10 Alasan Teraneh Orang Mengajukan Permohonan Visa Kerja

” Enak ya kerja di luar negeri “

” Banyak duitnya euy,  US Dollar pula !!! “

” Sambil kerja, dapat duit banyak … nambah wawasan dan pengalaman juga “

Itulah beberapa komentar orang setelah mengetahui saya bekerja di luar negeri. Banyak uang dan dalam bayangannya adalah menambah pundi-pundi US Dollar. Ada benar dan ada salahnya juga kalau orang berpandangan seperti itu. Memang setiap orang akan selalu berpikir bagaimana caranya dapat mengubah nasib. Salah satunya adalah dengan bekerja di luar negeri dan memperoleh materi yang lebih baik daripada bekerja di negeri sendiri. Tidak hanya di Indonesia tetapi hampir seluruh manusia di dunia berpandangan demikian.  Betapa enak dan nikmatnya bekerja di luar negeri. Menurut saya, suatu alasan yang manusiawi yaitu mengubah nasib diri dan keluarganya untuk masa depan.

Nah, alasan mengubah nasib menjadi lebih baik adalah alasan yang normal dan dapat dimaklumi walaupun belum tentu dengan bekerja di luar negeri maka hidupnya akan lebih baik. Semua tergantung kepada niat dan tujuan kita bekerja. Tetapi ada 10 temuan menarik tentang alasan orang ingin bekerja di luar negeri yang diungkap oleh Visa Global, sebuah konsultan imigrasi Inggris sebagai berikut:

1. Seorang pria Afrika Selatan menyatakan pada aplikasi visanya bahwa ia ingin pergi ke Rumania untuk bekerja sebagai pemburu vampir.

2. Ketika mengajukan permohonan visa kerja Inggris, seorang pria Brasil  berharap dapat  membawakan flamenco ke jalan-jalan Norwich di mana daya tarik   flamenco tampaknya menjadi suatu barang langka.

3. Seorang wanita Rusia mengajukan permohonan visa Eropa agar dapat bekerja  sebagai pelacur di Belanda, sebuah  profesi legal tertua di dunia sejak tahun 1830.

4. Seorang pembalsem mayat dari Meksiko mengajukan permohonan visa agar dapat melakukan perdagangan mayat ke Spanyol, tapi setelah diselidiki ternyata dia mempunyai catatan kriminal yang panjang sehingga visanya ditolak.

5. Pada aplikasi visa di Eropa, seorang pria asal Mali menyatakan bahwa dia mempunyai keterampilan menjalankan pirogue (sejenis kapal nelayan) dengan harapan dapat menjadi pendayung gondola di Venesia.

6. Pada aplikasi visa Amerika Serikat, seorang pria Inggris mencantumkan profesinya sebagai “taster makanan anjing”

7. Seorang pria Filipina mengajukan permohonan visa  ke Australia dengan alasan bahwa  ia mempunyai kemampuan dapat “menghindari pihak berwenang setempat.”

8. Seorang wanita Perancis mengajukan visa kerja ke Amerika Serikat karena merasa yakin mempunyai peluang yang lebih besar untuk terpilih sebagai “model kaki (foot model).”

9. Seorang wanita mengajukan visa kerja di Inggris, karena telah “bekerja musiman sebagai zombie.” (Rupanya, zombie tidak diperlukan di Inggris sepanjang tahun).

10. Seorang pria Peru mengajukan permohonan visa Eropa untuk dapat  bekerja sebagai pencukur bulu alpaka (alpaca shearer)  selama “musim cukur.”

Walaupun 10 alasan tersebut dianggap aneh tetapi harus diapresiasi sebagai pilihan karir yang cerdik. Global Visa menyarankan agar semua pemohon visa untuk melihat terlebih dahulu aturan hukum di negara dimana mereka akan bekerja  sebelum mengajukan permohonan visa kerja.

Iklan

Beberapa Alasan “Kreatif” Karyawan Datang Terlambat Kerja

Pernahkah anda datang terlambat kerja ? Jawabannya sudah pasti pernah. Kebanyakan karyawan di Indonesia mengatakan penyebabnya adalah kemacetan lalu lintas. Ternyata karyawan yang datang terlambat ke kantor bukan hanya terjadi di Indonesia . Mungkin seluruh dunia pernah mengalaminya termasuk Amerika Serikat.

Baru-baru ini CareerBuilder melakukan survei tentang alasan karyawan di Amerika Serikat datang terlambat kerja ke kantor. Yang paling umum alasannya terlambat datang ke kantor karena masalah  lalu lintas,  ketiduran (kurang tidur pada malam hari), cuaca buruk, mengantar anak-anak ke sekolah, menonton televisi sampai larut malam, penundaan jadwal transportasi, ada masalah dengan  pasangan dan hewan peliharaan.

13273029801420905066
best excuses (mnn.com)

Menurut survei tersebut dikatakan bahwa  secara keseluruhan 16 persen karyawan datang terlambat kerja setidaknya   satu kali dalam satu minggu dan hampir 30 persen datang terlambat setidaknya sebulan sekali. Keterlambatan datang ke kantor memberikan konsekunsi serius bagi karyawan. Satu dari tiga pengusaha yang dilakukan telah memecat karyawannya yang sering datang terlambat bekerja. Hal ini menandakan bahwa ketepatan waktu sangat mempengaruhi penilaian perusahaan terhadap komitmen, kehandalan dan kinerja seorang karyawan.

Ada hal yang menarik dari hasil survei tersebut yaitu karyawan di Amerika Serikat  sangat “kreatif” dalam memberikan alasan datang terlambat kerja. Beberapa alasan “kreatif”  yang dilaporkan dan tidak bisa diterima oleh pengusaha diantaranya :

1. Kucing karyawan mengalami cegukan.

2. Karyawan merasa  tergoda menonton acara TV “Today Show” hingga larut malam

3. Karyawati  berpikir telah memenangkan lotre, ternyata tidak.

4. Teman sekamar karyawan marah dan telah mencabut charger HPnya sehingga HPnya tidak bisa dicharge  yang berakibat alarm HPnya tidak berfungsi.

5. Karyawan yakin telah menghitung lamanya waktu perjalanan dari rumahnya ke kantor sehingga tidak akan datang terlambat.

6. Karyawan menuduh  rubah telah  mencuri kunci mobil sehingga harus mencari dulu kunci mobilnya.

7. Karyawan mengatakan kakinya terjepit  pintu kereta bawah tanah (benar adanya).

8. Karyawan mengatakan  dirinya tidak terlambat karena dia tidak punya niat  bekerja sebelum 9 pagi padahal waktu kerja dimulai jam 8 pagi.

9. Karyawan terlambat karena ada wawancara kerja dengan perusahaan lain.

10. Karyawan harus menerima panggilan pribadi dari gubernur negara bagian (benar adanya).

Survei ini melibatkan  lebih dari 3.000 orang hiring manager and human resource professional dan 7.780 orang karyawan di Amerika Serikat.

Survei : Institusi Militer Sebagai Salah Satu Tempat Kerja Yang Indah

Disney boleh memiliki “Happiest Place on Earth” tetapi Disney bukanlah tempat kerja yang membahagiakan bagi para pekerja di Amerika Serikat menurut survei baru yang mengidentifikasi  “tempat kerja yang indah (blissful places to work)”. Dari daftar tersebut terungkap bahwa  semua empat cabang utama militer dan Garda Nasional memperoleh peringkat lebih tinggi dari Disney dan perusahaan terkenal lainnya seperti Microsoft dan Johnson & Johnson.

prtghazni.blogspot.com

 

Meskipun pencapaian karirnya panjang  dan gaji lebih rendah tetapi Angkatan Darat dan Garda Nasional menduduki peringkat No 1 dan 2 dalam kategori kemajuan karir mengalahkan Google untuk tempat teratas. Pihak militer juga menempati peringkat tinggi dalam kesempatan pertumbuhan, manfaat dan keamanan kerja.

Rick Wainschel, wakil presiden CareerBliss online mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan  Amerika bisa belajar dari program-program yang unik yang diterapkan oleh militer . Intinya adalah ketika sebuah perusahaan memberikan kesempatan untuk tumbuh dan instrumen untuk meningkatkan keterampilan maka akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih bahagia. CareerBliss digunakan sebagai tinjauan independen untuk mengevaluasi perusahaan berdasarkan peluang untuk pertumbuhan, kompensasi, manfaat, keseimbangan kerja-hidup, kemajuan karir, manajemen senior, keamanan kerja dan apakah karyawan akan merekomendasikan perusahaan kepada orang lain.

Dalam sebuah laporan singkat  dari  seribuan penilaian yang ditulis oleh anggota militer pada tahun 2010, administrator Angkatan Darat di Georgia menulis, “Pelayanan di Angkatan Darat menawarkan keamanan pekerjaan utama, belum lagi paket manfaat yang tak tertandingi. Itu juga merupakan sumber yang baik untuk mendapatkan pengalaman teknis dan kehidupan  nyata yang berharga. “

Bradley Brummel, seorang Profesor Psikologi di University of Tulsa di Oklahoma menerangkan mengapa militer memiliki para  pekerja yang  bahagia. Meskipun tantangan yang mungkin terjadi pada saat melayani negara  termasuk kemungkinan akan perang, militer menyediakan banyak elemen penting untuk menemukan kebahagiaan di tempat kerja termasuk memiliki dampak berarti bagi  dunia, memiliki persahabatan sejati dengan rekan kerja  dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan.

10 teratas   tempat-tempat kerja yang sangat indah, menurut CareerBliss :

1. Google
2. 3M
3. ABN AMRO
4. DTE Energy
5. Angkatan Udara
6. Qualcomm
7. Tentara Garda Nasional
8. Marinir
9. Angkatan laut
10. LSI Logic

Selanjutnya Angkatan Darat menduduki  peringkat No 11 diikuti oleh  Johnson & Johnson (16), Cisco Systems (21), General Electric (30), Microsoft (39) dan Disney (41).

Wainschel dalam sebuah pernyataan mengatakan sangat menarik untuk melihat beberapa institusi militer menduduki  peringkat relatif tinggi terhadap anyak perusahaan papan atas. Setelah meninjau komentar-komentar dari ratusan laporan singkat, maka sudah jelas anggota militer bukan hanya bangga melayani dan melindungi negara tapi menemukan rasa yang mendalam atas  prestasi yang mereka lakukan selama ini di lingkungan kerjanya.

Bagaimana cara mengukur Bliss Index ? Dapat dilihat di Bliss Index

Wirausaha: Roh Terpenting Perekonomian Di Amerika Serikat

 

myvisionsmyideals.blogspot.com

 

 

Semangat kewirausahaan selalu menjadi sifat masyarakat Amerika yang dibanggakan. Tampaknya hal ini didukung oleh penelitian yang menyatakan  bahwa memulai bisnis sendiri bagi orang  Amerika adalah makanan sehari-hari.  Sebuah studi baru menemukan bahwa orang Amerika memiliki semangat kewirausahaan lebih baik daripada orang Eropa atau Cina.

Studi yang dilakukan oleh Gallup Flash Eurobarometer ini menemukan masyarakat Amerika cenderung memandang dirinya   sebagai pengambil risiko. Mereka juga lebih kompetitif dan  merasa lebih yakin  dapat menangani tugas-tugas yang sulit.

Lebih dari 80 persen orang Amerika yang disurvei mengatakan bahwa mereka umumnya bersedia mengambil risiko. Bandingkan dengan  orang  China dan Uni Eropa secara keseluruhan hanya 65 persen.  73 persen responden dari Rumania, Siprus dan Irlandia juga agak percaya diri dalam keterampilan kewirausahaan dan menganggap dirinya sebagai pengambil resiko. Bandingkan dengan    Lithuania  yang mencapai 46 persen dan Hongaria  yang mencapai 43 persen.

Amerika juga melihat diri mereka sebagai yang lebih kompetitif. Lebih dari 77 persen orang Amerika  mengatakan bahwa mereka jauh lebih kompetitif dan mampu bersaing dengan negara-negara lain. Tetapi  sekitar 70 persen responden di Cina, Irlandia, Malta dan Luksemburg juga menyatakan dirinya  kompetitif dan mempunyai nilai yang tinggi. Kurang dari 40 persen responden di Ceko dan Hongaria mengatakan mereka menikmati persaingan.

96 persen responden Amerika mengatakan mereka yakin dapat menyelesaikan tugas-tugas sulit. Diikuti oleh Cina yang mencapai 91 persen responden dan merasa yakin bahwa mereka bisa menyelesaikan tugas-tugas sulit. Sementara itu Eropa hanya  81 persen menggambarkan dirinya mampu menyelesaikan tugas-tugas yang sulit.

Perspektif Lintas Budaya Dalam Membantu Kerjasama Tim

Cross Cultural Team (videos4training.com)

Sudah saatnya perusahaan-perusahaan yang ingin melebarkan sayapnya ke seluruh dunia  untuk  mengembangkan sebuah gaya manajerial yang dapat menampung berbagai budaya. Hal ini berarti perusahaan tidak boleh lagi mengambil satu model pendekatan yang cocok untuk gaya kepemimpinan mereka.

Sebuah artikel baru di bagian khusus Budaya dan Psikologi pada jurnal Association for Psychological Science edisi Agustus 2010 menjelaskan bahwa orang-orang dalam berbagai macam kebudayaan memikirkan  tentang cara kerja dalam budaya yang berbeda. Orang-orang mulai menyadari adanya  perbedaan lingkungan budaya dari rekan kerjanya sehingga  dapat bekerja sama dengan lebih baik.

Cristina B. Gibson, dari University of Western Australia dan  Dana M. McDaniel, dari University of California, Irvine mengatakan bahwa orang memiliki harapan yang berbeda tentang tim kerjanya. Gibson telah mewawancara banyak orang untuk memahami bagaimana mereka membuat konsep tim kerja.

Di Amerika Serikat, orang banyak menggunakan metafora olahraga tetapi di tempat lain, bahwa model di Amerika Serikat tersebut  bukanlah metafora yang umum terjadi. Seperti di Amerika Latin, banyak orang bicara tentang tim kerja sebagai sebuah keluarga.  Keluarga dilibatkan  dalam semua bagian hidup kita dan diharapkan untuk menikmatinya bersama-sama secara sosial.
Keterlibatan kita  dalam tim olahraga  sangatlah terbatas, kurang perhatian dan lebih kompetitif.

Banyak orang beranggapan bahwa kepemimpinan karismatik adalah suatu  yang baik dimana menggunakan kepribadian yang kuat untuk menginspirasi loyalitas orang lain. Tapi itu tidak akan bekerja untuk semua orang. Banyaknya kesamaan perilaku yang diinginkan dari seorang pemimpin dalam satu budaya mungkin akan dipandang sebagai gangguan atau micromanagement dalam pengaturan lain. Dalam lingkungan kerja, organisasi, tim, dan individu mungkin memiliki nilai yang berbeda dan preferensi. “

Penelitian ini akan terus berlanjut karena  orang seharusnya mulai mempertimbangkan adanya variasi budaya  dalam banyak negara seiring banyaknya  orang yang terus melakukan migrasi antar negara. Kita tidak bisa lagi membuat asumsi bahwa semua orang di Amerika Serikat seperti ini dan semua orang di Cina seperti itu.

Jalan-Jalan Ke Pusat Mobil Kemayoran

Sering kali saya mendapatkan peringatan dari beberapa teman untuk tidak memperbaiki mobilnya di Pasar Mobil Kemayoran. Memang selain menjual mobil-mobil bekas, Pasar Mobil Kemayoran juga terdapat bengkel mobil, suku cadang, aksesoris dan lain-lain yang berhubungan dengan kendaraan roda empat tersebut. Hampir setiap hari lokasi tersebut ramai dikunjungi orang. Mungkin dianggap tempatnya yang strategis, komplit suku cadangannya mulai dari yang asli sampai yang palsu, banyak pilihan bengkel terutama mobil merek-merek tertentu yang belum tentu di luaran ditemui. Peta lokasinya bisa dilihat disini.

Pernah satu kali saya dan almarhum bapak  mengalami kejadian yang tidak mengenakan saat ingin memperbaiki bearing roda yang mulai haus dan harus diganti. Tetapi kami berdua dikerjai oleh oknum bengkel mobil. Bukan hanya bearing roda saja yang diganti tetapi dibongkar semua yang berhubungan dengan roda sehingga kami harus membayar lebih besar. Seperti kampas rem yang masih bagus dipaksa ganti tanpa persetujuan kami dan masih banyak lagi.

Suatu hari ada seorang teman yang ingin memperbaiki bodi mobilnya karena tabrakan dengan sepeda motor di daerah Pangandaran. Terlihat bodi dekat kap mesin mobilnya penyok dan tampaknya benturan yang terjadi keras sekali. Karena selain penyok, spion kiri mobilnya juga hancur. Untuk mengganti spion mobilnya, trman harus mengganti 2 buah kaca spionnya bila membelinya di bengkel resmi. Maklumlah mobil buatan eropa. Harga suku cadangannya mahal sekali. 1 buah kaca spion mobil eropa bisa untuk membeli sepasang mobil buatan Jepang bahkan ada kelebihannya.

Kemudian teman mengajak saya untuk memperbaiki mobilnya di Pasar Mobil Kemayoran. Saya sempat mengingatkan untuk tidak memperbaikinya di sana karena saya pernah mengalami hal yang kurang mengenakan. Tetapi teman tetap memaksa saya untuk memperbaiki mobilnya di sana. Dengan berat hati saya menuruti permintaan teman dan berharap kejadian yang dulu tidak saya alami lagi.

Sesampainya di Pasar Mobil Kemayoran, tiba-tiba kami sudah didarangi oleh beberapa orang yang kelihatannya calo di lokasi tersebut sambil menawarkan dengan sedikit memaksa. Tetapi saya tetap tidak memperdulikan tawaran mereka. Saya dan teman memarkir mobil persis di depan bengkel khusus mobil buatan Jerman. Teman dan saya berusaha bertanya kepada pemilik bengkel. Oleh pemiliki bengkel direkomendasikan kepada kenalannya yang memang ahli untuk memperbaiki bodi mobilnya yang bengkok. Tetapi setelah melalui tawar menawar harga, teman membatalkannya karena harga reparasinya terlalu mahal. Sementara itu sudah ada beberapa orang yang memperhatikan kami dengan mata calang.

Baru saja saya dan teman akan meninggalkan bengkel tersebut dan bermaksud untuk pulang tiba-tiba dari belakang saya terdengar orang yang memangil saya. Langsung saja saya berpaling ternyata seorang pria berumur sekitar 30 tahunan. Betapa terkejutnya saat melihatnya. Ternyata Kang Andri, anak buah Uyut saya yang sering menghadiri acara kliwonan di padepokan Galeuh Pakuan Pajajaran Sumedang.

” Sampurasun “

” Rampes “

” Ada apa Cech. Kok main kesini “

” Ini… saya sedang menemani teman yang ingin memperbaiki mobilnya yang penyok akibat tabrakan. Tapi kelihatannya teman kurang cocok dengan ongkos yang ditawarkan “

” Ohhhh gitu. Ya sudah Cech. mari ikut saya sekalian tahu tempat saya “

” Lho, memangnya kamu kerja disini “

” Sudah ikut saja. Nanti Cech tahu sendiri “

Kemudian kami bertiga dengan mobil teman menuju tempat kerja Andri dimana lokasinya tidak jauh dari mobil diparkir. Sebuah tempat sederhana dan menyempil tapi kanan kirinya tempat usaha Andri hampir kebanyakan bengkel mobil kecil. Tetapi masing-masing memiliki kekhususan dalam penanganan dalam memperbaiki mobil. Ada yang khusus knalpot, kabel-kabel listrik mobil, mesin dan tune up, ban, ketok magic, ban dan lain-lain.

” Nah ini tempat usahaku, Cech. Maaf ya kalau kurang berkenan hehehe apalagi kalau hujan maka air hujan akan tempias membasahi tempat ini “

” Ahh tidak apa-apa, Dri “

” Mau minum apa Cech “

” Apa saja lah, tapi kopi kelihatannya oke nih “

” Tunggu sebentar ya Cech. Sekalian temannya disuruh duduk Cech “

Gedung di sekitar Pasar Mobil Kemayoran (doc.cech)

Beberapa menit kemudian Andri datang bersama 3 orang temannya. Andei memperkenalkan ketiga temannya tersebut. Ternyata mereka mempunyai keahlian memperbaiki bodi mobil. Setelah melihat bodi mobil teman yang rusak kemudian teman melakukan tawar menawar. Teman sempat kaget setelah mengetahui ongkos perbaikan tersebut. Ternyata jauh lebih murah dibandingkan dengan penawaran di bengkel mobil yang pertama.  Akhirnya teman menyetujui agar mobilnya segera diperbaiki.

Suasana di sekitar bengkel (doc.cech)
doc.cech
Bodi mobil yang sedang diperbaiki (doc.cech)

Andri menjelaskan kepada saya kalau di lokasi tersebut harus pintar-pintar menawar dan teliti. Kalau punya teman malah lebih baik lagi karena tidak akan dikerjai oleh calo-calo di lokasi tersebut. Rupanya Andri dan teman-temannya mempunyai komunitas tersendiri di lokasi tersebut. Masing-masing sudah diatur dengan baik dan disesuaikan dengan keahlian. Perlu diketahui Andri mempunyai keahlian khusus mesin dan tune up maka saat ada ada pelanggan yang ingin memperbaiki ban (spooring & balancing). Andri tinggal membawanya ke bengkel temannya yang mempunyai keahlian khusus ban. Setiap anggota sangat mematuhi aturan main yang dibuat.

Salah seorang teman Andri yang mempunyai keahlian khusus knalpot (doc.cech)
Bengkel khusus knalpot (doc.cech)
Seorang pengangguran yang dipekerjakan untuk bantu-bantu (doc.cech)

Beberapa orang sempat saya wawancarai ternyata ada juga orang yang tadinya menganggur diajak bekerja walau pekerjaannya hanya sekedar mengamplas bodi. Dari pada menganggur lebih baik kerja dan bisa membantu keluarga di rumah. Itulah prinsip hidup di komunitas tersebut.

Tanpa terasa 3 jam berlalu bodi mobil telah diperbaiki dan tampilannya sudah kembali seperti semula. Tinggal melakukan pengecatan dan pekerjaan pengecatan bisa dilakukan apabila dempul bodinya telah kering sekali. Setelah menunggu 40 menit, bodi mobil yang diperbaiki dilakukan pengecatan.  Kalau dihitung-hitung dari pengerjaan awal sampai finishing maka dibutuhkan waktu sekitar 5-6 jam. Perlu diketahui juga selama waktu itu Andri tidak menemani kami terus karena diapun mendapatkan orderan mesin dari temannya dari komunitas di lokasi tersebut.

Cuaca cerah dengan terik matahari menyengat yang membantu proses pengeringan cat (doc.cech)
Finishing (doc.cech)
Finishing (doc.cech)

Akhirnya kami berdua pamit diri  kepada Andri dan teman-temannya dengan sebuah pesan dari mereka ” Pak kalau kurang puas balik saja kemari. Gratis hehehe “.  Mereka adalah saudara-saudaraku.

” AKU MAMPU MAKA AKU KELUAR “

” Assalamualaikum ”

” Wa alaikumussalam ”

” Nasruminullah ”

” Wa Fathun Qarib ”

” Kun Faya Kun ”

” Rabbi Kun ”

” Amithaba ”

” Sancai ”

Begitulah kebiasaan Ardi mengucapkan salam saat bertemu Tjiploek.

” Ehhh Ardi, apa kabar ? Sudah lama sekali kita tidak bertemu. Wah tambah makmur saja kamu ya !!! ”

” Kabar baik hehehehe, biasa saja Mas Tjiploek. Bagaimana kabarnya Mas Tjiploek dan ibu ? ”

” Baik, kalo ibu juga baik tapi sudah sepuh jadi harus banyak istirahatnya. Tuh beliau ada di kamar. Biasalah sedang nonton sinetron hahahaha ”

Ardi langsung masuk ke kamar ibunya Tjiploek untuk menyapa beliau karena memang sudah lama tidak bertemu.

” Mas, saya lihat ibu baik-baik saja dan tambah sehat ”

” Ya begitulah kondisinya seperti yang Ardi lihat. Cuma sekarang seperti anak kecil dan suka ambekkan. apalagi kalau tidak punya uang dan cucu-cucunya datang ke rumah heheheehe ”

” Yaa khan Mas Tjiploek memang sayang sekali dengan ibu dari dulu dan banyak uang. Jadi seringnya ibu minta dengan Mas hehehe ”

” Tidak juga Di ? Semua saudara-saudara sayang beliau kok bukan hanya saya ”

” Mas, boleh minta air putih ? Haus sekali nich ”

” Ehh iya sampai lupa sebentar ya DI ”

Kemudian Tjiploek mengambilkan air putih di dapur walaupun ada Bi Minah, tetap saja Mas Tjiploek yang melayani sendiri tamu-tamunya.

” Ini saya buatkan minuman dengan gelas besar biar hausnya hilang hehehehe ”

” Begini Mas, saya sebenarnya lagi risau dan kecewa ”

” Ada apa Di ? ”

” Masalah kantor terutama Bos ”

” Khan kamu sudah enak dan lumayan posisi kamu disana ”

” Memang sich tapi keliatannya Bos kurang perhatian dengan karyawan dan lebih mementingkan orangnya sendiri ”

” Maksudnya ? ”

” Bos lebih perhatian dengan karyawan yang masih ada hubungan saudara dan pertemanan ”

” Perhatian bagaimana ? Saya lihat posisi kamu sebagai salah satu manager di perusahaan itu membuktikan Bos kamu tidak pilih kasih…. Apa masalah gaji ? ”

” Itu salah satunya ”

” Apa gaji kamu lebih kecil dibanding dengan karyawan yang menurut Ardi ada hubungan dengan saudara dan pertemanan tersebut ”

” Tidak juga, memang ada yang di atas saya gajinya dan ada juga yang di bawah. ”

” Masalah fasilitas perusahaan yang kurang memadai ”

” Tidak juga, saya merasakan apa yang diberikan oleh perusahaan cukup baik terutama fasilitas kesehatan, kendaraan dan lain-lain. ”

” Terus apa dong ? jadi bingung hehehehe ”

” Saya khan sudah 6 tahun bekerja tetapi kenapa saya belum ada promosi jabatan. Sementara ada orang baru masuk. Memang sich dia jebolan perusahaan multinasional, pendidikannya lebih tinggi dari saya dan masih teman Bos sewaktu kuliah dulu di Inggris tapi langsung diangkat sebagai salah satu direktur yang membawahi divisi saya Mas Tjiploek. Apakah Bos tidak melihat kualifikasi yang saya punya ? Saya sanggup kok bersaing dan mampu untuk memajukan perusahaan. ”

” Oh jadi masalahnya itu. Terus tanggapan karyawan yang lain bagaimana ? ”

” Ada yang pro dan ada yang kontra tetapi menurut saya lebih banyak yang kontra. Mereka menduga akan ada perubahan yang mendasar di dalam perusahaan. ”

” Wajar khan kalau ada perubahan setiap pergantian pimpinan selama tidak mengubah visi, misi dan tujuan perusahaan. Saya yakin yang berkeluh kesah kebanyakan adalah karyawan-karyawan yang memang dekat dengan Ardi. Betul ? ”

” Lho kok Mas tahu ? Memang benar, mereka sekarang pada kasak kusuk dan kuatir terkena dampak perubahan pimpinan baru. ”

” Sudah berapa lama ini terjadi ? ”

” Hampir 6 bulan Mas Tjiploek ”

” Selama 6 bulan kinerja pimpinan baru bagaimana ? ”

” Memang sich ada perubahan dan lebih disiplin terutama masalah anggaran dan target perusahaan pada tahun ini. Tapi Mas ….. ”

” Tapi apa ? ”

” Harusnya Bos melihat dan memberikan kesempatan kepada saya sebagai orang yang lebih lama untuk dapat membuktikan kemampuan. Saya mampu dan bisa memenuhi apa yang diinginkan perusahaan ”

” Hahahahahahahahaha ”

” Kok malah tertawa Mas Tjiploek ini bagaimana sich ”

” Sebelum saya menjawab, saya akan ceritakan tentang seorang manusia yang bernama Jumadi dan satu lagi almarhum Bapak ”

” Siapa itu Jumadi ? Kenapa almarhum ? Apa hubungannya dengan saya ? ”

” Tunggu ya, saya mau merokok dulu. Sebentar ya….hm hm hm Jumadi….Jumadi…Jumadi ”

” Ayo dong Mas, ceritanya bikin penasaran saja ”

” Jumadi adalah seorang manusia yang sederhana sekali. lugu, santun seerti layaknya orang Jawa yang bicaranya selalu lemah lembut bahkan saya sering menilainya sebagai manusia yang apa adanya dan tanpa punya cita-cita ”

” Maksudnya Mas Tjiploek ? ”

” Beliau saat ini mungkin berumur 42 tahun dan masih tinggal di kemayoran, suatu daerah kumuh yang menurut ukuran saya kurang memadai. Sudah hampir 22 tahun beliau bekerja sebagai kanvaser (sales keliling) sebuah perusahaan makanan nasional yang cukup ternama. Setiap hari beliau berkeliling kota Jakarta menjajakan dagangan perusahaannya dengan menggunakan mobil boks perusahaan. Gajinya saat ini hanya Rp. 1.400.000,- setaraf dengan UMR. Beliau mempunyai 3 orang anak dan salah satu anaknya dititipkan ke ibunya mertuanya di Karang Anyar Jawa Tengah. Alasan beliau menitipkan anaknya dan di sekolahkan di kampung adalah supaya dapat meringankan beban biaya sehari-hari atau bulanan. Karena menurutnya hidup di Jakarta sangat berat apabila melihat gajinya sebesar itu. Selama di Jakarta beliau, istri dan 2 anaknya yang masih kecil tinggal di tempat kontrakan 1 kamar dengan ukuran 4 x 3 meter. Semua dijalaninya dengan sabar, senyum, tawa dan lebih utama adalah tampak sekali wajah keikhlasan dalam mengarungi hidup di ibu kota ini. ”

” Lantas Mas Tjiploek ”

” Saya pernah bertanya apakah tidak ada keinginan untuk pindah kerja agar pendapatannya lebih baik. Dijawabnya hanya dengan senyum, sekarang ini susah mendapatkan pekerjaan lagipula Jumadi sudah sangat bersyukur dapat kerja dan memperoleh penghasilan walaupun tidak cukup ya dicukup-cukupkan. Tidak ada manusia yang pernah puas Mas Tjiploek, jawab Jumadi kepada saya. Sejarah Jumadi dengan perusahaan ini panjang sekali, dari sejak muda Jumadi bekerja dan bersyukur kepada Tuhan karena mendapatkan pekerjaan dan Bos yang perhatian dengannya.Jumadi bersyukur juga karena dengan bekerja dapat menghindarkan diri dari keinginan untuk berbuat jahat seperti mencuri, maling, nodong, menipu dan lain-lain. ”

” Masa sich Jumadi tidak pernah mengeluh atau apa gitu ??? ”

” Saya pernah bertanya kepada Jumadi dan jawabnya sederhana, ” Mana ada manusia yang tidak pernah mengeluh tapi saya nikmati toh rejeki sudah ada yang mengatur tergantung kepada ikhtiar atau istiqomah kita kepada Gusti Allah, Mas Tjiploek. Mungkin orang lain akan menilai saya miskin tapi biarkan, yang penting saya tidak miskin iman seperti orang-orang di atas sana itu lho Mas Tjiploek ” ”

” Luar biasa sekali Jumadi ini ”

” Saya juga mengungkapkan hal yang sama tapi beliau tetap dengan senyumnya yang khas dan menjawab yang penting kita sebagai manusia tidak menambah dosa dan bagaimana caranya kita mengurangi dosa walaupun dosa tidak bisa dikurangi hehehehehehe ”

” Wah malu saya jadinya Mas ”

” Lho kok malu ??? ”

” Iya Mas, malu karena ternyata selama ini saya kurang bersyukur dengan apa yang saya peroleh. Trus Mas tentang almarhum Bapak bagaimana ceritanya ? ”

” Kamu tahukan riwayat hidup Almarhum Bapak sewaktu muda sampai pensiun karena masalah kesehatan. Bagaimana Almarhum mulai bekerja dengan orang lain sampai punya usaha sendiri dengan hasil yang nyata yaitu pabrik, rumah, kendaraan dan lain-lain. Padahal almarhum sebelum buat usaha sendiri pernah bekerja di sebuah perusahaan besar skala nasional milik salah satu Konglomerat dengan jabatan setingkat dengan Presiden Direktur dan menjadi orang yang dipercaya oleh Bos. ”

” Benar Mas Tjiploek. Saya mendengar langsung sejarah Almarhum dari Ibu mas Tjiploek dan melihat almarhum sebagai orang yang sangat “low profil” tapi mempunyai ilmu pengetahuan yang sangat luas terutama masalah bisnis. ”

” Tahukan Di, kalau almarhum jarang banyak omong apalagi ngomongi orang lain. Kalau ada orang lain gosip maka almarhum pasti akan pergi dan masuk kamar sambil mendengarkan berita di radio. Tapi Almarhum senang sekali berdiskusi tentang apapun terutama hal-hal yang berhubungan dengan orang banyak dan sering memberikan ide-ide yang brilian. Maksudnya adalah supaya hidup orang yang diajak diskusi tersebut makin baik, hari ini harus lebih baik dari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini dan seterusnya. Intinya adalah waktu itu harus kita hargai dan dimanfaatkan dengan hal-hal yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain ”

” Ya..ya… saya pernah ngobrol dengan almarhum. Benar apa yang dikatakan Mas Tjiploek. Terus Mas … ”

” Karena almarhumlah saya keluar dari pekerjaan saya dulu dan memulai usaha sendiri “


” Maksudnya ? “

” Almarhum bapak pernah memberi wejangan kepada saya. Begini wejangannya, saat kamu bekerja dengan orang lain (BOS) maka kamu harus menanamkan nilai-nilai syukur. Karena dengan bekerja kamu mendapatkan penghasilan berupa gaji yang nantinya dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup kamu. Jadi bersyukurlah kepada Allah, karena masih ada orang (BOS) yang mau memenuhi kebutuhan hidup kamu. “

” Itu saya sudah mengerti, Mas Tjiploek. Itu khan sudah konsekuensi orang bekerja yaitu dapat penghasilan “

” Benar, tapi kata almarhum adalah selama kamu bekerja dengan Bos dan lewat gaji yang diberikan oleh Bos maka jangan sekali-kali menjelek-jelekan atau ngomongi Bos di belakang karena kurang baik. Lebih baik diam dan menikmati pekerjaan yang diberikan. Ingat, ini bukan menjadi penjilat tapi sebagai rasa penghargaan kepada bos yang dengan uangnya (gaji) maka kamu dapat memenuhi kebutuhan hidup. Kecuali satu hal “

” Apa itu Mas ??? “

” Kecuali kamu sudah tidak butuh lagi dengan Bos atau sudah mendapatkan pekerjaan lain dengan gaji yang lebih besar atau kamu sudah merasa mampu untuk mandiri dan tidak mau bekerja dengan orang lain alias membuka usaha sendiri. Nah di saat kamu membuka usaha sendiri maka akan terasa hukum karma yaitu kalau kamu selama kerja dengan orang lain selalu kasak-kusuk, jelek-jelekin dan gosipin Bos maka saat kamu jadi Bos maka kamu akan mengalaminya yaitu dijelek-jelekin anak buah di belakang kamu. Lebih baik kamu berterus terang kepada anak buah dengan kondisi usaha dan mengatakan kepada mereka bahwa kamu hanya bisa memberi gaji sekian. Apabila merasa kurang cukup lebih baik mencari pekerjaan di tempat lain dengan gaji yang lebih besar dari tempat kamu. Atau menasehati mereka untuk belajar dulu tentang usaha dan tekuni agar mereka bisa mandiri dan mempunyai usaha sendiri. Jadi selain tidak menambah dosa tapi mendapatkan ilmu pengertahuan yang dapat dimanfaatkan untuk diri dan keluarganya. “

” Ohhhh gitu Mas, Saya jadi tambah mengerti dan makin mantap dengan tujuan hidup saya “

” Itulah Di, hidup kita sudah penuh dengan dosa maka jangan ditambahi lagi dosanya. Kalau kamu mampu untuk mandiri maka kamu keluarlah dari tempat kerjamu. Itu tindakan yang elegan daripada menjadi seorang provokator di perusahaan. Sudah ngomongi/jelek-jelekin Bos tapi masih mau menerima uang (gaji) dari Bos dan itu untuk kasih makan anak istrinya lagi “



” Waduh, terima kasih Mas Tjiploek….AKU MAMPU MAKA AKU KELUAR….AKU MAMPU MAKA AKU KELUAR…AKU MAMPU MAKA AKU KELUAR !!!! “