Bertemu Kawan Lama

ilustrasi (kfk.kompas.com/sfkphotos/2009)

Sudah hampir 6 tahun saya tidak bertemu 3 orang kawan lama. Tak dinyana tadi malam saya bertemu kembali dengan mereka. Sungguh bahagia bercampur kaget dengan kedatangan mereka tadi malam. Terus terang saya sudah hampir lupa dengan mereka tapi tetap yang namanya kawan lama selalu datang untuk silaturahim. Luar biasa !!!

Saya berkenalan dengan mereka sekitar 13 tahun yang lalu dalam kondisi yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Hampir setiap saat mereka selalu menemani saya dalam kondisi susah maupun senang. Suka duka kami alami bersama-sama dan kami berusaha untuk menjaga hubungan baik dan mengerti bagaimana harus bersikap dengan saya. Walaupun sesekali menyebalkan tapi tetap tidak membuat hubungan kami retak.

Siapakah mereka ? Baik, saya akan perkenalkan mereka satu per satu. Yang pertama adalah Amir, kawan satu ini memang luar biasa loyalnya dan selalu mendengar keluhan saya. Satu hal Amir tidak pernah mengeluh setiap saya minta tolong. Misalnya kalau saya ingin pergi ke luar kota maka saya memintanya untuk melakukan survey perjalanan dan memberitahukan saya beberapa titik rawan kecelakaan. Sebelum dia menyampaikan hasil surveynya maka saya tidak akan melakukan perjalanan. Walaupun sudah direncanakan berangkat jam 8 pagi maka bisa undur beberapa jam menunggu Amir menyampaikan laporannya. Memang Amir terkenal dengan pencari jejak dan jalan yang jitu. Tetapi jangan sekali-kali melihat sosok Amir ini karena dijamin akan pingsan. Itu saran saya.

Yang kedua adalah Achmad. Nah kawan satu ini terkenal dengan banyak akalnya terutama kalau saya sudah kepepet. Pasti Achmad akan menemukan solusinya dan biasanya membuat gempar lingkungan sekitar. Pernah suatu hari saya ada ujian kuliah Manajemen Keuangan. Pas saat itu saya tidak belajar karena kesibukan kerja. Dengan kondisi kurang fit dan merasa tidak mampu mengerjakan ujian maka saya hanya bisa diam dan bingung. Abis mau mengerjakan bagaimana, wong tidak belajar. Tapi tunggu dulu, dengan kepandaiaan Achmad maka ujian bisa dibatalkan karena tiba-tiba alarm tanda kebakaran berbunyi dan air untuk memadamkan api di ruang ujian keluar sehingga seluruh yang ada di ruangan basah kuyup. Akibatnya ujian dibatalkan dan dilakukan ujian text book hehehehe. Memang banyak cara yang dilakukan oleh Achmad. Saya suka dengannya walaupun dosa juga sich hehehehe. Sosok Achmad bolehlah tinggi besar, berbulu dan selalu senyum damai.

Yang ketiga adalah Abdullah. Sosok satu ini banyak menolong saya terutama pada saat bawa uang pas-pasan. Pernah suatu hari saya dikerjain teman-teman. Saya dipaksa untuk mentraktir teman-teman (8 orang) di sebuah warung makan. Pada saat itu saya hanya membawa uang 50 ribu rupiah. Tahukah apa yang dilakukan teman-teman ? Mereka dengan sembarang memesan makanan seperti nasi rames komplit dengan daging ayam/sapi, jus buah, kopi, kerupuk dan lain-lain. Kalau dihitung tiap orang maka harganya mencapai 9 ribu per orang dan itu belum termasuk menu makan saya yang sangat sederhana nasi rames tempe tanpa daging dan minum air putih saja. Berarti saya harus bayar sekitar 72 ribu padahal saya hanya punya 50 ribu. Nah lho! Benar-benar dikerjain heheheehe. Dengan bantuan Abdullah, akhirnya saya bisa membayar semua tagihan makanan tersebut senilai 27 ribu. Kok bisa ??? Ini yang membuat saya bingung karena pada saat mau membayar, yang punya warung makan menyuruh saya membayar 27 ribu padahal di bonnya tertulis 72 ribu. Berulang kali saya mengatakan kepada yang punya warung kalau dia salah melihat angka di bon tapi tetap saja ngotot kalau dia tidak salah lihat. Wahhhhh benar-benar Si Abdullah telah melancarkan aksinya walaupun setelah itu kami semua terkena diare selama 1 minggu hahahaha… Oh ya sosok Abdullah seperti manusia pada umumnya kecuali sangat ganteng, putih, santun tutur bahasanya, diam dan banyak menghilangnya.

Memang mereka adalah kawan lama yang membuat saya tertawa, bahagia dan percaya diri menghadapi hari esok. Tapi ada pembatas yang harus saya tetapkan untuk menghindari ketergantungan terhadap mereka bertiga. Terima kasih kawan-kawan mau datang menemui saya. Nasruminullah Wa Fathun Qarib. La hada mi hada na uduhu la fisabati bi ya ahu mutasaba.

Bola Api Penolakan

Bola api (kfk.kompas.com)

” Ada apa Mas menatap tajam saya “

” Akhhh maaf, Mbak. Tidak ada apa-apa kok “

” Bohong, dari tadi saya perhatikan Mas memandang saya terus menerus “

” Ada apa, Wanda ? Suaramu terdengar ke seluruh kamar kos ” jawab Anita yang datang tiba-tiba dari belakang.

” Ini lho Mbak Nita, cowok ini memandangi aku seperti memandang nafsu “

” Oooohhh cowok ini. Kenalkan Wanda, ini temanku Mas Arif dan satunya lagi Mas Darwin “

” Tidak, aku tidak akan berkenalan sebelum dia menjelaskan alasan memandangiku seperti itu “

” Ok, sebelumnya saya minta maaf tapi saya tidak bisa mengatakan alasannya karena nanti dianggap alasan saya mengada-ada “

” Dasar cowok brengsek, aku akan panggil penjaga kost untuk mengusir mereka berdua “

” Sabar dong Wanda…sabar Mas Arif dan Mas Darwin datang ke sini untuk mengambil catatan mata kuliah ekonomi pemasaran milik saya “

” Tidak bisa begitu dong Mbak Nita. Ini sudah keterlaluan…pelecehan “

” Sekali lagi saya mewakili Mas Arif memohon maaf kepada Mbak Wanda. Mungkin Mas Arif bisa menjelaskan alasannya supaya tidak terjadi salah paham ” ujar Darwin

” Sudahlah Win, kita balik saja dan saya mohon maaf kalau tatapan saya membuat tidak nyaman Mbak Wanda. Permisi Nita…. “

” Ehhh ini catatan kuliahnya, nanti sore dibalikin lagi ya…. “

” Nanti saya yang mengantarnya kembali “

Segeralah motor bebek tahun 80-an milik Arif dinyalakan dan meninggalkan tempat kos Anita dan Wanda tersebut.

” Ada apa sich Wanda, dari kemarin kamu uring-uringan terus “

” Kalau yang ini jelas saya uring-uringan. Memangnya saya wanita murahan “

” Ahhh tidak hari ini saja, kemarin kamu marahin tukang kebun juga “

” Ohhh yang itu, ga tahu dech Mbak, beberapa hari ini saya lebih mudah marah dan sensitif. Emosi saya lagi labil kayaknya. Omong-omong, mereka teman kuliah mbak Nita ya ? “

” Ya, Wanda. Mereka orang baik terutama Arif, jarang sekali bicara alias pendiam. Kalau bicara seperlunya. Memang begitu orangnya, Wanda…suka memperhatikan hal-hal yang kecil. Kadang saya merasa aneh juga melihatnya. Maafkan dia ya Wanda “

” Saya maafkan demi Mbak Nita hehehehe “

Pukul 19.00, Arif dan Darwin datang kembali ke tempat kost Anita. Dengan perasaan takut disangka macam-macam, akhirnya disuruhlah Darwin untuk mengantarkan langsung catatan kuliah Anita ke dalam kost. Arifpun menunggu di pelataran parkir kost.

” Hey, Rif. Kenapa tidak masuk ” kata Anita yang datang bersama Darwin.

” Enakkan di luar…cari angin segar hehehehe “

” Bilang saja kamu takut didamprat sama Wanda ya hahahahaha “

” Benar Nita, kelihatan Arif trauma dengan kejadian tadi siang hahahaha “

” Ahhh tidak trauma kok cuma aku merasa aneh saja “

” Aneh bagaimana ? Ada apa dengan Wanda ? “

” Katakan Win, apa yang membuat Wanda kelihatan aneh “

” Boleh nich Rif ? “

” Ada apa sich ? Kayaknya ada yang disembunyikan “

” Katakan Win biar Nita ga penasaran “

” Begini Nit, Arif melihat suatu yang aneh di dalam diri Wanda…aura negatif lah “

” Hahahahahaha… Arif…Arif, ada-ada saja. Bilang saja kau ingin berkenalan dengan Wanda. Wanda memang cantik, seksi dan aduhao kok hahahahaha “

” Saya serius Nit, bukan bercanda tetapi terserah kamu ” jawan Arif

” Dari raut wajahmu , kau serius sekali “

” Benar Nit, tadi siang Arif telah menceritakan semuanya dan kemungkinan yang akan terjadi nanti malam “

” Nanti malam ? Ada apa nich Win, kelihatannya menakutkan sekali. Tolong dong beritahu saya …. jadi takut nich “

” Tapi kalian tidak usah kuatir asal kalian mau menuruti apa yang diperintahkan oleh Arif ini “

” Waduh apaan tuh Rif “

” Nita, mungkin ini dianggap aneh dan tidak waras tapi ini nyata dan akan terjadi nanti malam. Maka itu saya minta kalian semua tinggal dalam satu kamar. Khusus kamar Wanda dikosongkan, suruh dia tinggal dengan kalian. Tapi ingat di dalam kamar jangan tidur ya tapi baca-baca asma Allah bagi yang muslim atau menyebut nama Tuhan bagi yang non muslim OK “

” Kok jadi begini sich, memangnya apa yang terjadi sebenarnya ? “

” Jalankan saja Nita dan bujuk teman-teman kost untuk tidak keluar kamar serta tetap dalam satu kamar mulai dari jam 11 malam “

” Kamar mana yang cocok Rif ? “

” Kamar mana saja asal jangan kamar Wanda ya. Oh ya bujuk Wanda biar mau ya “

” Kelihatannya ada kejadian seru nanti malam hehehehe “

” Sudahlah Nit, jangan bercanda. ” kata Darwin

” Aku dan Darwin akan memantau dari luar. Mungkin di pos jaga satpam kost, nanti saya minta ijin sama bapak penjaga. Ok Nita “

” Ok dech Rif, saya masuk dulu mau memberitahu teman-teman dan bujuk juga Wanda. Tetapi kalian tetap diluar khan “

” Ya Nit, tenang aja “

” Selamat menjaga dech “

Tanpa terasa jam mulai mendekati angka 12 malam dan herannya Pak penjaga kos tidak datang malam itu. Dengan ditemani nyamuk, Darwin dan Arif menunggu dengan sabarnya. Tempat kos mulai digelapkan lampunya dan tidak terdengar aktifitas apapun. Rupanya Anita berhasil membujuk teman-teman kostnya. Tiba-tiba datanglah bola api besar seperti komet meluncur dan menghantam kamar no 3 di lantai dua. Praaakkk praaakkkk praaaaakkkk

” Lihat Rif, bola api itu menghantam kamarnya Wanda berulang kali dan mental kembali “

” Sstt, diam Win. Aku juga memperhatikan kok. Nah ini yang dari tadi kutunggu “

” Tapi bola api itu tidak menuju kita khan ? “

” Tenang saja, tidak bakalan… paling-paling nanti berhenti dengan sendirinya “

Tampak Arif terus berdoa dan mulutnya lomat-kamit seperti membaca ayat-ayat Quran. Terus dan terus tanpa berhenti dan dalam waktu satu jam bola api tersebut menghilang. Tapi Arif beranjal dan terus membaca ayat-ayat Quran. Tepat pukul 01.30, Arif menyuruh Darwin untuk pergi ke dalam kost. Darwin tampak ketakutan untuk masuk tetapi setelah diberi penjelasan akhirnya masuk ke dalam juga.

” Rif…Rif … masuk Rif ” teriak Darwin dari lantai dua.

” Tapi … “

” Nita yang menyuruh “

Bergegaslah Arif menuju lantai dua kost-kostan wanita tersebut. Betapa kagetnya melihat dampak yang ditimbulkan oleh bola api tersebut. Semua barang-barang hancur berantakan, pintu kamar Wanda tampak gosong dengan jelaga hitamnya, dan semua penghuni berkumpul semua dengan perasaan ingin tahu apa yang yang sebenarnya terjadi.

” Ada apa ya ? “

” Mengerikan sekali… “

” Kok bisa sich… “

Masih banyak komentar yang keluar dari 18 penghuni kost yang semuanya wanita.

” Rif, tolong Rif jelaskan kenapa ini bisa terjadi… apakah ini yang kamu maksud dengan aura negatif “

” Tenang dulu Nit dan teman-teman. Tolong diam dulu, Arif ingin menjelaskan “

” Tadi itu bola api yang dikirim oleh seseorang yang merasa sakit hati dengan salah satu penghuni kost ini “

” Bola api beneran Mas Arif “

” Bola api yang sebetulnya adalah jin yang berubah wujud untuk menyakiti siapapun yang terkena panasnya bola api tersebut “

” Ohhhh begitu, mengerikan sekali. Tapi siapa penghuni kos yang ingin diincarnya “

” Nit, boleh ga saya bicara dengannya “

” Boleh saja … “

” Sebelumnya saya minta maaf dan bukan ingin membuka aib seseorang. Tapi ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua agar berhati-hati dalam berbicara “

” Benar Mas Arif, saya minta maaf. Itu memang saya yang ingin diincar karena yang dihantam bola api tersebut adalah kamar saya ” ujar Wanda tiba-tiba.

” Wandaaaaaa… Wanda ada apa sebenarnya ? “

” Mungkin ini yang menyebabkan beberapa hari ini saya sering emosional apalagi kalau lihat cowok. Tidak karuan saja perasaan ini. “

” Wanda, tolong ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dengan cowok itu ? ” tegas Arif.

” Saya pernah menolak cinta seorang cowok, anak kehutanan. Saya baik dengannya bukan berarti saya cinta sama dia. Kemudian suatu hari saya diajaknya jalan-jalan ke danau UGM. Herannya saya mau saja tapi cowok tersebut telah berbuat kurang ajar. Langsung saja saya tampar mukanya dan saya caci maki dengan kasarnya. Kemudian saya tinggalkan dia. Sejak itulah perasaan saya menjadi tidak karuan alias labil banget. “

” Ooooooh begitu ceritanya Wan. Ini namanya cinta ditolak dukun bertindak hahahaahaha “

” Sudah… sudahlah. Itulah mengapa tadi pagi saya terus memperhatikan Mbak Wanda karena ada energi negatif dalam dirinya dan akan makin besar lagi datang pada malam harinya. “

” Kok Mas Arif, tidak bilang sama saya “

” Mbak Wanda sudah marah duluan. Ya sudah “

” Omong-omong Mas Arif bisa tahu sich kalau ada energi negatif dalam diri Wanda. Mas paranormal ya ? ” tanya seorang teman kost Wanda.

” Saya bukan paranormal hanya mengamati orang normal hahahahaha “

” Bisa aja Mas Arif “

” Terus bagaimana selanjutnya. Apakah bola apai akan datang lagi ? “

” Mudah-mudahan sich tidak akan datang karena sudah saya sterilkan tempat kost ini. Oh ya Wanda habis ini kamu harus menjalani ritual pembersihan diri ya. Boleh ga ? “

” Silahkan saja Mas, yang penting saya tidak diganngu oleh hal-hal mistik seperti ini “

” Terima kasih “

Setelah Arif melakukan ritual pembersihan diri kepada Wanda maka dia dan Darwin langsung pamit pulang. Tanpa terasa azan subuh mulai terdengar dan saatnya untuk ibadah Sholat Subuh. Benar-benar malam yang melelahkan dan menegangkan.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Namaku Muhammad Arif, dan orang memanggilku Arif. Walaupun di depanku ada kata Tubagus tapi aku tidak ingin memakainya. Karena aku merasa tidak punya hak untuk memakainya. Yang berhak itu adalah Tubagus yang pertama (nenek moyangku) karena hanya dia satu yang bagus dan beliau pantas menyandang gelar tersebut berdasarkan akhlak. laku lampah, ilmu, pengalaman dan lain-lain yang memang bagus dan baik (Akhlakul Karimah).

Tempat Angker yang Penuh Misteri

Gambar diambil dari Google)

Berbicara tentang makhluk gaib seperti jin, siluman, tuyul, atau apalah namanya pasti teringat dengan kata angker, horor dan menaikkan bulu kuduk. Beberapa tahun yang lalu marak acara di stasiun TV Swasta tentang pemburuan makhluk-makhluk tersebut dan sempat menjadi kontroversi (Pro dan Kontra). Walaupun saat ini hanya 1 stasiun TV saja masih menayangkan acara seperti ini.

Kalau masih ingat dengan cara para pemburu menangkap makhluk gaib tersebut, kita akan teringat dengan botol. Ya, botol yang selalu dipakai sebagai wadah untuk menyimpan makhluk-makhluk gaib yang ditangkap oleh para pemburu makhluk tersebut. Botol-botol yang berisi makhluk-makhluk hasil tangkapan tersebut langsung ditutup dengan semacam gabus penutup yang terkunci rapat dengan bacaan-bacaan Asma Allah. Memang aneh dan unik tapi itulah sebuah acara yang setidaknya menambah keingintahuan tentang keberadaan makhluk-makhluk gaib di sekitar kita.

Berbicara tentang makhluk gaib, beberapa hari yang lalu saya berhasil menemukan botol yang berisi hal-hal yang berbau angker tersebut. Awalnya saya sempat kaget dan takut sekali. Banyak orang yang menyarankan untuk tidak sekali-kali menyentuh apalagi coba-coba membuka tutup botolnya terutama bagi orang yang punya keyakinan yang kuat akan dampaknya karena bisa dianggap macam-macam.

Berikut ini gambar botol yang katanya berisi hal-hal berbau angker, penuh misteri dan jangan sekali-kali membuka tutup botolnya karena takut isi yang ada didalamnya akan keluar tumpah ruah.

Botol berisi penampakan yang angker - (diunduh dari Google)

Jelaskan penampakan angkernya hehehehehehe

Mau Hilangkan Kencing Batu? Pakai Sabun Colek

Cerita ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi sekitar 10 tahun lalu. Saat itu keluarga saya jatuh bangkrut karena terkenal imbas Tsunami Ekonomi tahun 1997. Komplit semuanya, sudah bangkrut, tidak punya uang dan dikejar-kejar hutang lagi. Ironisnya kami tinggal di sebuah kompleks perumahan dengan bangunan 2 lantai dan luas tanah hampir 500 meter persegi tapi sudah jadi jaminan bank. Jadi orang selalu menganggap bahwa kami ini orang kaya dan tidak mungkin tidak punya uang.

Karena kondisi yang sudah kepepet dan tidak punya uang, akhirnya saya memutuskan menemui Uyut saya di Sumedang untuk meminta saran beliau. Apa yang seharusnya kami lakukan. Setelah berbincang-bincang lama, dengan entengnya Uyut menyarankan saya untuk menjadi DUKUN. Dukun ???? Ya dukun jawab beliau. Bagaimana caranya ? Tidak usah pusing dan amalan yang macam-macam tetap saja yakin kepada Allah SWT, yakin kepada diri sendiri dan selalu ingat pesan orang tua. Begitu aja Yut, jawab saya pada waktu itu. Dengan mantapnya dijawab ya.

Pulang dari Sumedang, saya menganggap apa yang dikatakan Uyut hanya sekedar humor supaya saya tidak terlalu memikirkan masalah ekonomi keluarga. Lagipula siapa lagi yang mau jadi dukun. Sudah terbayang dech penampulannya sosok dukun dengan baju hitamnya, cincin dengan batu akik besar-besar, bau kemenyan, sesajen dan lebih tidak kuat lagi bahasa komat kamitnya. Ihhhh tidak ah dalam pikiran saya saat itu. Saya menganggap semuanya angin lalu.

Setelah beberapa minggu dari tempat Uyut, tiba-tiba saya kedatangan tamu. Ternyata seorang teman yang sudah lama tidak bertemu. Dia bekerja sebagai supir di sebuah rumah sakit Islam dibilangan Jakarta Barat. Tetapi dari penampilan dan wajah yang ditunjukkan oleh teman saya, tampak sekali kalau dia sedang sakit. Sebentar-sebentar merintih kesakitan. Oh ya namanya Cecep (orang Sunda tapi bukan nama sebenarnya).

Saya menanyakan kondisi dia yang kurang sehat tersebut. Ternyata memang benar kalau dia sedang menderita penyakit kencing batu dan sebelumnya habis dari rumah sakit tempat dia bekerja, Penyakit kencing batu membuat dia sukar untuk buang air kecil dan sering kesakitan (suka kembung perutnya). Kata dokter rumah sakit, dia harus dioperasi dan biayanya mencapai Rp 6 juta (itu sudah dipotong biayanya karena dia masih karyawan di rumah sakit tersebut). Tapi dia tidak mempunyai uang sebesar itu dan keluarga sudah pasrah. Berapa sich gaji seorang sopir, jawab isterinya saat itu.

Waduh kasihan juga pikir saya saat itu. Terus saya tanya apakah dia telah mencoba pengobatan alternatif menggunakan tanaman obat. Dia bilang belum. Akhirnya saya tawarkan dia untuk minum air seduhan daun kumis kucing. Kebetulan saat itu saya banyak mengumpulkan tanaman obat yang sudah dikeringkan. Selain hobi juga untuk membantu ibu saya yang menderita diabetes dan mengurangi pemakaian obat kimia serta sekalian hemat.

Saya memberikan satu kantung plastik ukuran sedang daun kumis kucing supaya tiap pagi dan malam diminum oleh teman saya tersebut. Siapa tahu bisa sembuh penyakit kencing batunya. Setelah itu teman dan isterinya undur diri.

Saya cukup senang dan bangga karena setelah 3 hari tidak kabar lagi dari teman yang sakit kencing batu tersebut. Tidak tahunya pas siang hari, teman saya datang ke rumah sambil membawa kantung plastik yang isinya daun kumis kucing pemberian saya tersebut. Sambil menahan sakit dan tertatih-tatih, dia banting kantung plastik tersebut ke meja di ruang tamu.

” Cech kumis kucingnya tidak mempan……. aduh arghhhhh ”

” Sudah dicoba minum seduhannya ”

” Sudah Cech tapi tetap tidak mempan malah sudah 3 hari ini saya tidak buang air kecil ……aduh aduh….. (sambil pegang pinggangnya dan bergerak kesana kemari) “

” Tenang…tenang (kalut juga nich pikiran mmelihat rintihan teman) Bagaimana kalau dibawa ke rumah sakit dan langsung dioperasi. Masalah biaya nanti saya bantu cari jalannya “

” Jangan cech jangan…aduh sakit cech…tolongin saya Cech…. aduh ga kuat lagi ”

” Sabar Cep sabar doa ama Allah (waduh gimana ya) ”

” Tolongin Cech….aduh ga kuat lagi ”

” Ehhh Cep jangan pingsan disini dong…… ”

Tepat saat itu terdengan suara azan Ashar.

” Cep masih kuat ga Cep…Cep kok elo diam aja (suara rintihan menghilang dan tampak Cecep terdiam )

Langsung saja saya goyang-goyangkan tubuhnya.

” Iya ya ya Cech ada apa ? ”

” Nah gitu dong jangan nakutin gue. Elo tahan dulu ya ”

” Emang mau kemana Cech ”

” Mau shalat Ashar dulu nanti setelah itu elo harus ke rimah sakit ”

” Ya sudah gw tunggu ”

Kemudian saya menjalankan shalat Ashar. Setelah itu saya lanjutkan shalat Hajat meminta petunjuk kepada Allah supaya menunjukkan jalan yang terbaik buat menyembuhkan penyakit Cecep sesuai dengan Qudrat dan Iradat-NYa. Kemudian dilanjutkan dengan doa selepas Shalat.

Pada saat itu saya tidak merasakan apa-apa apalagi petunjuk. Tetapi sewaktu menemui Cecep di ruang tamu, tiba-tiba terdengar suara bisikan yang cukup jelas sekali di telinga. Oh rupanya itu toh caranya supaya Cecep bisa membantu menghilangkan penyakit kencing batunya. Apakah itu ? hehehehe

” Cep…Cep masih sadarkan ”

” Masih ”

” Bisa tunggu sebentar ga ? Gue mau ke warung depan dulu ”

” kemana lagi cech aduhhhh…. aduh argggh kawan lagi sakit pergi melulu ”

” Sabar….. ga usah tanya-tanya ”

Beberapa menit kemudian saya sudah menemui Cecep lagi.

” Nah ini Cep yang bisa menyembuhkan penyakit elo ”

” Apaan Cech ? aduhhhhh ”

” Ini (sambil menunjukkan ke Cecep ) Mudah dan murah ”

” Apa ?????? Sabun colek ….aduh…..aduh becanda aja elo ”

” Ini beneran Cep ga bercanda. Mau sembuh ga elo ”

” Ah gila loe ye argh terserah elo dech. Gue udah ga tahan ”

” Sebentar ya gue ambil air putih dulu di dapur ”

Kemudian saya ambil ke dapur dan membawa ke ruang tamu. Langsung saja saya masukkan beberapa bagian sabun colek (dalam sachet) ke dalam gelas yang berisi air putih. Terus saya kocok sampai gelas penuh dengan air busa yang berbuih.

” Ini Cep elo minum ”

” Ahh gila benar elo kirain gue loe bercanda ”

” Gue ga bercanda. Serius. Sudah minum nich tapi baca bismillah dulu ”

” Ya udah tapi kalau ada apa-apa elo yang nanggung ”

” Bismillahi rahmanir rahiim, Allah akan mengijabahi ”

Tanpa banyak tanya lagi Cecep langsung minum air sabun colek tersebut sampai habis. Sempat sich terpikir kalau sampai Cecep tewas bisa masuk penjara nich.

Setelah beberapa lama (mungkin 30 menit), tiba-tiba Cecep lari ke kamar mandi sambil pegang perutnya. Waduh habis dech riwayat hidup saya dalam hati. Baru saja berpikiran macam-macam. Terdengar suara erangan yang keras sekali dari dalam kamar mandi sampai semua orang dalam rumah terkaget-kaget.

” Arrrrggggghh aaaahhh arghhhhhh Alhamdulillah ”

” Ada apa Cep….ada apa Cep (sambil gedor-gedor pintu) ” (kuatir juga kalau ada apa-apa)

Kemudian keluarlah Cecep dari pintu kabar mandi dengan wajah tersenyum dan saya lihat ada genangan darah yang masih mengalir di kamar mandi. Langsung saja saya bersihkan kamar mandi dari banyaknya percik darah.

” Ahhhhh puas Cech puas, emang elo teman yang yahud hehehehe ”

” Senang gue lihat elo sekarang tapi elo sadar khan ? Ga kesambet khan ? ”

” Gila elu ye, Alhamdulillah sudah sehat dan badan sudah agak ringanan. Nich penyakitnya ? ”

” Apaan nich ? Kok batu sich 2 buah lagi ”

” Iya memang batu, ini nich yang bikin gue ga bisa kencing hampir sebulan. Hampir aja duit gue ludes gara-gara 2 batu sialan ini “

” Maksud loe batu yang ada di ginjal loe ”

” Iya kali, capek gue pikirin mau di ginjal kek, di saluran kecing kek yang penting sudah keluar ”

” Ya syukur dech ”

Saya perhatikan dengan seksama 2 buah batu tersebut dan pas saya pencet langsung menjadi serbuk lumayan sich besarnya sebesar satu ruas jari kelingking (kalau dijadikan satu).

” Eh Cech omong-omong manjur juga tuh sabun colek ”

” Sudah jangan ngomong, gara-gara sabun colek hati gue deg-degan takut ada apa-apa sama elo ”

” Oke dech kalau begitu gue pulang dulu, Mau kabarin bini gue tentang kondisi gue sekarang. Assalamualaikum “

” Wa alaikumussalam ”

Beberapa hari kemudian banyak orang yang datang ke rumah menanyakan kebenaran kesembuhan kencing batunya Cecep dengan menggunakan sabun colek. Banyak orang yang datang (tidak tahu darimana asalnya) minta berobat dan bukan hanya penyakit ginjal tapi penyakit-penyakit lain. Bahkan ada yang menganggap saya duku atau paranormal. Wah ini rupanya si Cecep bikin gosip baru. Hampir setiap hari orang datang ke rumah sampai dini hari. Kegiatan ini berlangsung hampir 1 tahun sebelum saya pindah ke Cempaka Putih. Ada keuntungannya sich yaitu warung di depan rumah jadi laku barang dagangannya terutama minuman, makanan dan rokok. Kalau secara pribadi, saya mendapatkan banyak teman, banyak rejeki, rokok selalu ada, kopi, gula pasir selalu tersedia dan semuanya pemberian orang-orang yang datang minta tolong. Kerugiannya adalah orang tua saya terganggu kehidupannya terutama waktu istirahatnya terganggu oleh suara-suara para tamu.

Banyak teman-teman termasuk Uyut yang menanyakan kepada saya bagaimana cara kerjanya sabun colek sehingga dapat mengeluarkan batu di ginjalnya Cecep. Karena saya bukan dokter dan itu lebih mengarah kepada hal-hal sugesti yang datangnya dari Allah maka susah untuk dijelaskan. Akhirnya sambil bercanda saya katakan batu di dalam ginjal keluar diakibatkan oleh licinnya air sabun sehingga batu tersebut tergelincir keluar tapi saya tekankan bahwa cara ini hanya khusus untuk kasusnya Cecep dan tidak bertanggungjawab apabila cara ini digunakan untuk orang lain. Mendengar penjelasan saya, khususnya Uyut tertawa terbahak-bahak whuahahahahahahaha gud…gud…gud. Sementara teman-teman hanya bisa terbengong-bengong.

Ilustrasi - baltyra.com

Kesimpulannya adalah tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah SWT, apa yang ada di dunia sebetulnya bermanfaat selama dipakai untuk kebaikan. Allah Maha Besar Rahman Rahimnya nyata tergantung bagaimana kehati-hatian, ketelitian dan kejelian kita membaca (Iqra) segala ciptaan Allah SWT.

NB: Sekedar informasi, setelah peristiwa keluarnya 2 buah batu, tahu ga ? Selama satu bulan Cecep selalu kehausan dan selalu minum air putih sampai 10 botol aqua ukuran besar setiap harinya. Mungkin ini dampak dari sabun colek yang mengandung soda api. Alhamdulillah sampai saat ini masih hidup dan sehat. hahahahahaha