Mempertanyakan Istilah Superfood ?

Superfoodkah? Dok. Cech
Superfoodkah? Dok. Cech

Apa itu Superfood ? Makanan yang super? Super seperti apa ? Apakah dengan mengkonsumsinya maka kita menjadi super ? Super kesehatannya atau super kandungannya ?

Istilah Superfood menjadi tren masa kini. Seolah-olah dengan mengkonsumsi Superfood maka kita menjadi sehat sesehat-sehatnya. Superfood hanyalah istilah. Superfood itu ya makanan. Penamaan istilah Superfood ingin memberikan gambaran bahwa Superfood adalah makanan yang dianggap padat gizi dan baik untuk kesehatan. Padahal istilah ini tidak pernah ada dalam istilah ilmiah. Jadi sifatnya murni subjektif dan terkesan dikatakan makanan top. Perlu diketahui superfood sebagian besar berbasis tanaman, ikan dan susu.

Daftar superfoods tersebar luas di dunia maya. Jumlahnya berkisar 50 sampai 100 jenis. Pada titik ini, istilah “makanan super” menjadi tak berarti atau  paling banter identik dengan hampir semua jenis buah atau sayur. Masalah lain dengan istilah adalah beberapa  superfoods bertentangan dengan pemikiran ahli diet. Contohnya adalah kopi atau telur.

Pada dasarnya superfoods dikatakan kaya nutrisi tertentu. Mungkin saja mengandung  antioksidan (dianggap dapat menangkal kanker), lemak sehat (untuk mencegah penyakit jantung), serat (untuk mencegah diabetes dan masalah pencernaan), atau fitokimia (zat kimia dalam tanaman yang berperan dalam warna dan bau yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan). Apa saja sih Superfood ?

1. Blueberry, seringkali berada pada posisi teratas daftar Superfood.  Hal ini karena blueberry kaya vitamin, fitokimia dan serat larut. Selain blueberry, beberapa jenis berry (non beracun) memang menyehatkan. Satu hal Blueberry tidak selalu lebih baik daripoada cranberry atau raspberry tetapi blueberry lebih mudah tersedia dan cukup lezat.

2. Kiwi, jenis buah ini kerap menempati posisi teratas daftar Superfood. Sebenarnya kiwi mempunyai manfaat yang sama dengan sebagian besar buah-buahan seperti jenis berry, melon, jeruk, apel dan pir. Kiwi diberi label Superfood  karena mengandung lebih banyak kandungan  nutrisi dibandingkan dengan beberapa buah lainnya.

3. Kacang dan biji-bijian. Kacang merupakan sumber protein rendah lemak. Kacang memiliki serat tidak larut, yang menurunkan kolesterol, serat larut, yang memberikan perasaan kenyang lebih lama dan banyak mengandung vitamin dan mineral yang sebagian besar tidak terdapat dalam bahan makanan khas Amerika seperti mangan. Gandum murni memiliki manfaat serupa  meskipun lebih rendah kandungan proteinnya. Contoh yang lain adalah quinoa walaupun bukan termasuk jenis biji-bijian tapi  dengan memasak  satu biji saja maka kita akan mendapatkan kandungan protein, vitamin, mineral, serat dan antioksidan yang luar biasa. Namun demikian kacang-kacangan dan biji-bijian tinggi kalorinya. Kuncinya adalah kontrol dalam mengkonsumsinya.  Kacang dan biji-bijian yang telah dikupas mengandung lebih dari 100 kalori (menurut Vegan Diet)

4. Jenis Kubis-kubisan, termasuk Superfood juga. Beberapa jenis kubis-kubisan adalah yang berdaun hijau kegelapan seperti swiss chard, sawi, mustard (termasuk lobak hijau, brokoli), bayam, dan kubis. Sayuran berwarna hijau kegelapan sarat dengan vitamin A, C dan K,  serat, kalsium dan mineral lainnya.

5. Ubi jalar dan labu. Kedua jenis makanan ini  mengandung serat dan vitamin A yang sangat baik. Mereka juga secara alami berasa manis sehingga  tidak memerlukan mentega, krim, atau garam untuk ditambahkan ke kentang pada saat mebgkonsumsinya.

6. Salmon, sarden, mackerel dan ikan berlemak tertentu lainnya kaya akan asam lemak omega-3 yang diduga  dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Kebanyakan dokter mengatakan manfaat makan jenis ikan jauh lebih besar dibandingkan dengan beberapa jenis ikan yang mengandung merkuri sehingga dapat menurunkan risiko yang merugikan kesehatan.

7. Superfood lainnya adalah  acai berry, buah mengkudu, buah naga, rambutan dan delima. Jenis buah-buahan tersebut memang menyehatkan tapi tidak begitu saja mengklaim bahwa mereka lebih super dibandingkan blueberry.  Mereka mungkin kaya dalam satu nutrisi tertentu seperti  delima yang memiliki ellagitannins, yang memiliki sifat anti-kanker. Begitu juga dengan raspberry merah..

8. Daftar Superfood yang mudah dikenal adalah teh hijau, kopi, coklat gelap, yoghurt, dan zaitun.

Jadi istilah Superfood dipakai untuk alat pemasaran saja. Mungkin saja jenis makanannya memang sehat tetapi pengolahannya tidak baik maka dapat membahayakan kesehatan. Misalnya teh hijau yang  memiliki beberapa antioksidan. Tapi teh hijau yang dijual di Amerika Serikat adalah jenis teh  kualitas rendah  dan diseduh dengan gula dalam jumlah yang berlebihan. Padahal orang Jepang dan Cina umumnya tidak minum teh hijau dengan gula.

Demikian pula, banyak biji-bijian yang diproses dengan tujuan  menjadi lebih enak dan kurang sehat. Menurut penelitian David Ludwig dari Harvard University, instant oat gandum tidaklah menyehatkan karena terjadi over process pada roti putih dengan tujuan  kadar gula segera larut dalam aliran darah setelah dikonsumsi dan dipromosikan sebagai  resistensi insulin, obesitas dan diabetes.

Penelitian telah menunjukkan bahwa diet yang ideal adalah mengkonsumsi  berbagai macam buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan produk hewan yang sehat dengan kadar tertentu. Superfoods mungkin saja termasuk makanan sehat tetapi beberpa jenis makanan yang lain bisa saja sama sehatnya .

Iklan

Kabau : Makanan Raja-Raja

Kemarin Sabtu tanggal 4 Januari 2012 (mengikuti saran menulisnya Kang Pepih), saya menuliskan sebuah status di Facebook seperti ini

” lagi kangen ama KABAU… ” (sambil colek kawan Mays)

Dan kawan Mays langsung menjawabnya dengan mantap.

” ahahahaha! keren abis yang dikangeni ahahahaha “

Dari sekian banyak Kompasianers, mungkin belum banyak yang mengetahui Kabau kecuali  kawan Mays yang pernah antusiasnya menceritakan betapa nikmatnya makan Kabau pada saat Kopdar yang lalu. Walaupun kami sering berseteru dalam hal “Ora Urus“, kalau sudah bicara Kabau maka kami sepakat bahwa Kabau layak diangkat sebagai kuliner nusantara nomor wahid. Konon kabau adalah makanan raja-raja di Sumatera. Itu kata kami lho hehehe…

Kabau (tebetbarat.com)
Kabau (tebetbarat.com)

Ingat Kabau maka ingat almarhum Ibu. Beliaulah yang memperkenalkan Kabau sewaktu saya masih kecil. Kabaudikeprak seperti kerikil dan dicuci sampai bening lalu di goreng garing seperti kerikil goreng. Kabau balado campur teri dan kacang goreng membuat selera makan saya bertambah. Lagi… lagi… dan lagi. Ada cerita menarik tentang kabau, almarhum pernah mengatakan kalau Bung Karno suka sekali dengan Kabau. Ibu mendapatkan cerita tentang ketertarikan Bung Karno terhadap kabau dari Datuk saya yang memang dekat dengan Bung Karno sewaktu pengasingan di Bengkulu dulu.

Kabau memang lain daripada yang lain dan tidak ada kaitannya dengan Minangkabau. Banyak orang sering salah duga kalau mendengar kata kabau maka dengan yakinnya mengatakan “Oooohhh minang kabau ya”. Padahal kabau adalah kabau, makanan eksotis yang memiliki sensasi luar biasa pada saat mengkonsumsinya.

Tanaman kabau tumbuh subur di hutan-hutan Sumatera. Tetapi kabau sangat dikenal oleh masyarakat Sumatera bagian Selatan (Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung dan Jambi). Kabau atau beberapa orang menyebutnya julang jaling/jering hutan/jering tupai adalah lalapan sejenis petai. Kabau berupa   buah yang lonjong seperti buncis mini, tapi kalau dibelah kulitnya berjejer beberapa buah berkulit hitam dan berdaging hijau didalamnya.

Berdasarkan pengalaman, saking nikmatnya mengkonsumsi kabau maka seringkali lepas kontrol sehingga mengakibatkan kaput atau gejala susah buang air kecil. Kabau memiliki kandungan zat kapur yang tinggi sehingga terbawa keluar bersamaan dengan air seni. Nah ini sensasi yang lain dari mengkonsumsi kabau tetapi kaput tidak membuat jera. Tetap saja saya menyukai kabau. Sekali kabau tetap kabau, makanan raja-raja.

NB : Kabau bukanlah kerbau. Banyak orang batak yang tersinggung  kalau bicara dan mendengar kata kerbau di Bengkulu karena setiap pagi orang-orang di Bengkulu selalu berteriak lantang ” Hei, batak kerbau… batak kerbau “. Ini bukan bermaksud menghina suku batak tetapi kata batak di Bengkulu berarti membawa. Jadi ” batak kerbau ” artinya “bawa kerbau” (teriakan sang ayah menyuruh anaknya atau suruhan untuk membawa kerbau ke sawah).

Bagaimana Menangani Anak Yang Suka Pilih-pilih Makanan ?

Once your little one reaches toddlerhood, he or she will often become a picky eater, a food-snob stint that should fade by age 5. Credit: Dreamstime.

 

Baru saja, anak-anak meletakkan makanan yang ada di mulutnya ke meja, tiba-tiba mata mereka tertuju kepada makanan jajanan yang lewat di depannya. Langsung saja mereka merengek kepada orang tuanya untuk minta dibelikan. Padahal makanan di meja belum habis dimakan. Mengapa anak-anak suka memilih-milih makanan ?

Lucy Cooke dari University College London, yang mengkhususkan diri dalam pengembangan kebiasaan makan anak mengatakan bahwa dimulai pada umur  sekitar 4 sampai 6 bulan, anak-anak menjadi sangat terbuka untuk pengalaman baru dan akan berusaha mencoba berbagai jenis makanan.

Peneliti Evolusioner Inggris mengatakan bahwa hal itu adalah wajar karena secara teori, segala sesuatu yang ditawarkan kepada bayi tergantung kepada apa yang ditawarkan oleh ibu atau pengasuh lainnya dan harus aman.

Sebuah perkembangan yang  normal, anak-anak memiliki kebiasaan memilih-milih makanan  jika ditangani dengan baik dan  secara bertahap mulai menghilang setelah umur 5 tahun . Dan diharapkan peran orang tua dalam memperhatikan perkembangan tersebut.

Studi di laboratorium dan lingkungan nyata yang telah dipublikasikan  oleh   American Journal of Clinical Nutrition telah menunjukkan bahwa lebih banyak anak yang  ditunjukkan satu jenis  makanan maka semakin besar kemungkinan mereka untuk menyukainya. Bagi anak-anak dalam  mengkritisi sebuah makanan sangatlah sederhana yaitu  familiar sama dengan  lezat.

Cooke merekomendasikan bahwa  rentang umur anak-anak  antara 4 bulan sampai  2 tahun adalah waktu yang tepat untuk memperkenal sebanyak mungkin jenis makanan kepada anak-anak. Dengan cara itu, anak-anak di masa balita sudah mempunyai pilihan makanan tertentu dan mulai mengenyampingkan jenis-jenis makanan lainnya.

Trik lainnya,  Cooke menyebutnya sebagai “magic 10”. Banyak orangtua menyerah keinginan  anak mereka terhadap sebuah makanan. Misalnya anak mereka tetap  tidak menyukai  kacang polong padahal telah ditawarkan  dua atau tiga kali. Hal itu bisa mengalami perubahan penerimaan anak terhadap kacap polong apabila  ditawarkan  setidaknya 10 kali.

Ellyn Satter, seorang ahli gizi resmi, terapis keluarga dan penulis buku “Secrets of Feeding a Healthy Family” (Kelcy Press, 2008) mengatakan bahwa anak-anak akan menaruh minat  terhadap makanan tertentu  ketika orangtua mereka juga menaruh minat yang sama. Membuat kegiatan yang berkaitan dengan makanan dalam  keluarga seperti  memasak, berbelanja, atau mengunjungi sebuah pertanian atau kebun bersama-sama  sehingga  dapat membantu anak-anak belajar untuk menghargai dan mungkin  mencoba makanan baru.

Menurut Satter, jangan sekali-kali memaksa anak untuk makan. Jika seorang anak memalingkan mukanya terhadap makanan  yang baru, jangan memaksa itu. Jangan mengomentarinya.  Coba lagi lain hari. Jika orang tua membuat keributan maka anak  akan menjadi lebih rewel.

Dalam menawarkan makanan maka diharapkan orang tua tidak  menawarkan makanan lain seperti brokoli setelah menghabiskan beberapa es krim. Orang tua harus memperhatikan kemampuan menelan seorang anak

Menipu seorang anak dengan menyembunyikan makanan yang tidak disukainya ke dalam makanan lain bukanlah cara yang baik. Misalnya anak tidak menyukai sayuran maka jangan sekali-kali menutupi pandangannya dengan saos, nasi atau roti. Meskipun sayuran dapat masuk ke dalam kerongkongannya tetapi tetap bukanlah hal yang ideal dalam mengajarkan anak untuk menikmati makanan.  Cooke menjelaskan bahwa anak-anak memerlukan bimbingan tentang cara makan.

Sebaliknya, Satter mengatakan bahwa sebaiknya anak diundang untuk bergabung dalam  makanan orang tua dimana akan ada interaksi sesama anggota keluarga untuk  memeriksa, membantu dan melakukan makan secara bersama-sama.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa banyak anak mengalami pola makan yang tidak menentu seperti hari ini serba karbohidrat, besoknya serba  protein  dan besoknya lagi serba buah-buahan.  Ketika ditinggalkan sendirian, semuanya  cenderung bekerja alami dalam mencapai  diet seimbang secara keseluruhan.

Anak-anak juga memiliki kemampuan bawaan untuk menilai tingkat kekenyangan mereka sendiri. Secara konsisten meminta anak untuk menghabiskan makanan di piringnya dapat melatih  kemampuan kekenyangannya dan bukan mengajarinya untuk selalu makan apa saja yang ada  di depannya. Sesuatu hal yang  berbahaya di kemudian hari  dimana  ukuran porsinya  telah menjadi raksasa.

Satter mengatakan bahwa ada pembagian tanggung jawab dalam memberi makan anak. Orang tua harus tahu melakukan apa, kapan dan di mana. Sedangkan  anak bertanggung jawab atas apakah dan berapa banyak makanan yang akan dikonsumsinya.

Kata kuncinya adalah Pola Makan. Orang tua harus mampu membuat pola makan (diet) yang baik dan sehat selama 7 hari 24 jam. Dan semuanya harus dilakukan variasi jenis makanan agar tidak terjadi kejenuhan dalam menikmati makan bersama keluarga.

7 Jenis Makanan Terbaik Untuk Bertahan Hidup

Pernahkah kita membayangkan kalau suatu waktu terdampar di sebuah pulau ? Jenis makanan apa saja  yang ada di dalam pikiran kita sehingga dapat menyelamatkan diri dan tetap bertahan hidup.

Jika kita ingin bertahan hidup dalam  waktu yang lama di sebuah pulau terpencil tidak hanya  mendengarkan tujuh CD favorit ,  membaca  tujuh buku top, menonton  tujuh film unggulan  dan melakukan hal-hal lain yang kita inginkan tetapi membutuhkan pola makan yang sehat.

Pola makan di setiap negar berbeda-beda,  organisasi kesehatan AS menyarankan untuk memakan lima porsi buah dan sayuran sehari. Di Denmark jumlahnya ada enam dan yang keenam itu adalah SEKS. Masyarakat Denmark selalu mengkampanyekan  “seks setiap hari (sex every day) “. Sementara itu di  Jepang disarankan untuk makan 30 jenis makanan yang berbeda setiap hari.

Tetapi sebenarnya yang dinamakan makanan yang sehat adalah makanan yang memenuhi  unsur makro (protein, karbohidrat dan lemak) dan mikronutrien (vitamin dan mineral). Ada 7 jenis makanan yang dapat membuat kita dapat bertahan hidup di sebuah pulau terpencil. Berikut adalah rangkuman tulisan Christopher Wanjek, Kolumnis  Bad Medicine Livescience’s yang telah diterjemahkan secara bebas dengan tujuan dapat memberikan manfaat bagi yang membacanya.

 

Kacang-kacangan

Mature soybeans, sitting within their pod. Credit: USDA

 

Seperti berry,  sebagian kacang-kacangan  mengandung gizi yang sangat tinggi. Hitam (penyu), merah (ginjal), belang-belang  (pino) dan kedelai oleh banyak ahli gizi disebut Superfood. Hal ini mungkin akan menjadi sumber kalsium dan zat besi terbaik  yang dapat ditemukan di sebuah pulau. Kacang adalah makanan serbaguna dan dapat bertahan dalam waktu yang lama dalam kondisi kering. Dan jika sendirian di  sebuah pulau, mengapa  harus khawatir dengan  perut kembung?

Kubis (Kale)

Credit: Justin Jernigan

 

Sebagian besar sayuran berdaun hijau baik untuk kesehatan. Kangkung sangat kaya vitamin, mineral dan serat. Kita  bisa merebus batang untuk dijadikan kaldu sayuran sederhana. Kale adalah  kubis liar dan sepupu dekat brokoli, kubis Brussel, kembang kol, kubis, collard, kohlrabi, sawi dan rapini.

Blewah (cantaloupe)

Credit: stock.xchng

 

Seperti berry, blewah (cantaloupe) mempunyai rasa enak dan bergizi. Meskipun mempunyai sedikit kadar gula, blewah adalah  sumber vitamin A dan C serta  kalium yang sayang untuk dilewatkan. Dengan  indeks beban glikemik dan lemak yang lebih rendah membuat blewah  sedikit lebih baik daripada pisang.

Berry

Credit: Ohio State University.

 

Misalnya Blueberry, Raspberry, Berry Serigala yang mudah diperoleh . Beberapa makanan cocok dengan berry dalam hal rasa, kandungan vitamin dan potensi antioksidan. Ditambah kiwifruit yang biasa disebut  gooseberry Cina (nama pasarnya) memiliki vitamin C lebih banyak dari jeruk dan  potasium sebanyak pisang. Tetapi waspadalah terhadap berry beracun seperti Holly, Franken Berry dan Boo Berry.

Jelai (Barley)

Credit: USDA

 

Adakah biji-bijian yang lebih seksi daripada gandum ? Jawabannya adalah jelai. Jelai termasuk keluarga  biji-bijian yang memiliki kandungan gizi yang lebih baik daripada  gandum dan biji-bijian  lainnya. Jelai  dapat menurunkan kadar LDL (kolesterol buruk)  dan meningkatkan HDL (kolesterol baik). Seperti biji-bijian lain, jelai mengandung  vitamin esensial (seperti niacin dan vitamin B lainnya) dan mineral (mangan dan selenium) yang dinyatakan tidak begitu banyak dimiliki oleh  buah-buahan. Dan jika ternyata kita tinggal cukup lama di sebuah pulau maka kita dapat membuat  beberapa  minuman seperti  bir atau wiski.

Rumput laut

A kelp rockfish hangs in the water column in a kelp forest in Anacapa Island Landing Cove in the Channel Islands National Marine Sanctuary. Credit: NOAA

 

Dimana ada laut maka pasti ada rumput laut. Bahkan dalam kondisi malaspun  kita dapat memanennya dengan hanya mencuci saja. Kelp, alaria dan laver (Kombu, Wakame dan Nori dalam masakan Jepang) adalah jenis rumput laut yang  paling umum ditemui di sekitar laut. Hampir semua jenis  rumput laut tersebut dapat dimakan. Rumput laut  sarat dengan vitamin dan mineral. Dalam kondisi  kering rumput laut bisa awet selama berbulan-bulan. Rumput laut merupakan bagian rutin dari makanan Asia dan sebagian besar rumah tangga di  Jepang memiliki empat atau lima macam rumput laut. Bahkan jika kita tidak suka sushi, tanpa disadari  kita dapat  makan rumput laut dalam bentuk  es krim. Lumut Irlandia (karagenan) adalah agen penebalan.

 

Ikan

credit: stock.xchng

 

Kemungkinan kita  memperoleh  ikan di sekitar pulau sangatlah besar. Apalagi kalau ada sungai yang mengalir dan bermuara ke laut  memiliki salmon, maka dapat dikatakan kita benar-benar beruntung. Salmon kaya  asam lemak omega-3 yang baik bagi jantung. Setiap ikan adalah sumber lemak dan protein yang baik dan menyehatkan. Kita bisa langsung mengkonsumsi ikan dalam kondisi mentah apabila tidak ada sumber api untuk memasaknya. Jika kita   tidak  menemukan  produk makanan hewani  lain ke sebuah pulau, maka ikan dapat  menjadi satu-satunya sumber vitamin B12.

Makan Siang Yang Sehat Dan Peningkatan Kesehatan Pekerja

Pada saat ini  masyarakat  Amerika mulai  memahami pentingnya makan siang di sekolah bagi kesehatan. Dengan makin tingginya kesadaran akan pentingnya makan siang di sekolah maka telah terjadi pergeseran pemikiran tentang pentingnya makan siang di tempat kerja.

good lunch (newyork.seriouseats.com)

Kampanye pentingnya makan siang menjadi perhatian utama di banyak negara terutama negara-negara berkembang dan  mencari strategi pencengahan dini (preemptive) untuk menghindari epidemi obesitas, diabetes dan penyakit kronis berat yang menurunkan tingkat produktivitas dan memperpendek umur seperti yang terjadi di Amerika Serikat.

Pola makan  sehat bisa mengembalikan rata-rata penderita diabetes tipe 2  menjadi  nol persen. Sebagai bahan  perbandingan sekitar 8 persen penduduk Amerika Serikat menderita diabetes tipe 2. Sementara itu  penduduk Meksiko yang menderita diabetes tipe 2 mencapai 12 persen. Padahal sekarang ini diabetes adalah  pembunuh utama yang menyebabkan kematian.

Bagi kebanyakan orang dewasa, sarapan pagi di tempat kerja bagaikan sebuah penjara tanpa pilihan makanan sehat. Sementara makan malam seringkali  terburu-buru. Jadi kapan dan dimana   orang dewasa dapat makan  rata-rata lima porsi atau lebih banyak makan buah dan sayuran. Ahli gizi  di Universitas Antioquia mengajukan pertanyaan seperti itu. Jawabannya adalah makan siang di tempat kerja. Mereka telah menerapkan beberapa  program makanan bagi  pekerja   di kota ini lebih dari 3 juta pekerja.

Salah satu tempat yang menjadi sorotan program tersebut  adalah kantin di pabrik perakitan Renault, di mana sekarang para pekerja mendapatkan banyak pilihan makanan yang seimbang seperti  beras, kacang-kacangan, sup, daging dan banyak pilihan sayuran matang dan mentah. Renault melihat adanya perbaikan  dalam profil kesehatan para pekerja  terutama  berat badan, kolesterol dan ukuran  metabolik lainnya, seperti yang dilaporkan pada Pertemuan  Nutrial 2010 pada tanggal 1-4 September 2010 di Plaza Mayo, Medellin, Kolombia.

Di Amerika Serikat  hampir semua pekerja menghadapi nasib yang sama yaitu miskinnya akses makanan  yang layak dan  terjangkau. Jika ada kafetaria, biasanya menyajikan makanan tidak sehat dan mahal atau keduanya. Sekitar restoran biasanya disajikan  berbagai fast-food dengan asupan 2.000 kalori. Hal ini tidak menjadi masalah bagi  pekerja kantor, pekerja ritel atau pekerja konstruksi.

Pada kenyataannya  pekerja konstruksi sering mengalami situasi yang sulit dan ironis. Sebagai pembangun kafetaria tapi setiap hari mereka  dipaksa  makan dari mobil penjual makanan (“roach coach”)  di jalan. Sekarang ini beberapa pekerja konstruksi memiliki kelebihan berat badan yang melewati  batas berat badan untuk tangga. Tetapi pendekatan perusahaan di Amerika bukan menurunkan berat badan pekerjanya tapi malah  membangun tangga yang kuat untuk menopang berat badan pekerja.

Seharusnya pendekatan yang harus dilakukan adalah mengikuti model Renault dari segi  makanan dan kesedehanaan tempat. Di Eropa, dengan makin terbatasnya ruang dan kafetaria yang langka maka pemilik perusahaan  sering menawarkan voucher makan sehingga  memungkinkan pekerja untuk mengunjungi sebuah restoran atau warung  kecil untuk makan seimbang  sesuai dengan nilai voucher.

Di Singapura, melimpahnya  perusahaan-perusahaan kecil dengan jumlah pekerja berlusin-lusin maka sungguh terbatas daya tampung sebuah kafetaria. Untuk itu para  pengusaha membangun dapur yang luas  sehingga  memungkinkan para pekerja untuk memasak atau memanaskan makanan dari rumah. Biaya yang dikeluarkan oleh pekerja  pasti lebih murah dan lebih aman daripada apa yang ditawarkan di jalanan. Di Cina dan beberapa negara di  Afrika, perusahaan yang  kekurangan sumber daya sering memasak satu makanan sehat sederhana dalam ketel umum untuk dapat dikonsumsi  ke seluruh karyawan.

Dari  semua contoh tersebut maka para pengusahan dan pemerintah harus  mulai memahami implikasi jangka pendek dari makanan yang buruk (keracunan makanan) dan implikasi jangka panjang (obesitas, diabetes, penyakit jantung dan kanker). Hal ini   menjadi sebuah investasi dalam hal  kesehatan, keselamatan dan produktivitas atau istilahnya  “bayar sekarang atau bayar nanti ” (“pay now, or pay later”)

Menurut sebuah  laporan tahun 2008 di Jurnal  Obesity, sayangnya  pada tahap “bayar kemudian” Amerika Serikat telah  menghabiskan lebih dari $ 100 milyar per tahun  pada biaya kesehatan langsung (masalah obesitas) dan biaya tidak langsung (produktivitas yang  hilang). Sementara itu penyakit jantung memiliki harga perkiraan tahunan sebesar lebih dari $ 300 miliar.

Di Meksiko,  Menteri Kesehatan Jose Angel Cordova Villalobos telah menyatakan bahwa diabetes akan membuat  bangkrut negara pada  dekade ini. Maka itu bulan April 2009 pemerintah Meksiko  mengesahkan undang-undang yang menawarkan insentif pajak bagi para pengusaha  yang menyediakan  akses makanan sehat yang lebih baik bagi pekerjanya.

Persaingan Tanaman Karnivora Dengan Laba-laba Dalam Memperebutkan Makanan

Sebuah studi baru menemukan bahwa laba-laba Wolf dan tanaman karnivora Sundew saling  bersaing untuk mendapatkan makanan di alam liar. Jurnal Proceedings of the Royal Society B. edisi 7 Oktober 2010 akan mempublikasikan hasil penelitian tersebut dengan melihat perilaku kedua organisme tersebut. Perilaku masing-masing organisme diteliti  pada saat melihat serangga kecil sebagai mangsanya di dalam laboratorium dan percobaan lapangan.

Persaingan memperebutkan makanan antara Sundew dengan Laba-laba Wolf Credit: Christopher V. Anderson, University of South Florida.

Sebuah fenomena yang menarik untuk dipelajari karena adanya persaingan diantara keduanya dalam memperebutkan sumber makanan. Layaknya zebra dan rusa yang  bersaing memperebutkan  rumput di Serengeti.  Rumput Dandelion dan Bermuda yang bersaing memperebutkan matahari dan nutrisi di halaman depan. Tapi kebanyakan studi difokuskan pada persaingan antara spesies yang berkaitan erat . Tak ada yang pernah menyelidiki persaingan antara tanaman dan hewan sebelumnya.

Penulis studi ini, David Jennings, kandidat Ph.D.  di Departemen Biologi Integratif University of South Florida di Tampa mengatakan bahwa ada hal yang menarik untuk dilihat bagaimana spesies dari kerajaan yang berbeda memiliki interaksi ini sangat dekat satu sama lain.

Untuk mengetahuinya, para peneliti mengumpulkan Sundew, tanaman karnivora kecil merah muda yang ditemukan di tenggara Amerika Serikat. Sundew dilindungi dengan duri lengket seperti bulu pada sikat gigi. Serangga akan mudah terpikat dan terjebak  dengan duri yang berbau manis  tersebut. Kemudian serangga tersebut akan dimakan dan dicernanya.

Para peneliti menanam Sundews pada  terrariums di laboratorium dan memberi umpan jangkrik untuk dimakan. Kemudian para peneliti  memperkenalkan laba-laba Wolf ke beberapa terrariums. Pembuatan jaringan tersebut membagi   habitat dan pola  makan dengan Sundew di alam liar.

Sundew yang berbagi tempat dan pasokan makanan  dengan laba-laba Wolf menghasilkan  lebih sedikit biji, batang dan bunga dibandingkan dengan  Sundew yang tidak  berbagi tempat dan pasokan makanan berupa jangkrik tersebut. Sundew tanpa persaingan memproduksi rata-rata 1,5 bunga. Sedangkan Sundew yang bersaing dengan laba-laba menghasilkan  0,75 bunga.

Temuan menunjukkan bahwa laba-laba Wolf dapat mempengaruhi kesehatan dan kebugaran reproduksi tanaman. Tetapi para peneliti tidak yakin jika  tanaman tersebut dapat mempengaruhi laba-laba Wolf . Akhirnya  para peneliti  melakukan  percobaan di luar laboratorium atau lapangan. Caranya dengan melakukan sensus terhadap  laba-laba Wolf dan Sundew di dua wilayah penelitian ekologi di Florida. Lebih dari tiga bulan, para peneliti mengamati Sundew dan laba-laba Wolf, menghitung jumlah daun tiap  Sundew, jumlah jaring laba-laba Wolf, ukuran dan penempatan jaring.

Mereka menemukan bahwa laba-laba Wolf dan Sundew memakan jenis mangsa yang sama di alam liar.  Tampaknya  laba-laba Wolf juga menyadari kalau  Sundew mempunyai kemampuan  memikat mangsa  mereka yaitu araknida sehingga laba-laba Wolf membangun jaringnya  jauh dari Sundew tanpa meninggalkan daerah kaya mangsa. Laba-laba Wolf juga membangun jaring yang  lebih besar ketika Sundew ada dekat di sekitarnya.

Thomas Miller, seorang ahli lingkungan hidup dari Florida State University, yang tidak terlibat dalam penelitian ini mengatakan  para peneliti tidak dapat memastikan apakah kedua spesies tersebut  dapat  mempengaruhi kelangsungan hidup atau  kebugaran reproduksi masing-masing  yang diperlukan bagi  suatu hubungan kompetitif. Miller juga mengatakan  para peneliti perlu menutup area di alam  liar,  memindahkan  sundew dan laba-laba dari beberapa daerah. Kemudian para peneliti mencatat  efek jangka panjang pada setiap spesies.

Sekarang ini para peneliti  bekerja di  percobaan lapangan untuk mengetahui apakah sundew mempengaruhi kebugaran laba-laba ‘di alam liar. Mereka juga menyelidiki bagaimana pemakan serangga lainnya, seperti kodok, dapat mempengaruhi hubungan kompetitif.

Tetapi Jennings merasa yakin kalau laba-laba lebih mampu bersaing daripada Sundew karena kemampuan laba-laba untuk bergerak bebas. Berbeda dengan Sundew yang diam di tempat.

Puasa Dan Potensi Makanan Jajanan Khas Indonesia

Hari ini tepat setengah bulan umat Islam di Indonesia menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Seluruh umat Islam berlomba-lomba meningkatkan kualitas keimanannya dengan mengikuti banyak acara keagamaan yang marak sepanjang bulan ini. Maraknya kegiatan keagamaan tersebut diikuti oleh maraknya makanan jajanan khas Indonesia yang diperdagangkan sebagai makanan pembuka puasa.

Ada beberapa makanan jajanan yang sudah dikenal tetapi ada juga makanan jajanan khas daerah yang selama ini kurang dikenal namanya. Makanan jajanan seperti ini biasanya banyak dicari dan diminati oleh konsumen karena selain memenuhi keingintahuan juga dapat menambah wawasan pengetahuan tentang jenis makanan yang sudah sejak lama ada. Hanya saja selama ini belum banyak dipublikasikan oleh media.

Sayangnya makanan jajanan khas daerah hanya dikenal pada saat bulan puasa saja. Padahal banyak potensi yang dapat dikembangkan oleh bangsa Indonesia dan mendapatkan tempat yang sejajar dengan makanan non Indonesia. Makanan dan minuman seperti kolak, es timun suri, onde-onde, bala-bala, cimplung, Nagasari, Jongkong, ongol, biji salak, bika ambon dan lain-lain.

Berikut saya akan menampilkan beberapa makanan jajanan khas daerah berdasarkan penggunaan bahan baku lokal :

1. Bala-bala, makanan jajanan khas Jawa Barat yang menggunakan 80 % tepung tapioka (singkong) dan dicampur dengan tepung terigu.

bala-bala (hellbellscb175.multiply.com)

2. Cimplung, makanan jajanan khas berbuka puasa di daerah Tulung Agung yang menggunakan 80% Singkong dan dicampur dengan tepung terigu.

cimplung (blogs.unpad.ac.id)

3. Nagasari, makanan jajanan yang menggunakan 70% tepung tapioka (singkong) dan dicampur dengan tepung Maizena (jagung).

nagasari (yusdinar.blogspot.com)

4. Jongkong, makanan jajajan yang menggunakan 50 % tepung tapioka (singkong) dan 50 % berasal dari tepung beras.

jongkong (femina-online.com)

5. Ongol-ongol, makanan jajanan yang menggunakan 65 % tepung tapioka (singkong) dan dicampur dengan tepung terigu.

ongol-ongol (niscayasegera.blogspot.com)

6. Awug, makanan jajanan yang menggunakan 100 % tepung tapioka (singkong).

awug (rinaldimunir.wordpress.com)

7. Biji Salak, makanan jajanan yang menggunakan 100 % tepung tapioka (singkong).

biji salak (ummurifqi.wordpress.com)

8. Bika Ambon, makanan jajanan yang menggunakan 35 % tepung tapioka (singkong) walaupun komponen utamanya adaah tepung sagu.

bika ambon (exhausted08.wordpress.com)

9. Dan masih banyak lagi makanan jajanan khas Indonesia yang sebagian besar bahan bakunya menggunakan tepung tapioka, beras, sagu dan jagung. Seperti onde-onde, combro, colenak dan lain-lain.

Selain itu ada beberapa jenis makanan yang biasa disajikan pada saat Lebaran seperti dodol, wajik, kue kering dan sebagainya. Hal ini menandakan betapa besar potensi dan kayanya jenis makanan khas bangsa Indonesia yang perlu dipikirkan bagaimana mengembangkan, memperkenalkan dan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Beberapa kali saya mengadakan pertemuan (kopdar) dengan beberapa komunitas blogging di beberapa kafe, kantin atau food court tetapi sangat jarang disajikan makanan khas indonesia yang bisa disajikan sebagai makanan menemani obrolan seperti gorengan tahu, pisang, bala-bala, bakwan udang, onde-onde, kue putu atau makanan yang mudah dan siap saji. Kebanyakan makanan yang berasal dari luar modifikasi lokal seperti donat, kentang goreng, hamburger dan sebagainya dimana sebagian besar bahan bakunya menggunakan bahan baku impor terutama tepung terigu.

Dari puasa bulan Ramadhan ini, sudah saatnya makanan jajanan tersebut bukan hanya sekedar tempelan atau latah-latahan setahun sekali yang disajikan sebagai makanan pembuka pada bulan Ramadhan saja tetapi terus dimanfaatkan dan dinikmati sepanjang tahun dan bukan makanan setahun sekali. Dan semua ini menjadi tanggung jawab kita bersama bukan hanya tugas ahli kuliner, gizi, departemen terkait. Mari mulai saat ini kita harus bangga mengkonsumsi makanan jajanan khas Indonesia karena secara tidak langsung membantu peningkatan penggunaan bahan baku lokal seperti singkong, sagu, jagung, ubi jalar dan jagung.