Layang-layang Keironian

http://www.psfong.com

Ditarik diulur… ditarik diulur…

Mengikuti hembusan angin di langit biru.

Ringan tapi berat pegangannya.

Berat tapi ringan mengulurnya.

Kemampuan  dan kepandaian adalah kuncinya.

Kemampuan untuk mengendalikan situasi.

Kepandaian menghitung pergerakannya.

Berlaku hukum “Aksi=-Reaksi”

Bagaikan “Mengalun” mendengarkan musik syahdu.

Meresapi rasa dalam diri.

Tanpa cinta, hampa dalam kegalauan.

Tak pandai maka lepas sudah.

Memaksa maka putus sudah.

Tali dipilih dengan percaya diri.

Putus di tangan karena ketidak sabaran.

Kosong tak ada harapan.

Melayang tanpa arah.

Menunggu hingga menjadi rebutan.

“Korban” pun berjatuhan.

Hanya Untuk Sementara

nusantara-putra.blogspot.com

Senda gurau

Tertawa

Gembira

Terbahak-bahak

Teriak hahahahahaha…

Alunan kata tanpa alur

Cerita tambah kabur

Duduk tak teratur

Waktu makin mulur

Urat saraf tampak mengendur…


Naskah kehidupan tanpa makna

Sesaat nafas menghela

Keringat terus diseka

Hati menemukan suaka

Fatamorgana dunia…


Fakta dilupakan

Kegalauan disembunyikan

Kebencian tertutupkan

Kekecewaan terbalaskan

Beban kehidupan teringankan…


Just  for a while !!!

Jen na chvíli !!!

juste pour un moment !!!

فقط لبعض الوقت !!!

只要一会儿 !!!

一方のためだけに !!!

solo per un po ‘ !!!

только на время !!!

Hanya untuk sementara !!!

Asa tinggallah asa

Kaki terus melangkah

Mulut terus bicara

Otak terus berpikir

Hati terus berdoa

Yang ada hanyalah dua

” Jangan Tanyakan… “

 

bksiga.hr

 

Peluh keringat membasahi tubuhnya.

Tanpa sadar air turun menderas.

Langkah demi langkah digapai.

Wajah kebahagiaan dan senyum bibir ditampakkan.

Aral penghalang diabaikan, demi satu… sang kekasih hati

Terus, terus dan terus berjalan.

Kekecewaan, kekuatiran, kesedihan… ketakutan

Bagaikan kepenatan sejenak. Mampu hilang dengan keyakinan.

Asalkan alam semesta turut menikmati.

Penderitaan diri tidaklah berarti.

 

Isi alam berteriak kesenangan  tapi tak sedikit berceloteh gamang.

Tahukah sang kekasih …

Waktu dan ruang menilai tiap tetes air keringat yang jatuh ke bumi.

Dan Tuhan yang merahmatinya…

Tak ada dan ada hanyalah matra kehidupan.

 

Jejakkan kaki makin dipertegas.

Ikut atau tidak hanyalah fatamorgana

Kembali jiwa yang terpanggil.

Rangkaian kata dipautkan, hitungan fakta diumbarkan .

Rapatkan rasa, menutup diri demi pembuktian.

Konsekuensi terdiamkan, selimut aura dihamparkan

Sekarang atau sukma dibiarkan pergi.

Menggali kembali kebahagiaan yang lain.

Berharap sosok kesucian cinta datang.

Kelembutan Selamat Tinggal

shatteredtears.com

 

ketika cahaya mulai memudar

dan bayangan jatuh melintasi lautan

satu bintang terang di langit malam.

cahaya cintamu  membawaku  dalam perjalanan

 

ada mimpi yang tidak akan tidur,

membakar harapan  yang tidak akan pernah mati.

jadi aku harus pergi saat ini dengan angin,

dan meninggalkanmu menunggu air pasang.

 

saatnya untuk terbang, saatnya untuk menyentuh langit.

satu suara saja, tangis menghantui.

satu lagu saja, satu bintang terang terbakar,

mungkin itu membawaku melalui malam yang gelap

 

hujan datang di atas bukit abu-abu,

dan di udara, kelembutan selamat tinggal

mendengarkan lagu yang ku nyanyikan untukmu

ketika  tiba saatnya untuk terbang.

 

ketika aku meninggalkan dan mengambil angin

dan menemukan lahan yang akan membawa keimanan,

bintang terang di langit malam

adalah milikmu untuk menemukanku.

 

adalah milikmu untuk menemukanku.

Curahan Hati Dalam Hitungan Waktu

ekofurryanto.wordpress.com

dang ding dung dang ding dung dang ding dung

tak tik tuk tok tak tik tuk tok tak tik tuk tok

terdengar suara ketidak nyamanan

lama terpendam tapi tak mampu untuk diungkapkan

 

saatnyakah ? tak tahu harus mengatakan apa

wajah kebingungan dalam menetukan sikap

sikap dan sifat dasar yang masih mentah

tak mampu dan tak sanggup menentukan

 

banyak rasa yang akan bersinggungan

lecet dan sakit untuk dirasakan

luka lama yang dipaksa disimpan

dalam relung hati yang masih terkenang-kenang

 

kapankah ini akan berakhir

mengakhiri kisah lama yang indah dan menyedihkan

tangis kering yang tak dapat dikeluarkan

karena terlalu pedih dan sedih untuk diingat

 

memori dan romantisme yang membahana dulu

hanya dalam kenangan semu

gelap dan sedikit sekali sinar

makin membuat perasaan tertutup rapat

 

lihat dan lihat surya telah datang

tapi oh tapi itu hanya sesaat

memanaskan suasana tanpa mendinginkan

menyegarkan tapi melelahkan

 

tapi ehhhhmmmmm ketahuilah

harapan akan datang

mimpi lama mulai tersembul

memberikan semangat untuk bangkit

 

menyeruak sudah semuanya

bergerak dan segera bergerak

merebut apa yang telah lama hilang

inilah saatnya untuk berteriak

 

lontarkan suara keras

menggema kemana-mana

membangunkan yang sedang tidur

kehadiran cinta suci dalam cahaya ketenangan

 

kenyamanan dan keamanan telah menyeliputi

rasa dan perasaan untuk diperhatikan

jelas nyata butuh pertautan

mengikat hati yang sama-sama luka

 

buah hati dalam kebersamaan yang melekat

dalam kukungan kasih dan sayang

mendeklarasikan apa yang sudah menjadi satu

satu tujuan dalam menatap masa depan cinta dan kasih sayang

Sekilas Tanpa Rasa (Glance Without Feeling)

tumblr.com

 

Perjalanan yang melelahkan

Semua energi telah dikeluarkan

Tak ada yang tersisa

Semuanya demi sebuah harapan

Tak lagi penghormatan dan penghargaan

Segalanya disama ratakan

Membanding-bandingkan perbedaan

Saatnya merenungkan apa itu kehidupan

Semuanya menuju kepada nilai kebendaan

Terkikis sudah rasa  kemanusiaan dalam diri yang beriman

Karena dianggap tidak ada