Tetek Dan Menetek

Menetek berasal dari suku kata tetek. Kata tetek sering dipakai oleh sebagian besar orang Indonesia yang lebih dikenal dengan payudara. Mungkin kata payudara dianggap lebih sopan tetapi tetap saja kalau seorang ibu sedang memberikan air susunya maka disebut “menetek”

Bagi banyak orang, menetek bayi merupakan kegiatan yang tidak bisa dilepaskan dari kaum wanita yang sudah memiliki bayi. Walaupun ada ibu yang tidak bisa memberikan air susunya karena alasan tertentu seperti tidak tersedia air susu di payudaranya, tidak normalnya hormon yang memproduksi air susu ibu, menderita sakit, takut payudaranya tidak seksi lagi kalau menetek bayinya dan lain-lain.

Aktivitas menyusuinya banyak memberikan manfaat bagi ibu dan bayinya. Ibu yang memberikan air susunya kepada bayi secara eksklusif setidaknya 6 bulan dapat menurunkan resiko tekanan darah tinggi. Sedangkan bagi bayi, air susu ibunya dapat membantu perkembangan otak, pertumbuhan tubuh dan secara tidak langsung bayi imun terhadap penyakit.

Bagi sang ibu, menetek bayi merupakan sebuah aktifitas yang menarik. Isapan sang bayi terhadap payudara ibunya seringkali menggelikan dan sedikit rasa sakit karena gigitan gigi sang bayi yang terus menerus menghisap puting payudaranya.

Kegeiatan menetek bayi di dalam rumah adalah hal biasa. Bagaimana dengan menetek bayi di tempat umum misalnya di dalam bus? Nah ini menariknya. kadangkala sang bayi sudah tidak sabar untuk segera menghisap tetek ibunya karena lapar, kepanasan, dan lain-lain sehingga bayi terlihat tidak nyaman dan uring-uringan dengan cara menangis sekeras-kerasnya. Di satu sisi ada nilai kepantasan yang harus dijaga oleh sang ibu. Apakah pantas memperlihatkan teteknya di depan umum walaupun sudah berusaha ditutupi dengan apapun atau suatu hal kelaziman bagi seorang wanita untuk buah hatinya.

msnbc.msn.com

Terlihat ada beberapa ibu yang membiarkan bayinya menangis sambil membujuk dengan kata-kata, makanan atau nyanyian. Ada juga yang tidak sungkan-sungkan segera membuka branya dan langsung memberikan teteknya untuk dihisap oleh sang bayi sehingga sang bayi tidak menangis lagi sampai tertidur pulas walaupun sang ibu tahu ada beberapa pria yang malu-malu melihat aktifitas menetek tersebut dimana tersembul tetek yang ranum dengan air susunya.

Go to hell dalam hati beberapa wanita yang tidak malu untuk memberikan air susu kepada bayinya. Paling segelintir saja pria-pria yang mempunyai pikiran ngeres atau macam-macam. Apa para pria tersebut tidak pernah melihat tetek wanita ? Hanya para pria tersebut yang tahu jawabannya.

Tetek dan menetek memang menarik perhatian dan bisa menimbulkan nuansa keanehan bila dilakukan di depan umum. Harusnya mereka sadar kalau menetek tersebut pernah mereka lakukan pada saat masih bayi dulu.

Sumber: D i s i n i

Iklan

Belahan Dada

syafir.com

” Saru tenan ! ” Mungkin itu komentar pertama yang terucap ketika membaca judul tulisan ini. Kalau mariska Lubis mengatakan “Celengan Babi “. Ups keceplosan… hehehe

Tulisan ini dibuat untuk menanggapi komentar  seorang teman yang telah menetap lama di Hawaii terhadap tulisan saya di social media tetangga. Dia mengatakan kalau pemandangan syur dengan menunjukkan belahan dada di Fiji masih belum seberapa dengan yang ada di Hawaii.

Walaupun sama-sama dianggap tempat wisata tetapi ada perbedaan antara Fiji dan Hawaii. Menurut teman, di Hawaii bukan hanya pemandangan belahan dada tetapi suatu hal yang biasa melihat para wanita mengenakan pakaian serba minim atau lebih jelasnya memakai bikini. Tidak hanya di tempat-tempat wisata seperti di pantai waikiki tetapi di tengah kotapun kita bisa melihat pemandangan yang bisa membuat para lelaki tidak akan melepas pandangannya.

Bagaimana dengan di Fiji ? Di Fiji wanita yang berbikini ria hanya bisa ditemui di daerah daerah wisata seperti resort dekat pantai dimana tidak semua orang bisa melihatnya kecuali para tamu yang menginap.  Di luar itu banyak wanita Fiji mengenakan pakaian yang lebih tertutup walaupun tetap saja model baju dengan belahan di dada  menjadi favorit wanita Fiji. Selain itu di Fiji kita bisa menemukan pemandangan yang bukan hanya belahan dada tetapi rok ketat yang mempertunjukkan kemolekan tubuh dan celana pendek yang pendek sekali sampai-sampai terlihat jelas paha mulus mulai yang berkulit hitam sampai putih.

” Suka, Cech ? ” Saya jawab iya. Tetapi seringnya melihat wanita-wanita Fiji berpenampilan seperti itu maka menjadi biasa saja tanpa ada perasaan syur. Mengapa bisa seperti itu ? Seperti kata peribahasa “Alah bisa karena biasa ” hehehehe. Bisa apanya ? Bisa mengendalikan nafsu dong. Dan tetap saja namanya tidak berubah tetap dada alias payudara baik yang muda maupun tua. Yang membedakan hanyalah bentuk dan ukuran dimana tergantung imajinasi masing-masing pria dalam mengekspresikan perbedaan tersebut. Tinggal suka yang mana ? A, B, C, D  bahkan FF.

Menariknya adalah selama saya tinggal di Fiji belum pernah mendengar, membaca dan melihat di media apapun tentang terjadinya kasus kriminal perkosaan terhadap wanita yang mengenakan pakaian yang menonjolkan belahan dada tersebut. Tak ada yang aneh ataupun dipergunjingkan tentang belahan dada tersebut. Mungkin karena sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari masyarakat Fiji yang banyak dipengaruhi oleh  budaya Barat. Perlu diketahui negara Fiji adalah negara bekas jajahan Inggris. Mungkin bagi wanita Fiji yang berpenampilan seperti itu ingin mengatakan apa yang salah dengan cara berpakaian kami. Kami para wanita hanya ingin menunjukkan rasa kebanggaan terhadap apa yang dimiliki dan itu adalah ciptaan Tuhan.  Kalian saja para pria terperangkap oleh imajinasi dan fantasi diri yang tidak terkontrol.

Wao! belahan dada… belahan dada… makin menarik bila hanya melihat belahannya saja dan menjadi tidak menarik bila terlihat semuanya. Dan lebih menarik dan menantang apabila melihat belahan tersebut pada puasa di bulan Ramadhan. Makin jelaslah siapa setan yang sebenarnya. Yang melihat atau si empunya ?

Apakah Teh Hijau Dapat Mencegah Kanker Payudara ?

fiftysomethingwomen.com

 

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa minum teh hijau  tidak secara keseluruhan dapat melindungi diri dari kanker payudara. Peneliti Dr Motoki Iwasaki, Ahli Epidemiologi Kanker di Pusat Kanker Nasional (National Cancer Center) di Jepang mengatakan bahwa wanita setengah baya atau lebih yang minum 10 atau lebih cangkir teh hijau sehari tidak memiliki risiko kanker payudara lebih rendah daripada perempuan yang minum setengah cangkir atau kurang setiap minggu. Studi baru telah diumumkan dalam jurnal Breast Cancer Research edisi 27 Oktober 2010.

Penelitian sebelumnya telah menyarankan  teh hijau dapat melindungi  diri terhadap kanker payudara, tetapi sejumlah studi tidak menemukan adanya kaitan tersebut.

Pada awal studi Iwasaki telah melakukan survei terhadap lebih dari 54.000 wanita Jepang berusia antara 40  hingga 69 tahun tentang kebiasaan mereka minum teh dan melanjutkan lagi  studinya  lima tahun kemudian. Para peneliti menemukan telah  berkembangnya sel  kanker payudara sekitar 14 tahun  pada 581 wanita  sejak  awal studi. Tidak ada perbedaan pada sejumlah kasus kanker di kalangan wanita, terlepas dari tingkat konsumsi teh antara wanita yang minum lebih dari 10 cangkir sehari dan yang minum setengah cangkir atau kurang seminggu.

Dua penelitian besar,  yang pertama studi tahun  2001 terhadap 38.000 orang Jepang dalam jurnal Cancer Causes & Control dan yang kedua, studi tahun 2004 terhadap 35.000 wanita Jepang dalam British Journal of Cancer menemukan fakta bahwa  teh hijau tidak mempengaruhi risiko kanker.

Tetapi laporan tahun  2003 di International Journal of Cancer ditemukan penurunan risiko kanker payudara di kalangan wanita Asia yang minum teh hijau secara teratur dibandingkan dengan mereka yang minum kurang dari sekali sebulan. Dan penelitian tahun 2009 di Journal of Nutrition menemukan, dalam 7.000 wanita usia antara 20-74 tahun, sedikit lebih rendah risiko kanker payudara pada peminum teh dibandingkan non-peminum teh.

Dr Qi Dai, Ahli Epidemiologi Kanker di Vanderbilt-Ingram Cancer Center di Tennessee dan peneliti studi tahun 2009 pada Journal of Nutrition mengatakan bahwa adanya hasil yang kontradiksi mengenai efektifitas  teh hijau terhadap kanker payudara tersebut  hanya terjadi pada  wanita usia tertentu. Kemungkinannya adalah minum teh hijau hanya terkait  dalam penurunan risiko kanker payudara pada wanita dengan kelompok umur  genetik tertentu.

apakistannews.com

 

Iwasaki  mengatakan mungkin juga ada beberapa faktor yang kurang diperhatikan oleh beberapa studi  sehingga  mengakibatkan inkonsistensi dalam hasil. Misalnya orang tidak mungkin akurat mengingat kebiasaan  minum teh mereka dan peneliti tidak mungkin sudah menggunakan jenis teh hijau yang sama. Tetapi bukti yang bertentangan tidak berarti orang harus berhenti minum teh hijau.

Menurut University of Maryland Medical Center, ada banyak jenis teh hijau tetapi semuanya mengandung antioksidan (polifenol) yang menetralisir radikal bebas racun dalam tubuh. Studi telah mengaitkan  teh kepada  penurunan risiko jenis kanker lainnya, termasuk kandung kemih, indung telur, perut dan kanker kolorektal.

Selanjutnya, peneliti berharap dapat melihat apakah variasi dalam diet dan genetika mempengaruhi efektivitas teh hijau sebagai pelindung terhadap kanker payudara. Hal ini dapat membantu untuk mengidentifikasi kelompok wanita  yang menerima manfaat dari asupan teh hijau dalam hubungannya dengan risiko kanker payudara.

Ukuran 32C, 34A, 36B Darimana Tahunya Ya ?

Semua pria di seluruh dunia pasti menyukai wanita yang penampilannya menarik dan seksi, apalagi kalau mempunyai wajah yang cantik. Salah satu penilaian wanita seksi ditentukan oleh penampilan tubuh yang aduhai dan mengundang hasrat serta imajinasi yang beraneka ragam terutama bentuk payudaranya. Walaupun kriteria ini tidak menjadi patokan mutlak bahwa wanita disukai pria. Tetapi masalah payudara bisa menjadi masalah bagi seorang wanita. Tidak percaya dirilah, minderlah, merasa tidak menariklah dan sebagainya. Maka ada sebagian wanita menganggap payudara sebagai mahkota kecantikannya bahkan sampai melakukan operasi plastik di daerah tersebut.

” Wao seksi amat tuh cewe, payudaranya besar sekali “

” Cantik sekali tuh cewek dan sangat proposonal tubuhnya, sedang-sedang aja payudaranya “

” Tuh cewe kecil amat, apa ada yang mau ????? “

Itu sebagian kecil celotehan para pria apabila menilai wanita. Tapi tahukah bagaimana menentukan ukuran payudara seorang wanita bila dilihat dari beha/ kutang/bra. Ternyata penentuan ukuran bra ditentukan oleh top bust dan under bust.

Angka pada ukuran bra tergantung pada ukuran under bust. Sedangkan ukuran cup ditentukan oleh perbedaan antara top bust (titik tertinggi payudara/lingkarannya) dan under bust (vergeline – tepat di bawah lingkaran payudara).

Pemakaian bra dengan ukuran yang tepat sangat penting supaya dapat menyangga dengan baik dan tidak mengganggu peredaran darah. Berikut penjelasannya :

1. Huruf yang menyertai ukuran bra dinamakan cup bra dimana A berarti selisih antara top dan under kurang lebih 10 cm.

2. B berarti selisihnya kurang lebih 13 cm.

3. C berarti selisihnya kurang lebih 15 cm.

4. D berarti selisihnya kurang lebih 18 cm.

Bagaimana dengan angka 32, 34 dan seterusnya ? Angka itu merupakan ukuran bra yang dilihat dari under bust (ukuran dibawah lingkaran payudara). Kalau ukuran lingkarannya 70=32; 75=34; 80=36; 85=38; 90=40 dan seterusnya ( mungkin khusus untuk ukuran orang bule hahahahaha). Misalnya top bust ukurannya 85 cm, under bust ukurannya 75 cm, selisihnya 10 cm (85-75) berarti A75 yang sama dengan ukuran bra yang kita kenal dengan 34A.

http://www.wacoal.co.id

Perlu diketahuinya ukuran bra bagi seorang wanita berkaitan dengan kenyamanan, kecantikan dan kesehatan.