun mereka pernah berjasa bagi negeri ini dan mereka adalah orang-orang tua kita juga yang harus dihormati karena secara filosofis presiden sebagai pemimpin negara dianggap sebagai orang yang “dituakan”.

Bisa dibayangkan bagaimana kalau Indonesia memiliki Presiden seperti di Amerika Serika yang sudah berjumlah 44 orang Presiden termasuk Presiden Barack Husein Obama. Sudah pasti kita akan mengalami kesukaran untuk menghafal dan mengingatnya apalagi kalau ditanya pada tahun berapa mereka menjabat Presiden. Mungkin kita akan salah menyebutnya dan bisa kebalik-balik antara nama dan tahun jabatannya.

Bicara Presiden Amerika Serikat, kita pasti mengenal nama George Washington dan Abraham Lincoln karena sering disebut-sebut sebagai tokoh utama berdirinya negara Amerika Serikat sehingga nama mereka diabadikan lewat nama jalan, negara bagian, mata uang Dollar, universitas dan masih banyak lagi.

Karena sudah sangat terkenal nama George Washington dan Abraham Lincoln maka saya tidak akan mengupas tentang siapakah mereka. Saya lebih tertarik kepada nama-nama Presiden Amerika Serikat yang kurang terkenal bahkan hampir dilupakan oleh rakyat Amerika Serikat sendiri. Ada sebuah berita unik yang berhubungan dengan nama-nama Presiden Amerika Serikat.

Menurut Times, ada 10 dari 44 nama Presiden Amerika Serikat yang wajib dilupakan dan dilewatkan dalam sejarah Amerika Serikat. 10 nama Presiden Amerika Serikat tersebut adalah

1. Martin Van Buren (1837-1841, Presiden AS ke-8)

Presiden Amerika Serikat yang pertama untuk dilupakan sejarahnya. Pada masa jabatannya, Van Burenlah yang menyebabkan terjadinya krisis ekonomi akibat dari kemudahan Bank-bank memberikan kredit secara serampangan tanpa regulasi pusat. Gaya hidupnya yang serba mewah dianggap sebagai kambing hitam terjadinya awal krisis ekonomi oleh lawan-lawan politiknya sehingga pada tahun 1841 Van Buren digantikan oleh William Henry Harrison.

2. William Henry Harrison (1841, Presiden AS ke-9)

William Henry Harrison, kita tidak tahu kamu. Begitulah Times menyebutnya.

Harrison adalah Presiden Amerika Serikat yang mempunyai masa jabatan terpendek yaitu hanya 30 hari. Penyakit radang paru-paru (Pneumonia) yang menyebabkan kematian Harrison di kantornya. Kemungkinan radang paru-paru makin parah karena seringnya Harrison duduk di kantor dalam waktu yang lama pada suhu beku tanpa bantuan sebuah mantel atau topi. Prestasi penting Harrison adalah mampu berpidato dalam posisi berdiri selama hampir dua jam. Ini adalah rekor berpidato dalam posisi berdiri yang belum ada tandingannya.

3. John Tyler (1841-1845, Presiden AS ke-10)

Tyler sangat tidak populer selama masa kepresidenannya. Salah satu anggota kabinetnya mengundurkan diri sebagai bentuk protes ketika ia memveto rancangan undang-undang mendirikan bank nasional. Tak lama kemudian, ia dikeluarkan dari partainya sendiri dan Dewan Perwakilan Rakyat berusaha untuk mengeluarkan tuduhan impeachment terhadap dirinya. Tyler tidak mampu merebut kembali nominasi presiden pada tahun 1845 dan meninggalkan dukungan gerakan Konfederasi yang baru lahir. Dia meninggal di gedung DPR Konfederasi.

4. Millard Fillmore (1850-1853, Presiden AS ke-13)

Fillmore menjadi presiden setelah kematian tak terduga Zachary Taylor. Pada tahun 1850 Fillmore menjadi perhatian publik karena kebijakannya mengeluarkan sebuah kompromi untuk mengatur keseimbangan antara negara bagian budak dan negara bebas budak setelah Perang Meksiko-Amerika. Sebagai pengamat The New York Times terkenal, Fillmore telah menunjukkan posisinya berada di sisi sejarah yang salah dalam memperlakukan suatu konflik dan mengedepankan politik dibandingan moral. Bagaimanapun, dia berakhir dengan undang-undang yang menyatukan semua orang dalam ketidaksenangan dan sedikit memperbaiki ketegangan yang akhirnya akan mengarah pada perang saudara.

5. James Buchanan (1857-1861, Presiden AS ke-15)

Dengan alasan tangannya terikat oleh konstitusi, Buchanan tidak dapat melakukan apa-apapun terhadap ancaman pemisahan negara bagian yang tergabung dalam Union. Buchanan mendukung keputusan Dred Scott untuk simpatik ke selatan. Ketika negara-negara Selatan menyatakan niat mereka untuk menarik diri dari Union maka ia menyebutnya sebagai tindakan ilegal, namun ia mengatakan tidak memiliki kewenangan untuk menghentikan mereka. Dia berharap untuk menegosiasikan kompromi tapi tidak mau repot-repot melakukan pemilihan ulang sehingga meninggalkan sedikit catatan prestasi dan Perang Saudara semakin mendekati kenyataan.

6. Rutherford B. Hayes (1877-1881, Presiden AS ke-19)

Seorang mantan Senator dan Gubernur Ohio, Hayes telah menunjukkan sebuah pemerintahan yang baik dengan menunjuk anggota kabinet tanpa memandang ikatan politik. Reputasinya menjadi buruk setelah ia memanggil pasukan federal untuk menghentikan pemogokan kereta api pada tahun 1877. Pasukan federal menembaki para pekerja dan membunuh puluhan pekerja.

Ibu Negara Lucy Hayes, dikenal sebagai “Lemonade Lucy” setelah melarang minuman keras dari Gedung Putih. Presiden Hayeslah yang memelopori acara tahunan White House Easter Egg Roll pada setiap musim semi. Pada acara tahunan inilah, masyarakat AS mengingatnya.

7. Chester A. Arthur (1881-1885, Presiden AS ke-21)

Chester Arthur adalah salah satu dari lima Presiden yang tidak pernah terpilih. Ia menjabat setelah Presiden James Garfield terbunuh karena sebagai Wakil Presiden berdasarkan konstitusi secara otomatis diangkat menjadi Presiden AS.

Ia menjadi salah satu dari sedikit Presiden yang gagal memenangkan nominasi partainya untuk pemilihan kembali. Sejarawan menduga ia tidak melakukan kampanye secara agresif seperti pada awal masa jabatannya karena ia memiliki penyakit ginjal yang fatal. Dia meninggal dunia kurang dari dua tahun setelah meninggalkan kantor kepresidenan.

8. William McKinley (1897-1901, Presiden AS Ke-25)

McKinley adalah seorang politikus cerdas yang mendengarkan dengan cermat keinginan publik. Meskipun pada awalnya ia menentang, McKinley membawa negaranya berperang dengan Spanyol pada tahun 1898. Amerika mengklaim Puerto Rico dan Teluk Guantánamo sebagai bagian warisan perang.

McKinley ditembak oleh seorang anarkis di Pameran Pan-American di Buffalo, NY, pada tahun 1901. Waspada terhadap upaya pembunuhan, ajudan McKinley (Thomas Edison) mengirim mesin sinar-X baru ke Buffalo setelah peluru di dalam tubuh McKinley tidak dapat ditemukan. Tapi dokter berpikir kondisi McKinley membaik dan tidak pernah menggunakannya. Setelah dia digantikan oleh Wakil Presidennya sendiri yaitu Theodore Roosevelt yang jauh lebih mengesankan. Delapan hari kemudian dia meninggal dunia.

9. Warren G. Harding (1921-1923, Presiden AS ke-29)

Warren G Harding secara luas dianggap sebagai salah satu Presiden terburuk.

Harding adalah seorang penerbit surat kabar Ohio yang akhirnya naik menjadi Senator. Ia suka sekali bermain poker, bersosialisasi dan konon suka main perempuan. Harding disukai oleh pimpinan partai republik karena karismatik dan ulet. Pada tahun 1920 dia memenangkan kursi kepresidenan dan berjanji untuk menormalkan kembali kehidupan masyarakat AS setelah Perang Dunia I.

Di kantor, Harding dianggap sebagai pembunuh para pejabat korup dan mengungkap skandal suap Teapot Dome dimana untuk pertama kalinya mengirim sekretaris Kabinet ke penjara. Sebagai penggila perempuan, Harding adalah subjek laris memoir oleh seorang wanita yang mengaku sebagai gundiknya dan ibu dari anak tidak sah.

Harding meninggal dunia di kantor. Dalam bukunya Blink, Gladwell mengatakan “Warren Harding error” yaitu oleh pendukungnya ia dianggap sebagai presiden yang baik hanya karena ia tampak megah dan presiden sejati. Tetapi itu tidak cukup berhasil.

10. Herbert Hoover (1929-1933, Presiden AS ke 31)

Jika Wajah lain yang pernah diukir ke Mount Rushmore, kemungkinan besar tidak akan Herbert Hoover.

Presiden AS ke-31 sangat dikenang karena tanggapan pemerintahannya untuk tidak campur tangan terhadap hancurnya pasar saham pada tahun 1929 yang diikuti dengan depresi secara besar-besaran bagi jutaan rakyat.

Memang aneh kalau kita membaca berita Times tersebut. Para mantan presiden tersebut dianggap tidak memberikan kontribusi yang besar bagi kemajuan negaranya sehingga dianggap tidak penting dan tidak pantas dimasukkan dalam catatan sejarah secara resmi. Kalau dikatakan terlupakan mungkin bisa diterima karena banyaknya nama presiden yang pernah menjabat tapi kalau sengaja/wajib untuk dilupakan apakah dianggap pantas menurut budaya bangsa Indonesia ?

Untungnya… khan untung lagi, Indonesia baru memiliki 6 presiden. Tetapi sebagai bangsa yang besar, kita tetap selalu mengenang para pemimpin bangsa karena mereka adalah bagian dari sejarah bangsa ini. JAS MERAH… Jangan sekali-kali meninggalkan/melupakan sejarah (BUNG KARNO).

Beberapa Alasan “Kreatif” Karyawan Datang Terlambat Kerja

Pernahkah anda datang terlambat kerja ? Jawabannya sudah pasti pernah. Kebanyakan karyawan di Indonesia mengatakan penyebabnya adalah kemacetan lalu lintas. Ternyata karyawan yang datang terlambat ke kantor bukan hanya terjadi di Indonesia . Mungkin seluruh dunia pernah mengalaminya termasuk Amerika Serikat.

Baru-baru ini CareerBuilder melakukan survei tentang alasan karyawan di Amerika Serikat datang terlambat kerja ke kantor. Yang paling umum alasannya terlambat datang ke kantor karena masalah  lalu lintas,  ketiduran (kurang tidur pada malam hari), cuaca buruk, mengantar anak-anak ke sekolah, menonton televisi sampai larut malam, penundaan jadwal transportasi, ada masalah dengan  pasangan dan hewan peliharaan.

13273029801420905066
best excuses (mnn.com)

Menurut survei tersebut dikatakan bahwa  secara keseluruhan 16 persen karyawan datang terlambat kerja setidaknya   satu kali dalam satu minggu dan hampir 30 persen datang terlambat setidaknya sebulan sekali. Keterlambatan datang ke kantor memberikan konsekunsi serius bagi karyawan. Satu dari tiga pengusaha yang dilakukan telah memecat karyawannya yang sering datang terlambat bekerja. Hal ini menandakan bahwa ketepatan waktu sangat mempengaruhi penilaian perusahaan terhadap komitmen, kehandalan dan kinerja seorang karyawan.

Ada hal yang menarik dari hasil survei tersebut yaitu karyawan di Amerika Serikat  sangat “kreatif” dalam memberikan alasan datang terlambat kerja. Beberapa alasan “kreatif”  yang dilaporkan dan tidak bisa diterima oleh pengusaha diantaranya :

1. Kucing karyawan mengalami cegukan.

2. Karyawan merasa  tergoda menonton acara TV “Today Show” hingga larut malam

3. Karyawati  berpikir telah memenangkan lotre, ternyata tidak.

4. Teman sekamar karyawan marah dan telah mencabut charger HPnya sehingga HPnya tidak bisa dicharge  yang berakibat alarm HPnya tidak berfungsi.

5. Karyawan yakin telah menghitung lamanya waktu perjalanan dari rumahnya ke kantor sehingga tidak akan datang terlambat.

6. Karyawan menuduh  rubah telah  mencuri kunci mobil sehingga harus mencari dulu kunci mobilnya.

7. Karyawan mengatakan kakinya terjepit  pintu kereta bawah tanah (benar adanya).

8. Karyawan mengatakan  dirinya tidak terlambat karena dia tidak punya niat  bekerja sebelum 9 pagi padahal waktu kerja dimulai jam 8 pagi.

9. Karyawan terlambat karena ada wawancara kerja dengan perusahaan lain.

10. Karyawan harus menerima panggilan pribadi dari gubernur negara bagian (benar adanya).

Survei ini melibatkan  lebih dari 3.000 orang hiring manager and human resource professional dan 7.780 orang karyawan di Amerika Serikat.

Wirausaha: Roh Terpenting Perekonomian Di Amerika Serikat

 

myvisionsmyideals.blogspot.com

 

 

Semangat kewirausahaan selalu menjadi sifat masyarakat Amerika yang dibanggakan. Tampaknya hal ini didukung oleh penelitian yang menyatakan  bahwa memulai bisnis sendiri bagi orang  Amerika adalah makanan sehari-hari.  Sebuah studi baru menemukan bahwa orang Amerika memiliki semangat kewirausahaan lebih baik daripada orang Eropa atau Cina.

Studi yang dilakukan oleh Gallup Flash Eurobarometer ini menemukan masyarakat Amerika cenderung memandang dirinya   sebagai pengambil risiko. Mereka juga lebih kompetitif dan  merasa lebih yakin  dapat menangani tugas-tugas yang sulit.

Lebih dari 80 persen orang Amerika yang disurvei mengatakan bahwa mereka umumnya bersedia mengambil risiko. Bandingkan dengan  orang  China dan Uni Eropa secara keseluruhan hanya 65 persen.  73 persen responden dari Rumania, Siprus dan Irlandia juga agak percaya diri dalam keterampilan kewirausahaan dan menganggap dirinya sebagai pengambil resiko. Bandingkan dengan    Lithuania  yang mencapai 46 persen dan Hongaria  yang mencapai 43 persen.

Amerika juga melihat diri mereka sebagai yang lebih kompetitif. Lebih dari 77 persen orang Amerika  mengatakan bahwa mereka jauh lebih kompetitif dan mampu bersaing dengan negara-negara lain. Tetapi  sekitar 70 persen responden di Cina, Irlandia, Malta dan Luksemburg juga menyatakan dirinya  kompetitif dan mempunyai nilai yang tinggi. Kurang dari 40 persen responden di Ceko dan Hongaria mengatakan mereka menikmati persaingan.

96 persen responden Amerika mengatakan mereka yakin dapat menyelesaikan tugas-tugas sulit. Diikuti oleh Cina yang mencapai 91 persen responden dan merasa yakin bahwa mereka bisa menyelesaikan tugas-tugas sulit. Sementara itu Eropa hanya  81 persen menggambarkan dirinya mampu menyelesaikan tugas-tugas yang sulit.

Survei Terbaru Kehidupan Seks Masyarakat Amerika Serikat

Menurut survei terbaru,  rata-rata orang Amerika menggunakan satu  kondom dalam empat kali melakukan hubungan seks dan  wanita mengalami orgasme lebih daripada pria.

Michael Reece, Direktur Center for Sexual Health Promotion Indiana University menyatakan survei seks terbaru tersebut telah menunjukkan adanya peningkatan penggunaan   kondom diantara beberapa kelompok. Tetapi promosi penggunaan kondom dalam  mencegah penyebaran penyakit seksual menular  seperti AIDS harus tetap menjadi prioritas kesehatan.

Center for Sexual Health Promotion Courtesy of Indiana University

Klik disini untuk melihat  Sexual Behavior Graph

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kondom digunakan dua kali lebih sering dengan pasangan tidak tetap dalam berhubungan seks dan trennya tetap untuk pria dan wanita (segala umur). Sementara itu, orang kulit hitam dan Hispanik memiliki tingkat penggunaan kondom lebih tinggi dibandingkan kelompok ras lain. Orang-orang yang  telah berumur  lebih dari 40 tahun  lebih kecil kemungkinannya untuk menggunakan kondom dibandingkan dengan oang yang lebih muda.

Center for Sexual Health Promotion Courtesy of Indiana University

Klik disini untuk melihat  Condom Use Graph

Penelitian ini melakukan survei terhadap 5.865 orang dalam rentang usia 14-94 tahun. Laki-laki  dan wanita dewasa  jarang melakukan  satu kali  hubungan seks ketika mereka sedang  melakukan hubungan seksnya. Survei juga mengungkapkan suatu perbedaan yang menarik yaitu 85 persen pria melaporkan pasangan mereka mengalami orgasme pada hubungan seksual terakhir dan hanya 64 persen wanita yang  melaporkan telah mengalami orgasme.

Sejarah Pernikahan Presiden Amerika Serikat

Meskipun kasus perselingkuhan banyak terjadi di  tengah masyarakat Amerika Serikat tetapi sepanjang  sejaranya pernikahan presiden-presiden Amerika Serikat tetap stabil. Amerika hanya mempunyai satu orang  presiden yang menceraikan istrinya, tapi ada dua orang presiden berstatus duda dan menikah kembali dengan istri kedua pada saat menjabat. Uniknya ada   satu presiden yang belum pernah menikah sama sekali.

bookbyte.com

Michael Nelson, Profesor Ilmu Politik dari  Rhodes College dan penulis buku  “The American Presidency: Origins and Development, 1776–2007” (CQ Press, 2007) mengatakan bahwa Ronald Reagan adalah satu-satunya presiden  yang pernah menceraikan istrinya. Selanjutnya ia menikah kembali dengan Nancy Reagan sebagai pernikahannya kedua dan perjalanan pernikahannya stabil dan normal.  Tetapi masyarakat pemilihnya tidak peduli dengan itu semua. Beberapa presiden, seperti Franklin Roosevelt sempat menghadapi kemungkinan terjadinya perceraian   setelah istri mereka menemukan adanya perselingkuhan yang dilakukan oleh suaminya, tapi pernikahannya tetap bertahan dan langgeng  demi karir politik mereka.

Seorang presiden, atau siapapun  yang ingin menjadi presiden melakukan apa pun untuk mempertahankan mahligai rumah tangganya. Harga politik sebuah perceraian bagi seorang presiden sangat mahal karena tidak mau dianggap sebagai pihak yang bersalah dan mempunyai implikasi luas dan signifikan bagi karir politiknya.

Salah satu contoh adalah kasus Presiden Bill Clinton. Bagaimana kekuatan politik bekerja keras dengan berbagai macam cara agar tidak terjadi perceraian ? Apabila  Hillary Clinton tidak setia mendampingi  suaminya setelah publik mengetahui perselingkuhan dengan Monica Lewinsky maka ada kemungkinan  Presiden Clinton akan menghadapi pemakzulan (impeachment) dari lawan-lawan politiknya atau terpaksa mengundurkan diri. Kembali lagi, politik pencitraan bermain.

Namun tidak semua presiden mempunyai pernikahan yang langgeng  sepanjang hidup mereka. John Tyler dan Woodrow Wilson adalah contoh presiden yang kehilangan  istri mereka karena meninggal dunia  dan menikah kembali  selama masa jabatannya.

James Buchanan adalah satu-satunya presiden Amerika Serikat yang  tetap membujang sepanjang hidupnya. Tapi Buchanan mempunyai alasan khusus untuk tidak menikah selama masa jabatannya karena dirinya seorang gay. Pada masa itu belum mengenal istilah gay.